Beranda blog Halaman 4953

Kapolri Instruksi Jajaran Saat PPKM Level 4: Akselerasi dan Pastikan Bansos Tepat Sasaran

0

JAKARTA, Investigasi.News

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa Pemerintah menambah anggaran perlindungan sosial sebesar Rp55,21 triliun, yang dialokasikan untuk bantuan sosial (bansos) penanganan Pandemi Covid-19.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk, melakukan akselerasi atau percepatan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah tersebut. Menurutnya, hal itu untuk meringankan beban masyarakat di tengah masa PPKM Level 4 di Jawa-Bali.

“TNI-Polri bersama stakeholder lainnya untuk melakukan akselerasi penyaluran bansos kepada masyarakat-masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata Sigit saat menggelar Vicon bersama seluruh jajaran di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/7/2021).

Mantan Kapolda Banten ini juga memastikan, seluruh jajaran TNI-Polri, seperti Babinsa dan Bhabinkamtibas telah melakukan pemetaan diwilayahnya masing-masing, sehingga penyaluran bansos tersebut tepat sasaran. Tak hanya di wilayah yang menerapkan PPKM Level 4, namun juga di PPKM Level 3 dan PPKM Mikro.

“Seperti yang sudah kami lakukan selama ini, bantuan dari Pemerintah yang disalurkan melalui TNI-Polri akan dipastikan tepat sasaran ke masyarakat di Indonesia. Jajaran kami instruksikan melakukan pemetaan,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Selain dari Pemerintah, Sigit menyebut, TNI-Polri juga bakal menggelontorkan bantuan sosial ke masyarakat yang terdampak perekonomiannya. Meskipun sudah berjalan sejak awal Pandemi dan PPKM Darurat, kedepannya hal itu juga akan dilakukan ketika penerapan PPKM Level 4 saat ini.

Sebagai catatan, sejak pertama kali diterapkan PPKM Darurat pada tanggal 3 Juli hingga 19 Juli 2021, setidaknya Polri telah menyalurkan 475.420 paket dan 2.471.217 Kilogram beras sudah disalurkan kepada masyarakat.

Kemudian, di tahun 2020, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras, 790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum. Sementara, sampai dengan 2 Juli 2021, bantuan Sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.

“Terus bergerak pastikan masyarakat mendapatkan bantuan sosial di tengah Pandemi Covid-19. Polda jajaran bergerak cepat dalam penyaluran tersebut. Sehingga, kedepannya tidak ada lagi di suatu wilayah yang warganya mengeluhkan tidak mendapatkan bantuan,” papar Sigit.

Sebab itu, Sigit kembali mengingatkan kepada masyarakat, jangan ragu ataupun sungkan melakukan komunikasi kepada aparat untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Nantinya, dipastikan Sigit, jajarannya bakal kembali mengirimkan bantuan sosial tersebut baik yang diberikan dari Pemerintah maupun Polri. Ia juga menyebut, warga juga bisa menyampaikan apabila ada tetangganya yang belum mendapatkan bantuan sosial.

“Lakukan pendistribusian bansos dan obat-obatan dengan metode proaktif dan reaktif sehingga dapat tepat sasaran,” ucap Sigit.

Dalam hal ini, Sigit juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, aktivis, OKP dan Ormas, untuk saling bergandengan tangan untuk membantu sesama dan menyosialisasikan protokol kesehatan dan program percepatan vaksinasi nasional.

Sementara itu, Sigit juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan asistensi terkait anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Pandemi Covid-19. Terkait hal ini, Sigit juga telah meminta kepada Kapolda untuk berkoordinasi dengan Gubernur dan Kajati setempat. Kemudian, jajaran Kapolres untuk berkomunikasi dengan Bupati, Wali Kota dan Kajari.

Koordinasi tersebut dilakukan terkait dengan masih rendahnya capaian belanja daerah terkait dengan penanganan Pandemi Covid-19. Diantaranya, berbagai jenis bantuan masyarakat, bansos sembako dan bansos tunai pusat. Lalu, pembuatan rumah isolasi oleh Pemda setempat serta pengadaan dan distribusi obat-obatan.

“Indikator keberhasilan adalah seluruh belanja daerah dilakukan secara cepat dan tepat sasaran serta akuntabel,” ucap Sigit.

Yang paling terpenting, kata Sigit, saat ini adalah masyarakat tetap di rumah, dan apabila memang terpaksa untuk beraktivitas selalu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Kebijakan yang berlaku saat ini, menurut Sigit, adalah untuk kepentingan bersama dan bertujuan menyelamatkan masyarakat serta menekan laju pertumbuhan Covid-19.

“Semua ini kami lakukan demi keselamatan masyarakat. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 cepat turun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas,” ujar Sigit mengakhiri.

***

Setujui Ranperda RPJMD 2021-2026 Dijadikan Perda, DPRD Agam Gelar Paripurna

0

Agam, Investigasi.News

DPRD Kabupaten Agam bersama pemerintah daerah setempat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 untuk dijadikan peraturan daerah (Perda).

Pengesahan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota persetujuan bersama antara DPRD Agam dengan pemerintah daerah pada sidang paripurna di Aula Utama DPRD setempat, Rabu (21/7). Pengesahan itu juga dilakukan setelah seluruh Fraksi DPRD Agam dapat menerima Ranperda RPJMD tersebut untuk dijadikan perda.

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Agam Novi Irwan didampingi Wakil Ketua Irfan Amran, dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, Sekda Agam Martias Wanto, Forkopimda, Anggota Dewan, dan Kepala OPD. Pada kesempatan itu juga dihadiri Bupati Agam Andri Warman melalui virtual.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri menyampaikan apresiasi serta rasa terimakasihnya kepada pimpinan dan anggota DPRD Agam yang teleh memberikan saran dan masukan untuk RPJMD Kabupaten Agam tahun 2021-2026.

“Semoga kerjasama yang terjalin baik selama ini dapat kita tingkatkan dan kembangkan dimasa mendatang dalam rangka mewujudkan Kabupaten Agam yang maju, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Ia menyebut, keberhasilan pelaksanaan RPJMD tergantung pada komitmen bersama antara penyelenggara pemerintah daerah dengan seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Agam.

(Daji)

Kakanwil: Siap Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Untuk Sumbar

0

Padang, Investigasi.News

Menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS.7-UM.01.01-242 tentang Monitoring Penanganan Covid-19 di UPT Pemasyarakatan serta atensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat R.Andika Dwi Prasetya terkait Pelaksanaan serbuan vaksin bagi masyarakat diseluruh UPT Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang hari ini (Rabu, 21/7/2021) lagi-lagi membuka kembali vaksinasi massal bagi masyarakat yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang.

Berbeda dari sebelumnya, serbuan vaksin bagi masyarakat kali ini hanya dipusatkan pada satu tempat saja yakni di hall kunjungan yang berada didalam gedung Lapas Kelas IIA Padang dan giat ini dibuka bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat Kota Padang yang belum memperoleh vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi ini tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat yakni wajib memakai masker dan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki pintu masuk.

Kakanwil Kemenkumham Sumbar R.Andika Dwi Prasetya yang meskipun tengah menjalani masa Work From Home (WFH) menyempatkan diri untuk meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksin Kanwil Kemenkumham Sumbar yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas IIA Padang ini. Kakanwil menyatakan bahwa Lapas Kelas IIA Padang siap mensukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk Provinsi Sumatera Barat khususnya Kota Padang.

Kalapas Padang, Era Wiharto yang juga hadir langsung mengawasi pelaksanaan vaksinasi menyampaikan bahwa jajaran petugas Lapas Kelas IIA Padang sungguh luar biasa. Kegiatan tidak akan sukses terlaksana tanpa kerjasama yang baik dari seluruh jajaran. Seluruh tim bergerak cepat dan sigap dalam mempersiapkan segala keperluan dan persiapan dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

“Terima Kasih kepada bapak Kakanwil R.Andika yang telah menyempatkan untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi di Lapas Kelas IIA Padang dan juga bagi seluruh petugas yang telah bekerja keras. Semoga dengan kegiatan serbuan vaksin bagi masyarakat ini, bisa membantu masyarakat khususnya di Kota Padang yang belum divaksin dapat memperoleh vaksin disini,” ungkap Kalapas Era Wiharto.

Berdasarkan data yang diperoleh dari tim medis yang merupakan gabungan antara petugas kesehatan Lapas Kelas IIA Padang yang dipimpin oleh dr. Rahmadini, petugas kesehatan Puskesmas Padang Pasir dan petugas kesehatan Puskesmas Seberang Padang, dari 129 orang yang dilakukan screening kesehatan 126 orang diantaranya telah diberi vaksin dan 3 orang sisanya ditunda karena alasan kesehatan.

“Hari ini terdapat 129 orang yang sudah mendaftar dan dilakukan screning kesehatan, tapi terdapat 3 orang dari mereka yang ditunda dulu vaksinasinya karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan dan beresiko jika diberi vaksin saat ini,” ujar dokter yang biasa disapa dr. Ira ini.

Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Hall Kunjungan, Kakanwil R.Andika beserta rombongan bergerak menuju pintu portir dan meninggalkan Lapas Kelas IIA Padang. Serbuan vaksin Kanwil Kemenkumham Sumbar di Lapas Kelas IIA Padang berlangsung aman dan kondusif dari mulai dibuka hingga selesai.

(Rel)

Tim Ops Resnarkoba Polres Agam Ciduk Satu Orang Penyalahgunaan Narkotika

0

AGAM, Investigasi.news

Polres Agam yang diwakili oleh, Tim Ops Resnarkoba yang langsung dipimpin Kasat Resnarkoba, untuk amankan terhadap pelaku penyalahgunaan Narkotika Jenis shabu, inisial.Jm.35 tahun,laki-laki.

Yang bersangkutan tertangkap hari Selasa,20/7/2021 pukul 18.07 wib, di Simpang Jalan Data Kaciak Jorong Kampung Jambu Nagari Bayua Kec.Tj. Raya Kab. Agam, dengan penyalahgunaan Narkotika gol.1Jenis shabu, barang bukti yang diamankan, (tiga) paket yang diduga narkotika gol.1 jenis shabu dibungkus plastik warna bening dengan berat 9,26 (sembilan koma dua puluh enam) gram.2(dua) buah sekop pipet plastik warna bening.1(satu) unit timbang digital warna hitam, Uang tunai Rp1.400.000,- 2(dua) helai tisu warna putih.1(satu) buah kotak warna coklat bermotif angka delapan.1(satu) buah kaleng merk surya gudang garam,1(satu) buah dompet warna coklat.1(satu) buah tas merk polo star warna biru.1(satu) unit sepeda motor merek suzuki jet cooled warna hitam tanpa no pol.1(satu) unit hand phone merk nokia warna hitam.1(satu) helai celana black hawk warna abu abu.
Dengan diamankan para pelaku, maka diakan sebagai saksi ditempat kejadian yaitu. Sy.67th,Laki-laki,

A A H,42 Tahun, Laki-Laki.
Kronologisnya, hari Selasa tanggal 20/7/2021 sekira jam 18.07 WIB tempat Simpang Jalan Data Kaciak Jorong Kampung Jambu Nagari Bayua Kec. Tj. Raya Agam, tim opsnal lakukan tangkap terhadap pelaku Sdra JM, dimana pada saat itu pelaku Sdra JM sedang mengendarai 1 (satu) unit sepeda motor merk suzuki jet cooled warna hitam tanpa no pol kemudian tim opsnal langsung lakukan penghadangan pelaku Sdra JM sehingga pelaku Sdra JM terjatuh ketanah dan langsung ditangkap oleh tim opsnal kemudian tim opsnal langsung hubungi masyarakat untuk dimintak sebagai saksi penggeledahan dan penyitaan dan setelah saksi-saksi datang ditempat kejadian tim opsnal menjelaskan kepada saksi bahwa saksi –saksi dimintak untuk menyaksikan penggeledahan terhadap badan/pakaian serta penyitaan terhadap barang bukti, kemudian tim opsnal langsung melakukan penggeledahan terhadap badan/pakai pelaku Sdra JM ditemukan barang bukti berupa 1(satu) buah kotak rokok warna coklat bermotif angka delapan di dalamnya berisikan 2(dua) paket narkotika jenis shabu dibungkus plastik warna bening dalam saku depan sebelah kiri celana black hawk warna abu abu dipakai pelaku dan saku belakang sebelah kanan celana black hawk warna abu abu dipakai pelaku ditemukan barang bukti berupa1(satu) buah dompet warna coklat dalamnya berisikan uang tunai Rp1.400.000, dari hasil penjualan narkotika jenis shabu dan 1(satu) buah tas merk polo star warna biru di sandang pelaku Sdra JM di dalamnya berisikan 1(satu) unit hand phone merk nokia warna hitam kemudian tim opsnal menanyakan kepada pelaku Sdra JM adalah milik pelaku dikarenakan barang bukti tersebut dalam penguasaan pelaku dan pada waktu itu tim opsnal menanyakan lagi kepada pelaku Sdra JM apakah masih ada barang bukti lain dan pelaku Sdra JM menjawab ada dirumahnya kemudian tim opnsal langsung membawa ke rumah tempat tinggal di Jrg Koto Tinggi nagari Duo Koto Kec. Tj. Raya Kab. Agam dengan tetap membawa saksi dan sampai dirumah tempat tinggal pelaku Sdra JM lakukan penggeledahan tempat /rumah yaitu kamar ditemukan barang bukti berupa 1(satu) buah kaleng merk surya gudang garam di kolong tempat tidur pelaku Sdra JM dan tim opsnal menyuruh untuk mengambilnya lalu membuka penutupnya dan penutup sudah dibuka dan
mengeluarkan isinya diketahui berisikan 1(satu) paket yang diduga narkotika gol.1jenis shabu dibungkus plastik warna bening dan 2 (dua) buah sekop pipet plastik warna bening dan 1 (satu) unit timbang digital warna hitam serta 2 (dua) helai tisu warna putih dan barang bukti milik pelaku Sdra JM yang ditemukan oleh tim opsnal pada saat penggeledahan serta penyitaan berada dalam penguasaannya pelaku Sdra JM kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Agam guna dimintai keterangan dan diproses lebih lanjut.

(Daji)

Lubukbasung Berada Pada Peringkat Atas Penyebaran Covid-19

0

Lubukbasung, Investigasi.news

Membludaknya covid-19 jelang idul Adha ini, menempatkan Kecamatan Lubukbasung pada peringkat tertinggi dalam kasus terkonfirmasi covid-19. Data yang dilansir Satgas Penanganan Covid-19 Agam kemarin, jumlah warga yang terpapar semakin tinggi.

Bahkan, hingga Rabu ini, tercatat sebanyak 318 orang warga yang harus mendapat penanganan medis, baik diisolasi mandiri, maupun yang dirawat di beberapa rumah sakit rujukan, dari total 1.096 orang warga Agam yang terkonfirmasi positif.

Yang memprihatinkan sepanjang Selasa kemarin, tercatat 3 orang warga Lubukbasung yang meninggal dunia akibat keganasan virus corona itu.

Kondisi ini dikuatirkan masih akan memburuk, pasalnya masih banyak warga yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker, menjaga jarak apalagi rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, apalagi beberapa beberapa hari terakhir, moment warga berkumpul dalam jumlah besar, sangat tinggi.

Kondisi memprihatinkan itu dibenarkan Yosefriawan, plt.Kadinas Kesehatan Agam yang menyebut, kecamatan Lubukbasung menempati posisi tertinggi dalam kasus terkonfirmasi covid-19 saat ini. Bahkan beberapa waktu belakangan, terjadi lonjakan kasus yang cukup luar biasa.

Seperti halnya data Selasa kemarin, dari total 105 warga Agam yang terkonfirmasi positif covid-19, 24 orang berasal dari kecamatan Lubukbasung, “ yang memprihatinkan, 3 warga yang meninggal kemarin, justru seluruhnya berasal dari Lubukbasung, “sebut Yosefriawan.

Asisten II Sekab.Agam itu, berharap masyarakat bersama unsur terkait di kecamatan Lubukbasung melakukan gerakan sporadic dalam upaya membangun kepedulian akan bahaya virus corona termasuk berperan dalam mendorong kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

“ Jangan lengah, virus corona masih merajalela. Peran masyarakat menjadi penentu upaya memutus rantai penyebarannya. Selalu taati protokol kesehatan, selalu pakai masker, “ ungkap Yosefriawan.

Sementara pantauan dampak lonjakan kasus terkonfirmasi yang semakin mengganas beberapa pekan terakhir, membuat kompleks ISO Covid-19 RSUD Lubukbasung terus membludak oleh pasien, bahkan 3 kompleks yang disiapkan sudah penuh, bahkan saat ini masih banyak pasien yang antri untuk mendapatkan perawatan medis.

(Daji)

Berkat Koarsa Foundation, Nagari Pasia Laweh Bagikan Daging Kurban ke Anak Yatim Piatu

0

AGAM, INVESTIGASI.news

Dalam perayaan Idul Adha 1442 H/2021 M Pemerintah Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, menyalurkan daging kurban sebanyak 60 katidiang atau keranjang kepada anak yatim dan piatu pada selasa (20/7/2021).

Dalam kesempatan tersebut Wali Nagari Pasia Laweh Kecamatan Palupuh Kab.Agam Zul Arfin mengatakan, bahwa daging ini merupakan hasil tebar kurban yang dilaksanakan Yayasan Konco Arek Sahati (Koarsa) Foundation di Nagari Pasia Laweh.

“Di Pasia Laweh tahun ini Yayasan Koarsa menyembelih hewan kurban sebanyak 11 ekor sapi tersebar di seluruh jorong,” ujarnya.

Dari jumlah hewan kurban itu, katanya, setiap ekor sapi yang disembelih dagingnya disetor ke kantor nagari minimal lima katidiang, untuk disalurkan pada anak yatim dan piatu yang usianya tingkatan SMA ke bawah.

Alhamdulillah, daging sudah terkumpul 60 katidiang, setiap rumah diserahkan satu katidiang daging kurban,” sebutnya.

Daging ini, katanya, bagi anak yatim dan piatu tempat tinggalnya dekat dari kantor nagari dijemput langsung ke lokasi, namun yang rumahnya jauh diantar oleh pemerintah nagari atau tim yang ditunjuk.

Secara khusus, Zul Arfin mengucapkan terimakasih pada Yayasan Koarsa yang ikut berpartisipasi tebar kurban di Pasia Laweh. Tentu ini katanya sangat membantu bagi warga dalam mendapatkan daging kurban pada Idul Adha 1442 hijriah ini.

“Bahkan tahun kemaren kita di Pasia Laweh juga dapat program tebar kurban dari Yayasan Koarsa ini sebanyak delapan ekor sapi,”ujarnya. (Daji)

Bupati dan Wakil Bupati Asahan Tinjau Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban

0

ASAHAN, Investigasi.News

Momentum Hari Raya Idul Adha atau sering disebut juga dengan Hari Raya Kurban sebagai salah satu Hari Besar bagi Ummat Islam se-dunia, menjadi wadah bagi Ummat Islam untuk saling berbagi kepada sesama. Khusunya bagi Ummat Islam yang memiliki kemampuan untuk menyembelih hewan qurban yang biasanya dilakukan pasca mengikuti Sholat Idul Adha.

Namun 2 tahun ini (1441 H/2020 M dan 1442 H/2021 M) perayaan Hari Raya Idul Adha berbeda dari tahun sebelumnya. Indonesia termasuk dalam salah satu Negara yang terkena dampak dari pandemi covid-19.

Karenanya, berbagai pelaksanaan kegiatan baik pemerintahan, keagamaan maupun kemasyarakatan, seperti halnya pelaksanaan Sholat Ied Adha dan penyembelihan Hewan Qurban harus dilaksanakan dengan mematuhi Prokes Covid-19.

Hal ini juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan, dengan menerapkan Prokes Covid-19 dalam pelaksanaan Sholat Ied Adha 1442 H/2021 M dan Penyembelihan Hewan Qurban.

Bukan itu saja Pemerintah Kabupaten Asahan juga mempedomani SE Menteri Agama RI No. 15 dan 16 Perihal Protokol Kesehatan dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M. Dimana pelaksanaan Sholat Idul Adha 1442 H dapat dilaksanakan di Masjid/Musholla dan lapangan terbuka dengan mematuhi Protokol Kesehatan, jama’ah Sholat Idul Adha diharapkan dalam keadaan sehat dan BKM terus melaksanakan pemantauan jama’ah yang datang dari luar guna menghindari penyebaran covid-19, jika ada jama’ah yang terganggu kesehatannya BKM segera menghubungi Satgas Covid 19 Kecamatan/Desa/Kelurahan setempat, penyembelihan Hewan Ourban agar tidak menimbulkan kerumunan dan panitia qurban agar menyalurkan daging hewan qurban kepada yang menerimanya dan membatasi/mengurangi mobilitas (tidak mudik, tidak berpergian ketempat keramaian).

Pasca laksanakan Shalat Idul Adha, Bupati Asahan H. Surya, BSc bersama beberapa OPD melakukan peninjauan ke beberapa Dinas yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, BKD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PU dan PR, Badan Kesbangpol, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PMD, Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Dinas P2KBP3A, Dinas Kominfo, BPKAD, Disnaker, Dinas Perkim, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Sementara di hari yang sama Wakil Bupati Asahan bersama beberapa OPD juga mengunjungi Dinas Perhubungan, Kantor Camat Kota Kisaran Barat, Inspektorat, Dinas Capil, Satpol PP, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, BPBD, PDAM, Sekretariat DPRD, dan Dinas Pendidikan. Hal tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan penyembelihan hewan qurban, apakah sudah sesuai dengan himbauan dan intruksi dari Bupati Asahan, dimana intruksi tersebut mengatakan penyembelihan hewan qurban seyogyanya dilakukan di Dinas masing-masing, setelah itu menyerahkan daging qurban ketempat yang telah ditentukan untuk dibagikan kepada masyarakat yang menerima, sehingga tidak menimbulkan keramaian yang dapat memicu penyebaran wabah covid-19 di Kabupaten Asahan, Selasa (20/07/2021)

Bupati Asahan H. Surya, BSc disela-sela peninjauannya juga mengatakan, sebagai Ummat Islam kita harus menauladani sifat Nabi Ibrahim as yang memiliki ketaqwaan kepada Allah SWT yang luar biasa dengan rela menyembelih anaknya sendiri Nabi Ismail as atas perintah Allah SWT, yang kemudian dengan izin Allah SWT berubah menjadi seekor hewan sembelihan yang besar.

Maka dari itu sebagai masyarakat kita harus meniru sifat tauladan tersebut yaitu dengan mematuhi anjuran dan himbauan Pemerintah tentang Prokes Covid-19.

Senada dengan Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan juga berpesan agar masyarakat dapat mengambil hikmah dari pelaksanaan ibadah qurban. “Saya berharap kita dapat mengambil hikmah terbesar dari pelaksanaan ibadah Qurban sebagai bentuk keikhlasan kita untuk berbagi kepada sesama”, ujar Wabup.

Mengakhiri pembicaraannya beliau mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M, kepada Ummat Islam di Kabupaten Asahan.

Pada Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M Bupati Asahan bersama dengan keluarga melaksanakan Sholat Ied Adha di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.

(Adi)

Idul Adha 1442 H, Polres Agam Gelar Qurban

0

AGAM, INVESTIGASI.News

Polres Agam Provinsi Sumatera Barat Laksanakan kegiatan Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1442 H / 2021 M di Mako Polres Agam.

Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan pada Hari Selasa 20 Juli 2021, Pukul 08.30 S/D Selesai dengan tempat di Halaman Belakang Mako Polres Agam.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri langsung, Waka Polres Agam Kompol Syafril S.H M.M M.H., PJU Polres Agam. Perwira Polres Agam. Personil Polres Agam.Bintara Remaja Polres Agam.Keluarga Besar Polres Agam.

Kegiatan qurban dengan jumlah hewan Qurban pada pelaksanaan kegiatan tersebut berjumlah sebanyak 5 (lima) ekor sapi dengan masing-masing sapi Qurban 1 (satu) kelompok peserta Qurban (7 Orang).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan rutin Polres Agam setiap kali pelaksanaan Hari Raya Idul Adha sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Selama prosesi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan aturan protokol kesehatan, situasi terdapat dalam keadaan aman dan tertib. (Daji)

Door To Door, ISOMAN DI Bayung Lencir Bagikan Daging Kurban

0

MUBA, Investigasi.News

Sesuai arahan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang mengatakan bahwa daging kurban mesti diperioritaskaan bagi masyarakat miskin dan warga yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Panitia Kurban Kecamatan Bayung Lencir membagikan daging kurban secara door to door, kepada masyarakat kurang mampu dan warga Isoman, hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan.

“Pemotongan hewan kurban kita lakukan mulai pukul 09.00 WIb, sebanyak 4 ekor sapi dan 3 ekor kambing dipotong tahun ini. ” jelas Camat Bayung Lencir Muhammad Imron Didampingi ketua panitia kurban Drs Sailan Ikhsan ketika dibincangi Selasa (20/07/21).

Dirinya menjelaskan bahwa ratusan lebih daging kurban yang disebar kepada masyarakat menggunakan kontainer pelepah daun pinang.

“Alhamdulillah sesuai dengan yang kita harapkan pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini tepat waktu dan tidak ada warga yang datang untuk berkerumun, sebab sebelumnya panitia juga telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak hadir cukup menunggu dirumah, ” ungkapanya.

Imron juga telah menjelaskan bahwa penggunaan pelepah pinang untuk membungkus daging kurban selain karena instruksi Bupati, sekaligus untuk memasyarakatkan kerajinan pelepah pinang asli dari Bayung Lencir, asal Desa Mendis.

“Kita juga berkeinginan agar masyarakat lainya bisa menjadikan penggunaan hasil kerajinan pelepah pinang ini untuk membungkus makanan, secara tidak langsing mengurangi plastik, bukan hanya bungkus tali yang kita gunakan untuk mengikat juga non plastik.” terangnya.

Sementara Abdul Kadir warga Desa Mendis yang sedang melaksanakan Isoman mengucapkan banyak Terimakasih dan syukur karena panitia kurban kecamatan Bayung Lencir sudah mau jauh-jauh datang kerumahnya untuk mengantarkan daging kurban.”Terimakasih banyak saya beserta keluarga ucapkan, semoga kita semua bisa merasakan berkahnya Idul Adha 1442 hijriah, dan semoga juga pandemi covid-19 ini cepat berlalu. ” tutupnya.

(Mira)

Dukung Pemerintah Cegah Covid-19, Kemenkumham Sumbar Gelar Vaksinasi Untuk Masyarakat di Seluruh UPT

0
Padang, Investigasi.news-Setelah sukses melaksanakan vaksinasi bagi jajaran Pemasyarakatan se- Sumatera Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat R. Andika Dwi Prasetya perintahkan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) untuk mengambil peranan dalam mensukseskan program pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid-19) yakni dengan memberi akses kepada masyarakat untuk mendapat kesempatan pelayanan vaksinasi di UPT Pemasyarakatan Sumbar. Hal ini disampaikannya secara virtual melalui aplikasi zoom meeting yang dilaksanakan pada Senin (18/7).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS.7-UM.01.01-242 Perihal Monitoring Penanganan Covid-19 di UPT Pemasyarakatan. Dalam arahannya, Kakanwil R. Andika menyatakan bahwa giat tersebut dinamakan dengan Serbuan Vaksinasi Covid-19 Kanwil Kemenkumham Sumbar yang merupakan sebuah program dimana mengajak peran serta masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19, sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya Provinsi Sumatera Barat.

Kakanwil juga menyampaikan bahwa giat Serbuan Vaksinasi Covid-19 Kanwil Kemenkumham Sumbar untuk masyarakat ini telah dilaksanakan oleh empat UPT Pas yang ada di Sumatera Barat yakni Lapas Kelas IIA Padang, Rutan Kelas IIB Padang dan Rutan Kelas IIB Padang Panjang dengan rincian; Lapas Kelas IIA Padang telah melaksanakan Serbuan Vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat bekerjasama dengan TNI dan Dinas Kesehatan Kota Padang sebanyak 176 orang, Rutan Kelas IIB Padang sebanyak 46 orang dan Rutan Kelas IIB Padang Panjang sebanyak 240 orang.

“Diharapkan kepada UPT lain untuk melaksanakan giat yang sama guna memberikan dukungan terhadap program pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan menekan angka lonjakan kasus positif serta beri kemudahan bagi masyarakat memperoleh vaksinasi,” himbau Kakanwil kepada seluruh Ka. UPT.

Berdasarkan laporan pelaksanaan vaksin Covid-19 bagi petugas pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumbar, tercatat Kanwim Kemenkumham telah mencapai angka 92,92%. Lapas Kelas IIA Padang 95,12% bagi petugas dan 98,64% bagi WBP. Lapas Kelas IIA Bukittinggi 84,13% bagi petugas dan 80,19% bagi WBP. Lapas Kelas IIB Pariaman 94,59% bagi petugas dan 95,85% bagi WBP. Lapas Kelas IIB Payakumbuh 83,02% bagi petugas dan 92,85% bagi WBP. Lapas Kelas IIB Solok 78,79% bagi petugas dan 92,43% bagi WBP.

Lapas Kelas IIB Sijunjung 98,04% bagi petugas dan 97,77% bagi WBP. Lapas Kelas IIB Lubuk Basung 73,68% bagi petugas dan 88,13% bagi WBP. Lapas Kelas IIB Perempuan Padang 58,54% bagi petugas dan 65,33% bagi WBP. LPKA Kelas IIB Tanjung Pati 88,89% bagi petugas . Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman 96,43% bagi petugas dan 100% bagi WBP. LPKN Kelas III Sawahlunto 91,53% bagi petugas. Lapas Kelas III Dharmasraya 95,00% bagi petugas. Lapas Kelas III Alahan Panjang, 81,82% bagi petugas dan 71,79% bagi WBP. Lapas Kelas III Talu 100% bagi petugas dan 95,93% bagi WBP. Lapas Kelas III Suliki 96,43% bagi petugas dan 94,52% bagi WBP.

Selanjutnya, Rutan Kelas IIB Padang 83,61% bagi petugas dan 94,26% bagi WBP. Rutan Kelas IIB Sawahlunto 100% bagi petugas dan 100% bagi WBP. Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping 67,50% bagi petugas dan 87,40% bagi WBP. Rutan Kelas IIB Padang Panjang 90,00% bagi petugas dan 33,12% bagi WBP. Rutan Kelas IIB Batusangkar 75% bagi petugas. Rutan Kelas IIB Painan 93,55% bagi petugas dan 96,19% bagi WBP. Rutan Kelas IIB Muara Labuh 76,00% bagi petugas dan 77,03% bagi WBP. Rutan Kelas IIB Maninjau 85,00% bagi petugas dan 32,56% bagi WBP. Bapas Kelas I Padang 86,96%. Bapas Kelas IIB Bukittinggi 80,00%. Rupbasan Kelas I Padang 87,50%. Kanim Kelas I TPI Padang 71,95% dan Kanim Kelas II Non TPI Agam 84,21%.

Dari data diatas beberapa UPT Pas masih ada yang belum melaksanakan vaksinasi bagi WBP seperti LPKA Klas II Tanjung Pati, PLKN Kelas III Sawahlunto, Lapas Kelas III Dharmasraya dikarenakan masih menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan setempat.

Secara keseluruhan, jumlah WBP yang telah divaksinasi di wilayah Sumbar mencapai angka 78,56% dan 21,44% belum divaksinasi dengan alasan beberapa diantara WBP masih terpapar Covid-19, adanya penyakit bawaan, stok vaksin habis dan masih menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan setempat. Sementara, vaksinasi bagi petugas pemasyarakatan telah mencapai 86,22% dan 13,78% belum bisa divaksinasi karena alasan yang sama.

Kakanwil R. Andika Dwi Prasetya berharap melalui program Serbuan Vaksin Covid-19 di UPT Kanwil Kemenkumham Sumbar ini bisa menjadi wadah atau tempat bagi WBP, petugas dan masyarakat untuk lebih mudah memperoleh akses vaksinasi Covid-19. Sehingga mampu mendukung capaian target dari pemerintah dalam vaksinasi bagi masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya Sumatera Barat. (Rel)