Beranda blog Halaman 4954

Narkotika Masih Menjadi Ancaman, Bupati : Pasaman akan Bangun Pos Polisi Di Perbatasan Sumut

0

Pasaman, Investigasi.news

Bupati Pasaman H. Benny Utama minta aparat penegak hukum untuk wasdai pintu masuk Kabupaten Pasaman dari arah Provinsi Sumatera Utara, sebagai antisipasi lalulintas peredaran narkoba dari arah provinsi tetangga, Sumut dan Aceh.

“Rencananya akan dibangun pos polisi di daerah perbatasan Muaro Cubadak dan pos polisi di wilayah batas Pasaman dengan Kabupaten Padang Lawas di Kecamatan Rao Utara.”

Demikian disampaikan Bupati Benny Utama saat menghadiri acara pemusnahan Barang Bukti (BB) ganja dan sabhu-sabhu di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pasaman, Senin (19/7/21).

Menurut bupati, narkotika masih menjadi ancaman terbesar bagi masa depan sebuah peradaban.

“Kita harus bentengi anak-anak Pasaman dari setiap ancaman, terutama dari pengaruh obat-obatan terlarang dan narkorika. Semoga Pasaman yang lebih baik dan bermartabat, dapat kita wujudkan melalui peran kita masing-masing,” harap Bupati Benny Utama.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, H. Zulfahmi SH, MHum menjelaskan dalam sambutannya, bahwa BB yang dimusnahkan berupa narkotika daun ganja kering seberat 13.903,5 gram dan sabhu 0,26 gram.

“Barang bukti yang kita bakar hari ini merupakan perkara narkotika yang telah berkekuatan hukum tetap, berasal dari tujuh orang tersangka pelaku yang sudah vonis,” ujar Kajari.

Pemusnahan BB narkotika golongan 1 di halaman Kantor Kejaksaan Jalan Sudirman Lubuk Sikaping, ditandai penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti, masing-masing oleh Bupati, Kajari, Dandim 0305, Kapolres, Ketua Pengadilan Negri dan Pengadilan Agama serta Kepala Dinas Kesehatan Pasaman. (Ris)

Bermanfaat Untuk Ibadah, Bupati Agam Resmikan Musala di Mudiak Angge Palupuh

0

AGAM, INVESTIGASI.News

Pembangunan musala yang diinisiasi IASMA 1 Landbouw Bukittinggi, yang diteruskan oleh Yayasan Konco Arek Sahati (Koarsa) Foundation yang anggotanya juga gabungan dari alumni SMA 1 Bukittinggi.

Akhirnya diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Agam Dr. H. Andri Warman Di Babussalam Mudiak Angge, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Senin (19/7).

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman mengatakan, dengan telah diresmikannya musala ini, diharapkannya dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal untuk melaksanakan ibadah.

“Kita harap salat berjamaah lima waktu semakin ramai dengan telah diresmikannya musala ini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, menurutnya musala ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar mengaji, serta kepentingan masyarakat seperti belajar adat istiadat dan kegiatan lain yang sifatnya kemasyarakatan.

“Jangan sampai musala ini tidak dimanfaatkan, dengan harapan tetap menjaga kebersihan lingkungan,” pintanya.

Ketua Yayasan Koarsa Foundation, Dedi Vestrawan menyebutkan, musala yang dibangun sejak 2017 ini baru bisa sekarang diresmikan.

Pembangunan musala ini berawal dari survei lokasi yang dilakukan IASMA 1 Landbouw Bukittinggi, untuk mencari sasaran penebaran hewan kurban.

“Namun, tim survei menemukan lokasi yang minim rumah ibadah sehingga terbesit ide untuk melakukan pembangunan musala ini. Alhamdulillah, hari ini sudah diresmikan oleh Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman yang juga alumni SMA 1 Bukittinggi,” ujarnya.

Setelah meresmikan pemakaian musala ini, bupati bersama anggota DPRD Agam, Henrizal, tokoh masyarakat dan lainnya melakukan kegiatan manangguak udang di sungai Mudiak Angge. (Daji)

Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK Diperpanjang hingga 26 Juli

0

Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin para pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) seperti Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa pendafratan CPNS 2021 dan PPPK dari sebelumnya berakhir pada 21 Juli 2021 menjadi 26 Juli 2021.

“Pendaftaran melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ yang awalnya akan ditutup pada tanggal 21 Juli 2021, diperpanjang sampai dengan 26 Juli 2021,” kutip dari keteranga resmi BKN, Senin (19/7/2021).

BKN menjelaskan, perpanjangan masa pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK ini dalam rangka memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mengikuti seleksi CASN tahun 2021,

“Dilakukan perpanjangan masa pendaftaran dan penyesuaian jadwal tahapan pelaksanaan seleksi CASN tahun 2021,” kata BKN.

BKN pun mengajak calon pelamar CPNS 2021 dan PPPK untuk menggunakan waktu perpanjangan ini dengan sebaik-baiknya.

“Cermati kembali alur dan syarat pendaftaran, siapkan data yang diperlukan, kemudian segera mendaftar,” tutup BKN.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan sejumlah instansi paling diincar saat pendaftaran CPNS 2021.

Hingga hari ini, pendaftar CPNS dan PPPK yang sudah mengisi formulir mencapai 3.052.591 dan submit 1.908.625.

Berdasarkan data BKN melalui akun resmi Facebooknya, Minggu (18/7/2021), instansi paling dicari pelamar CPNS adalah Kementerian Hukum & HAM dengan jumlah pelamar 436.7252.

Sementara instansi yang hingga kini belum ada peminat pelamar CPNS 2021 adalah Pemerintah Kabupaten Paniai.

“Berikut update pelamar s/d 18-07-2021 Pukul 15.25 WIB. Isi Formulir 3.052.591 dan submit 1.908.625,” mengutip penjelasan BKN.

Adapun total kebutuhan CASN 2021 mencapai 676.733 formasi pada tahun ini. Angka ini terdiri dari: Formasi CPNS 2021 sebanyak 128.016 lowongan Formasi PPPK 2021 sebanyak 548.717 lowongan.

Daftar Instansi Paling Diincar Pelamar CPNS 2021

1. Kementerian Hukum & HAM 436.725 pelamar

2. Kementerian Perhubungan 99.286 pelamar

3. Kejaksaan Agung 91.927 pelamar

4. Kementerian Pendidikan & Kebudayaan 79.976 pelamar

5. Kementerian Agama 68.759 pelamar

6. Pemerintah Provinsi Jawa Timur 36.465 pelamar

7. Pemerintah Provinsi Jawa Barat 31.248 pelamar

8. Kementerian Kesehatan 30.067 pelamar

9. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 29.725 pelamar

10. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN 28.351 pelamar

10 Instansi Paling Sedikit Pelamar

1. Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya 18 pelamar

2. Pemerintah Kabupaten Intan Jaya 14 pelamar

3. Pemerintah Kabupaten Nduga 11 pelamar

4. Pemerintah Kabupaten Yalimo 10 pelamar

5. Pemerintah Kabupaten Yahukimo 8 pelamar

6. Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya 7 pelamar

7. Pemerintah Kabupaten Deiyai 3 pelamar

8. Pemerintah Kabupaten Dogiyai 3 pelamar

9. Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang 2 pelamar

10. Pemerintah Kabupaten Paniai 0 pelamar

Petugas Lapas Padang Lakukan Serangan Weekend

0

Padang, Investigasi.news

Kalau mau bersantai-santai menikmati liburan weekend, menjadi petugas pemasyarakatan bukan pilihan yang tepat. Harus siap sedia kapanpun dan dimanapun untuk melaksanakan tugas negara.

Kata-kata diatas sungguh sangat menggambarkan bagaimana hecticnya menjadi seorang petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dalam menjaga dan meningkatkan keamanan dan ketertiban didalam lapas agar senantiasa dalam keadaan yang aman dan kondusif.

Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto menghimbau seluruh jajaran untuk melakukan deteksi dini kapanpun dan dimanapun secara terus-menerus. “Kita menjaga manusia yang memiliki akal dan pikiran yang kita tidak pernah tahu apa yang sedang mereka pikirkan. Tugas kita adalah mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Cegah sebelum terlambat,” tegas Kalapas kepada seluruh jajarannya tersebut.

Atas atensi Kalapas Era Wiharto, Kepala Pengamanan Kesatuan Lapas (KPLP) Kelas IIA Padang, Bagus Dwi Siswandono beserta regu pengamanan beri serangan weekend bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kelas IIA Padang pada Minggu (18/7) siang.

“Tanggung jawab besar berada dipundak kita semua, yakni menciptakan kondisi hunian WBP yang aman dan kondusif. Untuk itu, penting dilakukan deteksi dini terus-menerus. Seperti biasanya, sita semua barang-barang yang tidak seharusnya berada didalam blok hunian. Tetap berhati-hati dan jaga kekompakan antar sesama petugas,” himbau Ka. KPLP saat memberi arahan kepada rekan-rekan petugas sebelum giat penggeledahan dimulai.

Setelah menelusuri setiap titik sudut tiga blok hunian yakni Blok C, Blok D dan Blok G, petugas berhasil menyita 4 buah ponsel, 5 unit senjata tajam, 4 buah gunting, 1 obeng dan beberapa barang terlarang lainnya. Seluruh barang sitaan dicatat dan dilaporkan yang kemudian dimusnahkan.

Kepala KPLP Bagus Dwi Siswandono menyampaikan bahwa jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Padang akan terus melakukan langkah progresif guna menjaga dan meningkatkan stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas. “Geledah blok hunian merupakan salah satu diantaranya. Seluruh petugas telah bekerja dengan baik. Terima kasih atas kooperatif seluruh reka-rekan. Semoga keamanan dan ketertiban senantiasa terjaga dan semua gangguan kamtib dapat dicegah dengan cepat,” ungkapnya.

Tidak peduli pagi, siang atau malam, hari kerja maupun hari libur, petugas pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Padang dibawah pimpinan Kepala Lapas Era Wiharto telah berkomitmen untuk selalu waspada, waspada dan waspada terhadap gangguan keamanan dan ketertiban yang datang dari luar maupun dalam lapas.

“Lebih baik sakit mencegah masalah, dari pada sakit menyelesaikan masalah,” ungkap Kalapas Era Wiharto. (Rel)

Lapas Padang Buka Vaksinasi Massal Untuk Masyarakat

0

Padang, Investigasi.News

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang bekerjasama dengan Kodim 0312/Padang dan Dinas Kesehatan Kota Padang membuka pelayanan vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat umum pada Sabtu (17/7) lalu. Kegiatan vaksinasi massal tersebut menargetkan 352 orang divaksinasi dan ditinjau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Barat R. Andika Dwi Prasetya dan Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Mch Ghoffar beserta jajaran di Gedung Pusat Layanan Terpadu Lapas Kelas IIA Padang.

Kakanwil R. Andika menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya mencegah timbulnya cluster baru di lingkungan lapas/rutan. “Seluruh lapas/rutan di lingkungan Kanwil Sumbar telah menjalani vaksinasi baik itu bagi petugas maupun WBP. Kita akan upayakan berbagai cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terima kasih kepada pihak yang telah mendukung pelaksanaan giat vaksinasi massal ini kepada Kodim 0312/Padang dan Dinas Kesehatan Kota Padang. Semoga kegiatan ini bisa menekan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Kakanwil.

Dandim 0312 Padang, Kolonel Inf Mch Ghoffar mengatakan bahwa pihaknya akan terus serbu masyarakat baik di kota maupun di desa untuk divaksinasi. ”Kami sadari bahwa masih ada saudara – saudara kita yang belum divaksin khususnya masyarakat yang jauh dipelosok desa, namun kami akan berupaya agar semuanya dapat divaksin dengan menggerakkan seluruh Babinsa yang ada,” ucap Kolonel Inf Mch Ghoffar.

Kapala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto juga menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi massal ini ditujukan bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP), petugas dan masyarakat sekitar yang belum mendapat vaksinasi Covid-19. “Kita membuka dua pos vaksinasi yakni di dalam lapas tepatnya di Hall Kunjungan yang diperuntukkan bagi petugas dan WBP, kemudian pos kedua bertempat di halaman Lapas Kelas IIA Padang yang diperuntukkan bagi masyarakat umum,” ungkap Kalapas.

Tercatat, hingga pukul 17:00 WIB, dari 352 kuota yang tersedia total jumlah dosis vaksin yang terpakai sebanyak 334 dosis dengan rincian vaksinasi di dalam lapas menghabiskan sebanyak 152 dosis yakni 74 orang WBP, 12 orang petugas pemasyarakatan , 27 orang keluarga petugas dan 39 orang masyarakat umum. Vaksinasi di halaman lapas menghabiskan sebanyak 182 dosis yakni 6 orang petugas pemasyarakatan dan 176 orang masyarakat umum.

Kalapas juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim kesehatan baik itu dari Kodim 0312/Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang dan Tenaga Kesehatan Lapas Kelas IIA Padang sebagai garda terdepan yang telah bekerja dengan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada WBP, petugas dan juga masyarakat yang datang untuk divaksinasi.

Sejak dibuka hingga selesai, kegiatan vaksinasi massal berjalan dengan tertib dan kondusif berkat kerjasama tim pengamanan Lapas Kelas IIA Padang dan jajaran Kodim 0312/Padang. (Rel)

Jangan Anggap Sepele, Hutang Itu Wajib Dibayar

0

Hutang adalah hal yang hukumnya wajib untuk dibayar. Orang-orang yang tidak membayar utang, tentunya akan mendapatkan dosa. Sebab, utang adalah janji yang harus dipenuhi, maka dari itu berdosa bagi mereka yang tidak melunasi utang.

Walaupun kadangkala hutang tersebut tidak banyak, misalnya hanya 2000 rupiah dan terbilang jumlah yang sangat sedikit, akan tetapi disini bukan masalah nominalnya tapi janji dan tanggung jawab yang berhutang.

Yang kita takutkan nantinya, apabila dia tidak ridho kepada Anda jika tidak dibayar, lantas dia akan menuntut dihari kiamat, dengan apa kamu akan bayar hutang itu, memang kamu bawa uang ke Akhirat, begitulah logikanya.

Jadi, Karena Hutang adalah Masalah, rajin berhutang itu adalah Penyakit. Yakinlah efek dari Hutang pun berimbas kepanjangan pada Bisnis anda, Persaudaraan, Persahabatan, Kehidupan dan sampai akhirat yang harus dipertanggung jawabkan.

Disini, sebagai pengingat diri juga, jika saya punya hutang kepada teman-teman di dunia maya maupun nyata, yang tidak saya ingat. Tolong jangan malu-malu meminta haknya, tagih saja, saya akan berusaha melunasinya.

Dan tidak usah malu-malu saya tidak akan marah justru saya malah senang sudah di ingatkan, karena saya tahu itu hutang juga harus di bayar di akhirat kelak.

Terkadang gara-gara hutang kita bisa menghindar dari sahabat yang dulu rajin membantu, rajin memberi, saling berbagi , ternyata setelah punya karena kita tidak sanggup untuk membayarnya kita akan tinggalkan sahabat yang baik itu, ini jahatnya hutang bisa memisahkan kita dengan orang-orang baik.

Sahabatku, saudaraku kunci dari hutang itu kepercayaan, apabila anda telah sering berjanji tidak tepat waktu itu akan merusak hubunganmu dengan saudaramu, bayarlah tepat waktu dan kalau tidak perlu tidak usah berhutang supaya hubunganmu tetap baik.

Apabila berjanji harinya Sabtu, hari jumat kita sudah bayar itu akan menambah kepercayaan si pemberi hutang, kalau terlambat walaupun dua jam itu juga akan mengurangi kepercayaan, beritahu orang dekatmu dimana kamu punya hutang supaya apabila Allah swt memanggilmu untuk pulang bisa orang dekatmu untuk membantu menyelesaikannya..

Banyak sahabat kita yang rusak hubungan silaturrahminya gara-gara hutang , ada gara-gara tidak tepat janji, ada gara-gara tidak bisa meminjam lagi, biasanya yang sering memutuskan silaturrahmi si penghutang bukan si pemberi hutang.

Dalam sebuah hadist dari Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah SAW bersabda

Artinya: “Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR Muslim Nomor 1886).

Sahabatku , saya punya pengalaman yang mungkin banyak orang di sekitar saya tahu, ditahun 2012 saya punya usaha, tahu- tahu jatuh bangkrut, usaha itu meninggalkan banyak hutang.

Hampir tiap malam saya berdoa kepada Allah swt, bukan doa untuk bisa usaha lagi ,bukan doa ingin kaya , bukan doa ingin jadi orang sukses, tapi apa doa yang yang saya ucapkan setiap waktu mau shalat maupun habis shalat, “Mudahkan rezeki untuk melunasi semua hutang-hutang, Alhamdulillah semua itu Allah dengar doa saya, hampir semua hutang lunas ada saja rezeki yang tidak terduga-duga datangnya.

Pernah juga waktu itu hp hilang , saya pergi tempat saya punya hutang untuk memberikan nomor saya yang baru, ini untuk menumbuhkan rasa percaya orang yang memberi hutang bahwa saya tidak lari dari hutang.

Sahabatku jadilah kita orang yang tidak lupa dengan hutang,orang yang jujur dalam berhutang semoga segala usahanya akan mendapat berkah dari Allah swt Aamiiin.

Oleh : Hasneril.SE

Rapat Pansus RPJMD DPRD Kabupaten Agam Di Hadiri Oleh Bupati Agam, Dr. Andri Warman,MM

0

Agam, Investigasi.news

Rapat Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kabupaten Agam dihadiri oleh ketua DPRD Agam, Dr Novi Irwan,S.Pd.MM ,wakil ketua Dprd Suharman , Ketua Pansus RPJMD Kabupaten Agam, Drs Feri Adrianto,MM beserta anggota Dprd Agam yang tergabung dalam anggota Pansus RPJMD, juga hadir sekda Agam Drs Martias Wanto, Kepala OPD, Plt Sekretaris Dprd Agam Arnel,S.Pd.MM beserta staf terkait, rapat yang bertempat Hotel The Balcone, Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam , Minggu (18/7).

Dalam sambutannya ketua DPRD Novi Irwan, RPJMD ini merupakan sebuah dokumen ide gagasan dari Bupati tidak terlepas dari tokoh-tokoh masyarakat Agam yang memberikan dukungan kepada Bupati dan di dukung oleh DPRD. “keberhasilan pemerintah daerah juga keberhasilan DPRD dalam melakasanakan RPJMD” tambah politisi partai Gerindra ini.

Ketua Pansus RPJMD Kabupaten Agam, Fery Adrianto mengatakan, rapat kali ini merupakan finalisasi pembahasan RPJMD Kabupaten Agam, untuk tahun 2021-2026 mendatang.

RPJMD ini merupakan penjabaran dari visi-misi kepala daerah yang di tuangkan kedalam isu-isu strategis pembangunan daerah.
Dikatakan, arah pembangunan Kabupaten Agam kedepannya harus sejalan dengan visi-misi kepala daerah, diantaranya adalah meningkatkan sektor pariwisata, SDM, pendidikan dan lain sebagainya.

Sementara itu, Bupati Agam, Dr. Andri Warman, mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Agam, khususnya yang tergabung kedalam pansus RPJMD Kabupaten Agam.

“Atas nama Pemkab Agam, saya ucapkan terimakasih kepada anggota pansus RPJMD Kabupaten Agam, yang telah bersedia hadir dan memberikan ide dan gagasan yang terbaik dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Agam,” ujarnya.

Dikatakan, karena RPJMD ini merupakan program kerja Kabupaten Agam untuk 5 tahun kedepannya. Oleh sebab itu, dalam pembahasan RPJMD ini dibutuhkan ide dan gagasan dari anggota pansus, sehingga apa yang menjadi target kedepannya bisa tercapai.

(Daji)

Virus Corona Makin Menjadi di Agam. Total Kasus 4.880 Orang

0

Agam, Investigasi

Akhir-akhir ini, penyebaran virus corona semakin menjadi-jadi. Apalagi untuk Kabupaten Agam, dibuktikan, hanya dalam kurun waktu 3 pekan, terjadi lonjakan kasus terkonfirmas yang luar biasa. Hingga Sabtu malam ini, tercatat sebanyak 1.007 orang warga kabupaten Agam berada dalam penanganan medis, masing-masing 122 orang dirawat di beberapa rumah sakit dan 885 orang menjalani isolasi mandiri.

Potensi penambahan kasus positif sendiri diyakini masih sangat tinggi dibuktikan dengan data suspek sebanyak 133 orang, 6 orang probable dan 297 kontak erat yang saat ini dalam proses pemeriksaan labor.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 4.880 orang warga kabupaten Agam dinyatakan positif terpapar covid19, dengan rincian 3.752 orang sudah dinyatakan sembuh, 121 orang meninggal dunia dan 1.007 dalam penanganan medis.

Lonjakan kasus itu mengundang keprihatinan ketua DPRD Agam Novi Irwan yang menyebut, penambahan kasus terkonfirmasi covid19 yang beberapa pekana terakhir melonjak tajam, menjadi catatan penting bagi semua pihak untuk memaksimalkan perhatian terhadap penanangan pandemic tersebut.

Di sela acara pengukuhan MUI Kabupaten Agam kemaren di Hotel Sakura Lubuk Basung, Ketua DPRD Agam yang didampingi Hasneril, Kasubag.Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam itu, berharap seluruh unsur terkait melakukan evaluasi dan kajian terhadap terhadap berbagai langkah yang sudah dilakukan, termasuk menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memutus rantai penyebaran virus corona itu.

“ Kami berharap, seluruh pihak bergerak cepat, bahkan peran masyarakat harus lebih nyata dalam mentaati protokol kesehatan, “ tegasnya.

Novi Irwan juga berharap, penanganan pasien terkonfirmasi, baik yang tengah menjalani isolasi mandiri maupun dalam perawatan medis di rumah sakit rujukan, betul-betul mendapat perhatian khusus, terutama warga yang menjalani isolasi mandiri, “ mesti ada pengawasan dan pengalaman khusus secara medis, “ harapnya.

Sementara informasi yang diperoleh Investigasi.news lonjakan kasus terkonfirmasi covid19 di kabupaten Agam saat ini, masih didominasi dari kecamatan Lubukbasung yang saat ini tercatat sebanyak 296 orang menjalani penanganan medis dan isolasi mandiri.

(Daji)

Sejak PPKM, Wisata di Pariaman Sepi

0

Pariaman, Investigasi.News

Objek wisata di Kota Pariaman, Sumatera Barat sepi dari wisatawan pasca-diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat COVID-19 pemerintah setempat yang dimulai hari ini.

“Selama PPKM seluruh objek wisata di Kota Pariaman tutup,” kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman Elfis Candra di Pariaman, Minggu.

Untuk itu pagi tadi anggota dinas tersebut bersama pihak lainnya menyosialisasikan penerapan PPKM kepada pedagang dan wisatawan yang terlanjur datang ke objek wisata.

Meskipun jalan masuk ke objek wisata di Pariaman belum dijaga oleh petugas namun pos pengamanan di Pantai Gandoriah sudah dijaga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.

Dari pantauan sejumlah pedagang masih ditemukan berjualan di objek wisata Pariaman meskipun sepi pembeli. Digerbang masuk ke objek wisata juga ditemukan spanduk untuk memberitahukan wisatawan bahwa objek wisata tutup.

Elvis mengatakan pihaknya saat ini lebih dahulu menyosialisasikan terkait penerapan COVID-19 kepada masyarakat agar warga tidak terkejut dan menerima keputusan itu.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pantai Gandoriah Eli (43) mengatakan dirinya sudah mengetahui diterapkannya PPKM Darurat di daerah itu dari media sosial dan teman-teman seprofesinya.

“Jadi mungkin karena sudah tersebar media sosial wisatawan sudah tahu dan tidak datang ke Pariaman,” ujarnya.

Sebelumnya Sebelumnya Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat COVID-19 di Kota Pariaman, Sumatera Barat yang diterapkan pemerintah setempat berlaku efektif Senin (19/7) agar sosialisasi lebih optimal kepada masyarakat.

“Hari ini kami sosialisasikan dulu kepada masyarakat, Senin baru dijalankan agar masyarakat tidak terkejut,” kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman Elfis Candra di Pariaman.

Ia mengatakan pihaknya memahami kondisi masyarakat yang Sabtu (17/7) malam sudah mempersiapkan dagangannya untuk hari ini sehingga tim gabungan masih menerapkan sosialisasi dan menegur yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

Ia menyampaikan diterapkannya PPKM tersebut karena Pariaman sekarang berada level 4 atau sebelumnya disebut dengan zona merah sehingga pembatasan aktivitas bahkan meniadakan kegiatan masyarakat harus dilakukan guna melindungi warga dari COVID-19. ***

Ketua DPD RI Minta Petugas PPKM Darurat Sensitif ke Pelaku Usaha Kritikal dan Esensial

0

JAKARTA, Investigasi.News

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta petugas lapangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat lebih sensitif ketika menjalankan tugasnya.

Hal itu disampaikan LaNyalla untuk menanggapi sejumlah keluhan dari pengusaha sektor kritikal dan esensial yang aktivitasnya terganggu selama PPKM Darurat.

“Sektor kritikal dan esensial ini seharusnya tidak mendapat gangguan. Karena, dua sektor itulah yang utama dan sangat diprioritaskan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 18 Tahun 2021,” ujar LaNyalla, Jumat (16/7/2021).

Namun, ada ketidakseragaman interpretasi petugas di lapangan. Akibatnya aktivitas di dua sektor itu menjadi terhambat.

LaNyalla mencontohkan keluhan dari pengusaha yang tergabung dalam Kadin Jawa Timur. Mereka banyak yang terhambat dalam distribusi barang karena terjadi penyekatan sejumlah ruas jalan. Termasuk penutupan seluruh pintu
keluar tol di Jawa Tengah, 16-22 Juli 2021. Padahal barang-barang yang dikirim termasuk dalam kategori esensial dan kritikal.

“Ada pengusaha logistik dan distribusi barang utama yang tertahan dan harus melakukan lobi kepada atasan si petugas supaya bisa lewat. Ini kan karena tidak pahamnya petugas di lapangan tersebut,” ujar dia.

Keluhan juga disampaikan pelaku usaha restoran, warung makan, pedagang kaki lima dan UMKM. Pelaksanaan PPKM Darurat dinilai terlalu berlebihan padahal mereka sudah melaksanakan aturan ‘take away’.

“Termasuk banyak yang protes adanya aturan jam malam. Sebaiknya pelaku usaha seperti ini diberi kelonggaran,” kata LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu un menyarankan agar petugas PPKM Darurat di lapangan benar-benar mengerti sektor-sektor apa saja yang diberi relaksasi.

“Pemerintah perlu segera mengevaluasi pelaksanaan PPKM Darurat di lapangan yang terlalu over acting, bahkan menuai kontroversi. Harus gerak cepat untuk memperbaikinya,” tutur Mantan Ketua PSSI itu.

LaNyalla menegaskan, sektor esensial dan kritikal harus dipastikan tidak terganggu dalam distribusi.

“Cukup misalnya menunjukkan ID Card atau dokumen yang simpel atau dari bentuk angkutannya, para petugas di lapangan sudah paham,” tegasnya.

LaNyalla juga tidak ingin pelaksanaan PPKM Darurat menjadi tidak maksimal karena ketidakmampuan petugas di lapangan dalam menerjemahkan aturan.

“PPKM Darurat diniatkan untuk pengendalian laju Covid-19. Namun jangan sampai pelaksanaannya terkesan melupakan kebutuhan utama masyarakat. Artinya keduanya harus berjalan beriringan,” katanya.(*)