Beranda blog Halaman 4962

Diduga KONI Asahan Selewengkan Dana Hibah Pemberangkatan Atlit, Kejari dan Kesbangpol Dituntut

0
KONI
Asahan, Investigasi.News-DPC Bara Api menuntut Kejari dan Inspektorat Kabupaten Asahan adanya dugaan penyelewengan Dana Keberangkatan Atlit oleh KONI. DPC Bara api Kabupaten Asahan mengusut penggunaan Dana hibah Pemerintah Kabupaten Asahan.

Senin (5 Juli 2021) Beberapa orang Massa turun dari DPC Bara api Asahan, melakukan aksi demo, Massa dari DPC Bara api menuntut Bupati Asahan H. Surya BSc, agar secepatnya Bupati memeriksa dengan teliti adanya dugaan penyelewengan Dana hibah biaya keberangkatan atlit, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupten Asahan secepatnya.

Adha Khairuddin selaku Ketua DPC Bara api Asahan meminta Kepada KONI Kabupaten Asahan agar transparansi dan jelas dalam penggunaan Dana hibah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan.

Selanjutnya, Massa dari DPC Bara api Asahan, meminta kepada Bupati Asahan agar mengevaluasi Pejabat BPKAD Kabupaten Asahan, diduga Kuat ikut peran serta dalam Pencairan Dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan, sehingga merugikan Keuangan Negara yang kita cintai ini,”ucap ketua Bara api dengan tegas.

Kemudian Massa dari DPC Bara api bergegas mendatangi
Ke Kantor BKAD Asahan, namun tak seorangpun bersedia atau perwakilan dari Kantor BKAD menyambut kedatangan kami. Atas sikap dari pihak kantor BKAD Asahan tersebut, massa benar benar Kecewa, dan langsung menuju kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan.

massa dari DPC Bara api Menuntut Kejari Asahan dihadapan Kasi Intel Kejari Asahan Js Malau SH, agar secepatnya mengusut dugaan yang merugikan Negara, menyalahgunakan Dana hibah oleh KONI Asahan. Adanya dugaan rekayasa atas biaya pengiriman keberangkatan atlit setiap Cabang Olahraga (Cabor) mengikuti Kejurda atau Kejurnas,” tegas Ketua Bara api.

“Dugaan keberangkatan atlit, KONI Asahan pungut biaya dari pihak ketiga, sementara Dana hibah KONI Asahan terus meningkat pertahunnya mencapai 8 (Lapan) Miliar lebih. “Dua atlit yang berangkat, tetapi dalam SPJ, 10 atlit diberangkatkan, ini dugaan yang dilakukan pengurus KONI Asahan” ,Jelas Ketua bara api.

Ungkapkannya dalam orasi, kami menduga pengurus KONI Asahan melakukan manipulasi data juga penginapan, serta jumlah atlit yang diberangkatkan mengikuti kejuaraan. Menduga, Pengurus KONI Asahan serta Pejabat BKAD Asahan *Ada Udang dibalik batu*, Ada permainan dalam pencairan dana hibah Pemkab Asahan.

“Usut dan tangkap aktor intelektual serta pihak-pihak yang terlibat dalam praktek haram ini”,Teriak dari Massa

Kakan Kesbangpol pemkab Asahan R. Tambunan Menanggapi dan menerima tuntutan dari Massa pendemo tersebut, dan ia berjanji akan segera menyampaikan kepada Bupati Asahan Serta mengkonfirmasikan dengan pihak terkait secepatnnya,” Ucapnya

Menanggapi tuntutan massa, Kasi Intel Kejari Asahan mengatakan, kami akan menindaklanjuti tuntutan ini,dan segera memanggil pihak yang terkait dan saya meminta dalam waktu 7 hari kami akan memberi kabar Kepada DPC Bara api.. ,” Tegas Kasi Intel Kejari.

(Adi)

UPT BP2MI Sumut Audiensi Dengan Bupati Asahan

0

ASAHAN, INVESTIGASI

Guna meningkatkan penguatan skema penempatan Pekerja Migran terampil dan profesional, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wiayah Sumatera Utara (Sumut) gelar audiensi dengan Bupati Asahan yang bertembat di Ruang Kerja Ramah Dinas Bupati Asahan, Senin (05/07/2021).

Dalam Audiensi tersebut hadir Bupati Asahan, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kabag Protokol Setdakab Asahan, Kepala UPT BP2MI Wilayah Sumut beserta rombongan, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan dan Kepala Bidang Pembinaan dan Penempatan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan.

Pada audiensi ini Kepala UPT BP2MI Wilayah Sumut Syahrum mengatakan, BP2MI ini merupakan sebuah lembaga Pemerintah Non Departemen di Indonesia yang mempunyai fungsi pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri secara terkoordinasi dan terintegrasi.

Beliau juga mengatakan, UPT BP2MI Wilayah Sumut saat ini akan melakukan kerjasama (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut, tetapi untuk tahap awal MoU ini hanya dilakukan di tiga Kabupaten/Kota yang ada di Sumut yakni Kabupaten Asahan, Deli Serdang dan Simalungun.

“Dalam MoU ini salah satu pointnya adalah memberikan pelatihan bagi Pra dan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI),” ucap beliau.

Selain itu beliau mengatakan, UPT BP2MI Wilayah Sumut akan memprioritaskan segala kegiatannya di Kabupaten Asahan.

Menanggapi hal tersebut Bupati Asahan H. Surya, BSc, menyampaikan Dukungannya atas kegiatan BP2MI selama kegiatan tersebut memberikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Asahan.

(Adi)

Calon Mahasiswa Penerima Beasiswa Dapat Motivasi Bupati Agam

0

AGAM, Investigasi

Bupati Agam Dr. Andri Warman beri pencerahan kepada para calon mahasiswa penerima bantuan biaya hidup mahasiswa program Agam Maju tahun 2021, di Aula Kantor Bupati Agam, Senin (5//7/2021).

Turut hadir, Kepala Disdikbud Kabupaten Agam, Isra, camat dan Prof. Dr. Elfindri SE. MA serta Efriyoni. SS. MA, selaku narasumber pada kegiatan tersebut.

Dalam laporannya, Kepala Disdikbud Agam, Isra mengatakan, sesuai hasil rapat tim seleksi dan penggalangan dana bantuan biaya hidup mahasiswa program Agam maju beberapa waktu lalu, dari 293 orang yang calon mahasiswa yang mengajukan usulan untuk mendapatkan bantuan tersebut, telah disurvei dan diverifikasi ke lapangan.

“Namun, sesuai target kita, calon mahasiswa yang lulus seleksi nasional yang masuk ke perguruan tinggi negeri, sebanyak 83 orang yang dinyatakan memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Dikatakan, dari 83 orang calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut, pihaknya masih mencadangkan kuota sebanyak 10 orang lagi, sesuai kuota sebanyak 93 orang.

Dirincikan, dari 83 orang tersebut, yang diterima di IPB Bogor sebanyak 1 orang, Institut Teknologi Sumatera 2 orang, Institut Teknologi 10 November 1 orang, ISI Padang Panjang 1 orang, Universitas Erlangga 1 orang, Unand 23 orang, Universitas Brawijaya 1 orang, UGM 1 orang, Universitas Jambi 2 orang, Universitas Negeri Batam 1 orang, Universitas Negeri Semarang 1 orang, Universitas Pendidikan Indonesia 1 orang, UNRI 1 orang, UNSRI 1 orang, Universitas Syiah Kuala 1 orang, UNP 41 orang, Politeknik Manufaktur Bandung 1 orang, Politeknik Negeri Padang 1 orang, dan Politeknik Negeri Surabaya 1 orang.

Sementara itu, Bupati Agam, Dr. Andri Warman, mengucapkan selamat kepada para calon mahasiswa penerima bantuan biaya hidup mahasiswa Agam maju.

“Semoga dengan bantuan ini, adek-adek semua bisa lebih semangat dalam menjalankan perkuliahan, sehingga apa yang dicita-citakan bisa terwujud,” harapnya.

Dikatakan, bantuan biaya hidup mahasiswa Agam, merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Agam dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Bantuan ini salah satu bentuk kepedulian Pemkab Agam terhadap anak-anak yang kurang mampu. Jangan sampai anak-anak yang pintar dan cerdas putus sekolah, karena tidak ada biaya pendidikan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Agam, bersama Prof. Dr. Elfindri dan Efriyoni memberikan motivasi kepada para calon mahasiswa tersebut, dengan menceritakan secara singkat perjalanan hidup mereka, agar para calon mahasiswa tersebut bisa lebih semangat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

(Daji)

Jalani Vaksinasi Dosis Pertama, Bupati dan Wakil Bupati Agam Minta Masyarakat Tidak Takut

0

AGAM, INVESTIGASI

Bupati Agam Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Andri Warman bersama Wakil Bupati , Irwan Fikri Dt Parpatiah, jalani vaksinasi dosis pertama, di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Senin (5/7).

Vaksinasi ini dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan vaksin secara massal, bagi seluruh ASN dan pegawai di lingkup Pemkab Agam.

“Alhamdulillah, saya bersama wakil bupati telah jalani vaksinasi dosis pertama,” ucap Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman.

Ia mengaku tidak merasakan efek apapun setelah disuntik vaksin, sehingga dimintanya masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin.

“Maka bagi masyarakat yang tidak miliki riwayat penyakit, mari datangi puskesmas terdekat untuk jalani vaksinasi,” ajaknya.

Dijelaskannya, vaksinasi secara massal ini digelar bukti keseriusan Pemkab Agam dalam mengatasi pandemi Cavid-19.

Dengan begitu, ia berharap pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan bagi seluruh ASN dan pegawai di lingkup Pemkab Agam ini berjalan lancar.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah. Ia mengaku tidak merasakan apapun setelah divaksin, bahkan katanya kondisi fisik tidak ada berbeda dari sebelumnya.

Untuk itu, ia mengimbau seluruh ASN dan pegawai di lingkup Pemkab Agam agar jalani vaksinasi, serta mengajak masyarakat supaya ikut divaksin.

“Berikan keyakinan kepada masyarakat, bahwa vaksinasi ini tidak berbahaya seperti isu yang berkembang, jangan percaya hoax,” tukasnya.

(Daji)

Beraksi Di Parkiran Hotel Truntum Padang, 46 Juta Raib

0

Padang, Investigasi

Musibah perampokan terjadi disiang bolong di parkiran Hotel Truntum, Sebelumnya korban Ferry mengambil dana cas di BNI A Yani. Rencananya dana tersebut akan disetor tunai ke Bank BCA Sawahan. Namun Bank BCA telah tutup.

Dari keterangannya Ferry berencana akan istirahat di Hotel Truntum Padang. “Sebelum cek in saya buang air dulu, dan kembali lagi ke mobil, tapi pas sampai di mobil saya lihat kaca mobil saya sudah pecah”, tuturnya.

“Tapi di lokasi tersebut ada tiga orang anak magang yang melihat”, papar Ferry lagi.

“Saya langsung cek ke dalam mobil tepat nya di dasboar samping tempat duduk sopir sudah tidak ada lagi uang yang akan saya setor tadi”.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Padang oleh korban sendiri Ferry Hardi (32) dengan nomor :STTP/298 /VlI/2021

Berdasarkan laporan Waktu Kejadian Diketahui Senin Tanggal 05 Juli 2021 sekira pulkul 15.40 WIB di Parkiran Hotel Truntum Jalan Gereja Kec. Padang Barat Kota Padang

Kasus Pencurian ini dalam proses LIDIK oleh Polresta Padang. Peristiwa dugaan tindak pidana pencurian ini mengalami keruglan materil lebih kurang Rp. S0.000.000- (lima puluh juta rupiah)

Korban berharap Polresta Padang dapat menemukan pelaku dengan secepatnya.

Sc

Buka Bimtek LKPM, Pemkab Agam Miliki Iklim Investasi Cukup Kondusif

0

AGAM, INVESTIGASI

Ada beberapa sektor yang dapat dikembangkan di Agam seperti pariwisata, pertanian dan perkebunan, perikanan, pendidikan, industri, serta jasa.

Untuk itu, Bupati Agam melalui Sekda Kab.Agam Martias Wanto menyebut, Kabupaten Agam merupakan salah satu daerah miliki iklim investasi cukup kondusif, serta sumber daya yang lengkap untuk bisa dikembangkan diberbagai sektor.

“Semua dapat digarap dan dikembangkan serta bernilai jual tinggi. Namun, perlu keseriusan pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat dalam mengembangkannya,” ujar Bupati Agam melalui Sekdakab Agam Martias Wanto saat buka Bimtek LKPM, di Hotel Sakura Syariah, Senin (5/7).

Menurutnya, ini sangat besar dampaknya bagi perekonomian khususnya Agam, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pergerakan perekonomian masyarakat dan penerimaan pendapatan daerah.

Dengan begitu, ke depan Pemkab Agam bakal berikan kemudahan bagi investor yang akan berinvestasi di Agam, diantaranya kemudahan dalam pelayanan perizinan sesuai aturan berlaku.

“Bahkan perizinan dalam berusaha kini secara online melalui aplikasi Online Single Submission (OSS), yang sudah dilaksanakan sejak 2018,” sebutnya.

Untuk itu, ia berharap pelaku usaha atau investor di Agam agar dapat menggandeng UMKM, yang jumlahnya capai 16 ribu bergerak diberbagai sektor.

“Ini dapat mengembangkan usaha mikro dan kecil jadi usaha menengah dan seterusnya, sehingga akan lebih banyak lagi investor masuk ke Agam,” terangnya.

(Daji)

Bupati Benny Selesai Di Vaksin, Pasaman Tempati Skor terbaik Penanganan Covid-19 Sumbar

0

Pasaman, Investigasi

Bupati Pasaman H. Benny Utama akhirnya tuntas melaksanakan program vaksinasi Covid-19 tahap II di UPTD Puskesmas Lubuk Sikaping, Senin (5/7).

Namun upaya ini tidak mudah bagi seorang Benny Utama. Karena saat pemeriksaan kesehatan pra-vaksinya, Bupati Pasaman ini sempat disuruah bolak balik dari Puskesmas ke RSUD, lantaran hasil pemeriksaan di Puskesmas, Benny Utama mesti mengantongi dulu rekomendasi cek medis dari dokter spesialis di RSUD Lubuk Sikaping.

“Butuh perjuangan juga untuk memperoleh vaksin tahap II ini,” ujar Bupati Benny, sambil ‘guyon’ dengan masyarakat, yang antri menunggu giliran vaksinasi di Puskesmas tersebut.

Walau sempat ditolak, dan harus ke RSUD yang berjarak lebih 5 Km dari puskesmas, namun Benny Utama terlihat rilexs, dan malah gembira setelah mendapatkan vaksin tahap duanya.

“Ternyata benar filosofi mengatakan, usaha tidak mengkhianati hasil, dan Saya berhasil mendapatkan vaksin hari ini,” ujarnya sambil senyum.

Secara umum, antusias masyarakat dan ASN Kabupaten Pasaman menjalankan program vaksin Covid-19, cukup besar. Seluruh puskesmas di tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Pasaman, tampak ramai dikunjungi warga yang ingin memperoleh vaksin.

Seperti pengakuan sejumlah ASN dan masyarakat yang ditemui di Puskesmas, rata-rata mereka sudah dan akan menjalani vaksin tahap ke dua.

“Yang pertama pertengahan juni lalu, dan sekarang vaksin ke dua lagi,” ujar Oky, staf Kantor Bupati Pasaman.

Partisipasi tinggi masyarakat Pasaman melaksanakan program vaksin Covid-19, ternyata berdampak langsung pada perkembangan wabah Covid-19 di daerah ini.

Tercatat selama empat pekan berturut-turut, daerah berpenduduk 300 ribu-an jiwa ini, tetap ‘stay’ berada di zona kuning, malah mendekati zona hijau, kendati sejumlah daerah tengah meningkat kasus sebaran Covid-19 nya.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal selaku juru bicara Satgas Covid-19 Sumbar, yang dihubungi di nomor teleponnya, menyebut bahwa di minggu ke 70 ini, Kabupaten Pasaman berhasil memperoleh skor terbaik dalam penanganan covid-19 di Sumatera Barat, menggeser Kota Pariaman yang telah 11 minggu menjadi yang terbaik dalam penanganan covid-19.

“Benar, pekan ini Pasaman berada di skor terbaik dari seluruh kabupaten kota dalam penanganan Covid-19 di Sumatera Barat,” ujar Uda JR, sapaan khas Kadis Kominfo Provinsi Sumbar itu.

Bupati Benny Utama yang dikonfirmasi tentang keberhasilan daerah yang dipimpinya, menegaskan hal itu adalah wujud kepedulian masyarakat Pasaman menjalankan protokol Kesehatan Covid-19 dan program vaksinasi.

“Penegakan aturan tanpa pandang bulu, kepatuhan, disiplin menerapkan protokol jesehatan, dan berkat kerja keras seluruh aparatur, termasuk pihak kepolisian dan TNI, dengan kesungguhan telah bersinergi memerangi wabah Covid-19 di Pasaman,” jelas Bupati.

Alhamdulillah,, Pasaman semakin baik.

(RIS/B)

Positif Covid-19 Di Agam Kembali Meningkat, 7 Warga Dinyatakan Terkonfirmasi

0

Agam, Investigasi

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, Drs. Martias Wanto Dt. Maruhun, menyampaikan, bahwa ada 7 warga terkonfirmasi Covid-19 berasal dari empat kecamatan di daerah Agam.

Dengan terkonfirmasi Covid-19.Sebanyak 7 warga Kabupaten Agam dinyatakan pada hari senin (5/7/2021). Total kumulatif warga setempat yang dinyatakan positif mengidap Covid-19 menjadi 4.035 orang.

Hari ini bertambah 7 kasus baru terkonfirmasi Covid-19, dari Kecamatan Tilatang Kamang bertambah 3 kasus, Banuhampu 2 kasus, Palembayan dan Kamang Magek masing-masing 1 kasus,” ujarnya.

Dengan penambahan 7 kasus itu, imbuhnya, hingga hari ini total pasien yang dinyatakan positif Covid-19 menjadi 4.035 orang.

Sementara itu, total kesembuhan Covid-18 saat ini sebanyak 3.425 orang, dimana hari bertambah 2 pasien sembuh yang berasal Kecamatan Banuhampu dan Kecamatan Tanjung Raya.

“Dengan begitu, persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Agam juga mengalami peningkatan menjadi 84,88 persen,” ujarnya.

Di hari yang sama, pihaknya juga melaporkan 1 kasus kematian, yakni pasien asal Kecamatan Kamang Magek. Total pasien meninggal dunia akibat Covid-19 menjadi 98 orang.

Ditambahkan, penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Agam hampir terus terjadi setiap hari. Untuk itu, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan selalu waspada dengan segala kemungkinan.

“Penyebaran Covid-19 masih terus terjadi, tetap fokus dalam penanganan bencana kemanusian ini, masyarakat kami minta untuk terus patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

(Daji)

Walikota Sawahlunto Sampaikan PT Lembu Betina Subur Dinyatakan Pailit

0

SAWAHLUNTO, INVESTIGASI

Wali Kota Sawahlunto menyatakan PT Lembu Betina Subur
telah dinyatakan pailit oleh Kantor Akuntan Publik pada tahun 2016.
Hal ini disampaikan pada rapat paripurna DPRD kota Sawahlunto, Senin
(5/7/2021).

Hal ini disampaikan Wali Kota Sawahlunto pada rapat paripurna jawaban
atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang dipimpin Ketua DPRD kota
Sawahlunto Eka Wahyu.

Wali Kota menjelaskan untuk melakukan pembubaran PT Lembu Betina
Subur harus ada kajian dari tim independen yang menyatakan nilai aset
dan nilai hutang.

“ Kemudian dilakukan kajian bekerjasama dengan Kanwil Kemenkumham dan
Kementerian Dalam Negeri agar proses pembubaran dapat terlaksana” kata
Deri.

Untuk itu direncanakan pada tahun 2022 akan dilakukan kegiatan kajian
Tim Independen pada PT. Lembu Betina Subur, jelasnya.

Terkait kondisi PT Lembu Betina Subur salah satu Badan Usaha Milik
daerah (BUMD) itu, sebelumnya menjadi sorotan fraksi PPP, Demokrat dan
Perindo DPRD kota Sawahlunto yang disampaikan Iwan Kurniawan, Jumat
(2/7/2021) lalu.

“fraksi kami ingin mengetahui status BUMD yang ada dikota Sawahlunto.
Dan ada tindakan dari pemerintah daerah terhadap BUMD yang tidak
produktif lagi” sebut Iwan.
PT Lembu Betina Subur bergerak dibidang peternakan sapi potong.

Tidak kurang dari Rp3 miliar penyertaan modal pemerintah kota ini menggandeng perusahaan sejenis PT Lembu Jantan Perkasa, memboyong 200 ekor indukan sapi bunting berumur 2 hingga 2,5 tahun sebagai penghuni
awal, di peternakan yang berdiri di kawasan yang awalnya seluas 25 hektare dengan dasar pendirian PT Lembu Betina Subur dipayungi dengan kesepakatan antara Pemko bersama DPRD Kota Sawahlunto yang dituangkan
dalam Perda No. 6 Tahun 2006 mengenai pendiriannya.

Perjalanan panjang, PT Lembu Betina Subur tak kunjung berhasil, namun
ada pernah dicoba untuk diselamatkan dengan menyuntikan dana segar.
Setidaknya 2013, Pemerintah Sawahlunto mengucurkan suntikan dana Rp1 miliar, meski sampai kini tak kunjung berkembang bahkan terancam tutup.(T.Ab)

PA GMNI Pusat Puji Sikap Tegas Bupati Pasaman Tentang Vaksinasi Covid 19

0

Ir. Ugik Kurniadi, MT
(Sekretaris Jendral DPP PA GMNI)

Jakarta,Investigasi

Organisasi Perkumpulan eks Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, memuji langkah pemerintah Kabupaten Pasaman melalui sikap tegas Bupati Pasaman dalam melaksanakan program vaksinasi Covid-19 yang hingga kini terus berjalan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jendral DPP PA GMNI, Ir. Ugik Kurniadi, MT kepada media ini setelah mendapat rilis informasi dari DPD PA GMNI Sumbar via Sekretaris DPD PA Sumbar minggu (4/7/21) kemaren, tentang surat terkait sikap tegas Bupati Pasaman terhadap program vaksinasi Covid 19 wajib di ikuti PNS dan tenaga kontrak serta lembaga vertikal, BUMN dan BUMD di Kabupaten Pasaman.

“Bupati sudah dijalan yang betul, Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah garda terdepan, jika PNS nya indisipliner tidak mau vaksin, tindak tegas, ini Bupatinya bagus ini, tegas,” jelas Ugik Kurniadi melalui pesan singkat whatsapp kepada media ini.

Ugik Kurniadi menegaskan, tingginya angka terpapar corona virus disease 19, berdasarkan www.covid19.go.id hingga minggu (4/7/21) menembus angka 2.284.084 positif rate, dengan angka sembuh 1.928.274, dan angka kematian covid19 menembus 60.582 orang adalah angka yang tergolong cukup tinggi.

Berdasarkan angka-angka tetsebut, tidak ada alasan bagi semua pemangku kepentingan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menangani angka penyebaran covid hingga ke daerah daerah.

Ugik Kurniadi menyerukan, kepala kepala daerah di Indonesia agar meniru langkah Bupati Pasaman yang dengan tegas mewajjbkan program vaksinasi di daerahnya. “Ini bagus seperti dalam surat yang kita baca, bupati menegaskan bahwa “untuk pelaksanaan vaksinasi covid 19 ditegaskan kepada seluruh staf yang menolak diberikan vaksinasi covid19 maka pembayaran hak-hakya selain akan ditunda”, ini langkah Bupati Pasaman sangat kita apresiasi.

Dikatakan Ugik Kurniadi, hal tersebut ia ketahui setelah dilapori oleh DPD PA GMNI Sumbar terkait surat Bupati Pasaman nomor; 6048/P2P/Dinkes/VI/2021 tentang; pelaksanaan percepatan vaksinasi covid 19 tahap II di Kabupaten Pasaman.

Selain itu, Ugik Kurniadi juga mengapresiasi tentang pesan Bupati Pasaman yakni “kepada aparatur yang sudah divaksinasi di ingatkan Bupati agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, dan ASN harus menjadi pelopor bagi masyarakat dalam program vaksinasi covid 19 di Pasaman,”. Ujar Ugik Kurniadi.

Ugik Kurniadi mengapresiasi langkah Bupati ini, dan menghimbau agar langkah-langkah Bupati ini dapat di tiru oleh daerah lain. “Ya harus sigap seperti Bupati Pasaman ini, sebelum warga banyak yang terpapar, sebab sejatinya Pemerintah itu melindungi rakyat,” Ujar Ugik Kurniadi.

Ugik Kurniadi juga menyikapi terkait situasi terkini tentang sebaran Corona Virus Disease19 dan angka kematian Covid 19 harus menjadi perhatian semua pihak. “Jenis varian Delta yang mengganas di wilayah Jakarta, Jawa Barat hingga Kepulauan Bali hari ini, harus sama-sama kita waspadai,” Ujar Ugik Kurniadi.

Ugik Kurniadi meminta, kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk kembali membiasakan diri menggunakan masker saat bepergian keluar rumah. Ujarnya.

Ditegaskan oleh Ugik Kurniadi, sebagaimana diketahui bahwa situasi terkini di Jawa & Bali sudah menerapkan PPKM hingga 20 Juli 2021, pemberlakukan PPKM di Jawa Bali ini tidak harus menular hingga ke derah lain yg akan mengakibatkan kegiatan ekonomi mandek yg mengakibatkan daya beli masyarakat menjadi lemah hingga mempengaruhi ekonomi nasional. Tegasnya.

Untuk itu ia menghimbau, semua pihak, dalam upaya mewujudkan ini, diperlukan kerjasama seluruh komponen masyarakat termasuk masyarakat dalam hal ini untuk saling mengingatkan pentingnya memakai masker dan melaksanakan protokol kesehatan yang berkelanjutan sembari mengikuti program vaksin gratis oleh pemerintah.

(RIS/Tim)