Beranda blog Halaman 4963

Sebuah Rumah di Pasaman Dilalap Si jago Merah

0

Lubuk Sikaping, Investigasi

Malang Sakijok Mato, rasanya pepatah tersebut cocok menggambarkan kemalangan yang menimpa sebuah rumah kontrakan di Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman terbakar diduga akibat korsleting ketika penghuni tidak ada di lokasi tersebut pada Minggu (4/7) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam keterangannya Wali Nagari Durian Tinggi, Richa Afandy S di Lubuk Sikaping, Minggu mengatakan isi rumah habis terbakar akibat peristiwa tersebut mulai dari peralatan rumah tangga, kasur, pakaian dan lainnya

Menurut dia rumah semi permanen berukuran 48 meter persegi itu dihuni Mulyadi yang berprofesi sebagai pedagang ayam.

Pada saat kejadian itu Mulyadi dan keluarga tidak berada di rumah.

Ia menceritakan kejadian ini berawal saat warga melihat api di rumah Mulyadi dan dalam waktu sekejap api terus membesar.

Sejumlah warga berupaya memadamkan dan menghubungi pemadam kebakaran. Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran datang dan berhasil memadamkan api dalam waktu 30 menit.

Ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Pasaman untuk bisa memberikan bantuan kepada pemilik rumah dan penghuni rumah yang mengalami kebakaran.

“Saat ini korban mengungsi ke rumah saudaranya,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Lubuk Sikaping, Nina Darmayanti mengatakan pada bulan Juli 2021 kejadian kebakaran rumah di Kecamatan Lubuk Sikaping ada sekitar empat unit rumah.

“Saya mengimbau masyarakat sebelum melakukan aktivitas di luar rumah untuk selalu memperhatikan isi rumah dan cek kontak listrik, jangan meninggalkan telepon seluler sedang mengisi daya dan mematikan kompor,” kata dia.

(RIS)

Masyarakat Danau Maninjau Sepakat Moratorium Keberadaan KJA

0

Padang,Investigasi

Sebuah langkah maju dengan dua kesepakatan penting yang di dapat dalam rapat bersama kelompok Asosiasi Petani, Nelayan KJA bersama tokoh masyarakat Salingka Danau Maninjau bersama Forkopimda Sumatera Barat. Yakni, pertama tidak adanya lagi penambahan Moratorium pembuatan KJA di Danau Maninjau Kabupaten Agam.

Hal ini disampaikan Gubernur seusai rapat bersama forkopimda, forum asosiasi petani dan nelayan KJA dan tokoh masyarakat salingka Danau Maninjau di Bukittinggi, Sabtu (3/7).

Gubernur Sumbar kemudian juga katakan, kedua ada kesepakatan bersama untuk satu niat menjaga dan melestarikan danau Maninjau dari pencemaran yang ada.

“Danau Maninjau merupakan potensi daerah yang merupakan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Danau Maninjau juga merupakan penopang hidup masyarakat yang ada disekitarnya yang dahulunya daerah tertinggal, saat ini sudah lebih maju dan sejahtera,” ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi tegaskan pemerintah tidak akan mengambil kebijakan yang menyebabkan kesengsaraan bagi masyarakat. Karenanya mencari solusi persoalan pencemaran Danau Maninjau butuh kesepakatan bersama masyarakat sekitar agar memberikan manfaat yang baik bagi kehidupan selanjutnya.

“Kekuatan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan persoalan pencemaran danau Maninjau merupakan sebuah kekuatan besar pemerintah dan masyarakat sekitarnya untuk mencari yang terbaik demi sebuah kebaikan bagi keasrian kembali danau Maninjau,” ungkapnya.

Sementara itu ketua asosiasi Petani, Nelayan KJA juga tokoh masyarakat Salingka Danau Maninjau Muklis Malik juga katakan, tidak niat untuk berhadapan dengan aparat dalam melihat persoalan danau Maninjau.

“Jangan ada salah menyalahkan antara pemerintah dan masyarakat. Kita tahu dahulunya daerah sekitar Danau Maninjau merupakan daerah miskin IDT. Saat ini mereka mendapatkan kehidupan lebih baik setelah adanya program Keramba Jaring Apung (KJA) pemerintah sejak tahun 1992,” ungkapnya.

Mukhlis juga katakan, saat ini masyarakat kami amat resah dan gelisah dengan berbagai isu dari pemberitaan media dan komentar di medsos yang cukup ramai dibicarakan.

“Bagi kami ini sesuatu yang memalukan persoalan danau Maninjau menjadi sorotan dari banyak orang, sementara mereka tidak tahu kondisi dampak yang kepada masyarakat. Pencemaran danau itu tidak semuanya berasal dari KJA, akan tetapi banyak hal, ada sampah harian masyarakat, ada dampak pestisida dari pertanian sekitar danau dan juga aktifitas PLTA Maninjau yang berpengaruh besar terhadap kondisi danau,” ungkapnya.

Muklis juga katakan, duduk bersama masyarakat danau maninjau dengan pemerintah sesuatu yang baik dalam mencari solusi penyelesaian pencemaran danau Maninjau pemerintah dengan masyarakat.

“Kami masyarakat Salingka Danau Maninjau juga memiliki niat baik bagaimana danau Maninjau tidak tercermar dan dapat kembali lestari sebagaimana danau Maninjau sebelum-sebelumnya. Dan berharap program yang dilakukan tranparan agar membawa keuntungan bagi masyarakat sekitarnya.

(Biro Adpim Setdaprov Sumbar)

Kondisi Kios Pasar dan Gelanggang Remaja Sawahlunto Semakin Memprihatikan

0

SAWAHLUNTO, INVESTIGASI

Kondisi kios dan bangunan pasar yang dibiayai dengan dana pinjaman dunia masih banyak kios – kios yang belum dimanfaatkan. Dan kondisi ini tentu berdampak pada pendapatan pemerintah untuk pengembalian dana pinjaman tersebut.

Hal ini disampaikan Juru Bicara fraksi Restorasi keadilan Indonesia raya DPRD kota Sawahlunto Afdhal pada Jumat (2/7/2021) rapat paripurna tentang Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020 di gedung dewan yang dipimpin Ketua DPRD Eka Wahyu dan wakil ketua Jaswandi serta Elfia Rita Dewi.

Pada paripurna yang dihadiri Wali Kota Sawahlunto Deri Asta itu, Dia meminta jika pemerintah tak mampu memanfaatkan kios-kios tersebut kami sarankan untuk disewakan saja kepada pihak lain, pribadi, badan hukum dan badan usaha lainnya.

Dikesempatan itu ia berharap terkait kondisi Gelanggang olahraga di Pasar Remaja yang beberapa tahun terakhir ini dialih fungsikan menjadi bioskop 4 dimensi yang saat ini tidak berfungsi lagi.

“ kalau memang tidak akan difungsikan lagi, kami sarankan untuk dikembalikan fungsinya sebagai gelanggang olahraga” harapnya.

Terkait toilet dan WC umum dibelakang pos ronda para remaja yang bangunan lebih dari satu tahun yang lalu hingga saat ini belum bisa dimanfaatkan karena kendala air dan lampu penerangan. “ mohon penjelasan kenapa belum dimanfaatkan fasilitas sampai saat ini” tegasnya. (T.Ab)

Kabar Duka, Sekretaris DPRD Agam Indra Dt Baradai Telah Tiada

0

Agam, Investigasi

Setiap yang bernyawa pasti akan menemui kematian. Namun kepergian tetap saja meninggalkan rasa duka. Itulah yang dirasakan saat ini. Khusunya di DPRD Agam.

Bagaimana tidak, hari ini adalah hari terakhir bagi almarhum Indra Dt.Baradai berada dudunia, karena sebentar lagi akan diantar menuju peristirahatan terakhir di Jorong Tampuniak, Nagari Koto Tinggi, kecamatan Baso. Kepergian sekwan tersebut membuat aktivitas di RSUD Bukittinggi sempat terhenti, pasalnya upara pelepasan sendiri dibanjir banyak orang yang langsung menyampaikan ungkapan duka dan berbelasungkawa.

Sementara itu, Bupati Agam Dr.H.Andriwarman didampingi ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan, Sekab.Agam M.Dt. Maruhun, beberapa anggota DPRD Agam, para kepala OPD Pemkab.Agam dan seluruh personil secretariat DPRD Agam Minggu, (4/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB pimpin upacara pelepasan jenazah Indra Dt.Baradai, sekretaris DPRD Agam yang meninggal dunia Minggu siang tadi.

Upacara pelepasan khusus itu digelar di pelataran RSUD Bukittinggi dengan protokol kesehatan ketat yang diwarnai haru dan duka mendalam para kerabat serta unsur pimpinan pemerintah kabupaten Agam dan DPRD Agam.

Seperti dijelaskan Hasneril, Kasubag.Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam menjawab prosesi pelepasan jenazah almarhum dilakukan secara protokoler kenegaraan, dilakukan langsung di kompleks RSUD Bukittinggi yang dipimpin langsung bupati Agam Andriwarman didampingi Ketua DPRD Agam Novi Irwan dan Sekab.Agam M.Dt.Maruhun, yang langsung melayat ke rumah sakit tersebut setelah mendapat kabar duka tersebut.

Dijelaskan Hasneril, bupati Agam Andriwarman dalam pidato pelepasannya menyampaikan ungkapan dukacita mendalam secara pribadi, keluarga dan atas nama masyarakat kabupaten Agam, atas meninggalnya Indra Dt.Baradai dalam usia 50 tahun dengan meninggalkan istri tercinta Irdawati dan seorang anak yang bernama Hadian Stagovi dan saat ini menjabat sekretaris DPRD Agam.

Disebutkan Andriwarman, secara khusus masyarakat dan jajaran pemerintahan kabupaten Agam sangat kehilangan atas berpulanganya sosok yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan di pemerintahan tersebut, bahkan dikenal lugas dalam melayani berbagai kegiatan DPRD Agam.

“ Kami berharap, seluruh masyarakat dan aparatur pemerintahan di kabupaten Agam, mendoakan semoga dilapangkan jalan ke syurga untuk beliau oleh Allah SWT, kami berduka atas berpulangnya sosok muda yang energik ini, “ungkap Andriwarman.

Ungkapan duka mendalam juga disampaikan ketua DPRD Agam Novi Irwan yang mengaku, tak bisa berkata banyak setelah mendapat kabar duka atas berpulangnya Indra Dt.Baradai, sekretaris DPRD Agam tersebut.

“ Kami sangat terkejut dan berduka. Kami betul-betul kehilangan, karena dalam beberapa waktu belakangan, kegiatan yang dilakukan DPRD Agam bersama sekretaris dan jajaran secretariat cukup tinggi, “ ungkapnya.

Novi Irwan menyampaikan dukacita atas nama pribadi dan keluarga besar DPRD Agam dan memohon pada seluruh pihak memaafkan segala kesalahan dan kekhilafan yang entah sengaja atau tidak dilakukan almarhum semasa hidupnya, “ kami mohon semua pihak mendoakan beliau, semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik untuk almarhum, “ ungkap ketua DPRD Agam itu seperti disebutkan Hasneril.

Dijadwalkan, Minggu sore,usai pelepasan secara resmi jenazah Indra Dt.Baradai, akan dikebumikan di pandam pekuburan keluarga di Jorong Tampuniak, Nagari Koto Tinggi, kecamatan Baso dengan protokol covid19.

Sc/Daji

Sumbar Jajaki Program “food estate”, Tidak Hanya Sekedar Pangan Tapi Meningkatkan Kualitas Pendidikan

0

Solsel, Investigasi

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan pihaknya akan menjajaki kemungkinan sinkronisasi program “food estate” dengan usaha pertanian di pesantren agar efeknya tidak hanya pada ketahanan pangan tetapi juga meningkatkan kualitas bidang pendidikan.

“Kita ada rencana dengan Pemkab Solok Selatan untuk program food estate dengan luas lahan sekitar 2 ribu hektare. Kalau program ini bisa disinkronkan dengan pertanian yang dikelola pesantren, manfaatnya akan lebih besar,” katanya saat mengunjungi Pondok Pesantren Muhammad Al- Fatih Nagari Pakan Rabaa Timur, Kabupaten Solok Selatan, Minggu (4/7/2021).

Gubernur mengatakan program food estate itu direncanakan untuk tanaman jagung. Akan ada bantuan pemerintah untuk mensukseskan program tersebut seperti bantuan bibit, alat hingga pemupukan.

Jika pesantren memiliki lahan kosong yang bisa ditanami jagung dan bisa disinkronkan dengan program itu, maka bantuan yang sama juga akan bisa diberikan sehingga lahan kosong bisa segera memberikan manfaat.

“Ini salah satu solusi yang bisa dijajaki. Jika nanti ternyata tidak bisa secara aturan, pesantren tetap bisa melayangkan proposal dengan perencanaan yang baik kepada pemerintah kabupaten atau provinsi. Mudah-mudahan ada jalan untuk bisa dibantu,” ujarnya.

Ia mengatakan Pondok Pesantren Muhammad Al- Fatih memberikan pendidikan gratis bagi santri. Semua tidak dipungut biaya selain untuk kebutuhan makan dan pakaian yang digunakan santri saat menuntut ilmu.

Kebijakan pesantren itu sangat positif, mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang pada akhirnya bisa membantu mengurangi angka pengangguran dan menekan kemiskinan.

Saat ini, Pemprov Sumbar tengah memperkuat hubungan dengan beberapa negara diantaranya Mesir, Arab Saudi, Turki, Maroko, Qatar dan Kuwait. Itu menjadi kesempatan bagi lulusan pesantren untuk bisa menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi ke luar negeri.

Pimpinan Pesantren Muhammad Al- Fatih Ondra Aiko, S, HI, MH mengatakan pesantren itu memberikan pendidikan gratis kepada 53 orang santri yang tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pendidikan. Program unggulan yang dikedepankan adalah tahfizd Al Quran.

“Ini sebenarnya terinspirasi dari program Gubernur Sumbar Mahyeldi yang saat itu masih menjabat sebagai Wali Kota yaitu memberikan akses jalur prestasi untuk melanjutkan sekolah bagi yang hafal Al Quran. Selain itu juga berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa,” katanya.

Saat ini asrama untuk santriwati sudah cukup bagus, meski belum selesai 100 persen. Tetapi untuk asrama santri masih jauh dari maksimal. Belajar masih di mushalla karena belum memiliki ruang belajar yang layak. Kalau hujan asrama tidak bisa ditempati karena bocor.

“Kami berharap ada bantuan untuk ruang belajar dan asrama ini,” ujarnya.

Selain itu pesantren juga memiliki lahan 10 hektare yang rencananya akan diolah menjadi lahan pertanian guna membiayai operasional karena sebagian siswa diberikan pendidikan gratis. Namun karena keterbatasan, lahan itu masih belum bisa diolah.

“Mudah-mudahan dengan kedatangan Gubernur juga bisa memberikan solusi yang terbaik untuk hal itu,” harapnya.

Hadir dalam ramah tamah tersebut Wakil Bupati Solok selatan, Anggota DPRD Solok Selatan dan pengurus ponpes.***

BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Tarian Soya-Soya Malut Tampil di Bangui Afrika Tengah

0

Ternate, Investigasi-Satuan Tugas Garuda Bhayangkara FPU 2 Minusca yang melaksanakan misi perdamaian dunia di Bangui, Afrika Tengah menyambut Peringatan Hari Bhayangkara Ke-75 tahun 2021 dengan peragakan tarian Soya-soya yang merupakan tarian khas Ternate, Maluku Utara (Malut).

“Tarian soya-soya merupakan tarian khas dari Ternate, Malut yang merupakan bagian dari budaya asli dan dimaknai sebagai tarian perang atau pembebasan serta ungkapan kebanggaan rakyat Ternate karena keberhasilan para pejuang untuk mencapai kemerdekaan di masa lampau,” kata Koordinator Tarian Soya-soya Bripka Eka Putra melalui siaran pers, Minggu.

Menurut dia, penarinya merupakan Personel Sat Brimob Polda Malut mengatakan bahwa tarian tersebut dibawakan bersama-sama dengan Personel Polda Malut lainnya yang tergabung dalam misi ini.

“Berhubung Personel yang dari Maluku Utara hanya empat orang dan kami persiapkan melalui latihan personel dari Polda lain untuk turut serta dalam menampilkan tarian ini.

Dia menjelaskan bahwa tarian soya-soya ditampilkan dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Bhayangkara Ke-75 pada daerah misi di Bangui Afrika Tengah dan penyematan Penghargaan UN Medal Kepada FPU Indonesia.

“Tarian tersebut turut disaksikan para undangan dari Instansi Kepolisian dari negara lain,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya berharap budaya Maluku Utara dapat dikenal di kancah Internasional dan mengangkat nama Polda Maluku Utara di misi perdamaian dunia FPU 2 Minusca di Bangui, Afrika Tengah.

Untuk diketahui, personel Polda Maluku Utara yang tergabung dalam Satuan tugas Garuda Bhayangkara FPU 2 Minusca di Bangui Afrika Tengah yakni Bripka Eka Putra, S.IP. yang merupakan Personel Sat Brimob Polda Maluku Utara, Bripka Suhardi M. Peng personel Sat Brimob Polda Maluku Utara, Bripka Wawan Supriyanto Personel Dit Polairud Polda Maluku Utara dan Briptu Moh Mulyadi Kubangun yang merupakan Personel Biro SDM Polda Malut.

Sementara, Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rojikan saat dikonfirmasi mengaku, sangat bangga dan mengapresiasi ide kreatif Polda Maluku Utara tersebut.

Dia menyatakan, Polda Malut bangga dan apresiasi ide kreatif para personel kita yang tergabung dalam misi perdamaian dunia di Afrika Tengah karena sudah membawa nama baik Polda Maluku Utara dan budaya asli Malut di kancah Internasional.

“Selamat bertugas, jaga nama baik Polda Malut di kancah Internasional dan terus lakukan kreativitas sehingga dapat menciptakan situasi yang aman dan damai di Bangui Afrika Tengah,” ujarnya.

Sumber: Antaranews

Terkonfirmasi Covid-19 Di Agam Kembali Bertambah

0

AGAM, INVESTIGASI

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, Drs. Martias Wanto kembali mengumumkan perkembangkan kasus Covid-19 untuk daerah Kabupaten Agam. Sampai hari sabtu (3/7/2021) total kasus warga Kabupaten Agam terinfeksi Covid-19 mencapai 3.983 orang dengan penambahan 43 kasus terbaru.

Dimana sebanyak 43 orang warga Agam dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, sehingga total keseluruhan kasus terkonfirmasi menjadi 3.983 orang,” ujarnya.

Mereka yang menambah daftar panjang kasus positif Covid-19 tersebar di sebelas kecamatan. Dan di Kecamatan Palembayan bertambah 9 kasus, Kecamatan Sungai Pua, Kecamatan Tilatang Kamang masing-masing 6 kasus.

Kecamatan Ampek Nagari sebanyak 5 kasus, Kecamatan Banuhampu 4 kasus. Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan IV Koto dan Kecamatan Ampek Angkek masing-masing bertambah sebanyak 3 kasus.

“Kecamatan Baso 2 kasus, Kecamatan Lubuk Basung dan Kecamatan Palupuh masing-masing bertambah 1 kasus,” sebutnya.

Sedangkan hari ini pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga bertambah 25 orang. Total pasien yang dinyatakan sembuh hingga hari ini menjadi 3.417 orang.

“Persentase kesembuhan hari ini tercatat di angka 85,78 persen,” ucapnya.

Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia juga bertambah sebanyak 1 orang, yakni warga Kecamatan Banuhampu.

Total kasus meninggal dunia menjadi 95 orang atau sekitar 2,38 persen.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu membentengi diri dari penularan virus corona dengan cara mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pihaknya mengajak masyarakat tetap memakai masker saat berinteraksi di luar rumah, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tetap menjaga imunitas tubuh.

“Pandemi Covid-19 ini tidak lagi bisa kita sepelekan, untuk itu tetap patuhui protokol kesehatan Covid-19 di setiap beraktivitas,” ujarnya.

(Daji)

Jadi Inspektur Upacara HUT ke-99 Taman Siswa, Wako Hendri Septa Berikan Apresiasi

0

PADANG, Investigasi

Pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Taman Siswa yang ke-99, Wali Kota Padang Hendri Septa didapuk menjadi inspektur upacara yang dilangsungkan di halaman Kampus Taman Siswa Padang, Sabtu pagi (3/7/2021).

Dalam sambutannya orang nomor satu di Kota Padang tersebut terlebih dahulu menyampaikan selamat atas hari jadi bagi perguruan pendidikan yang telah berusia 99 tahun tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita mengucapkan selamat HUT dan sukses selalu buat Perguruan Taman Siswa. Kita tahu usia 99 tahun merupakan usia yang cukup matang, semoga Perguruan Taman Siswa terus eksis dan mampu menjadi lokomotiv bagi dunia pendidikan khususnya di Kota Padang,” harap wako yang disambut antusias peserta upacara saat itu.

Kegiatan upacara HUT tersebut dihadiri dan diikuti Ketua Yayasan Taman Siswa Padang Irwandi Yusuf, Rektor Universita Taman Siswa (Unitas) Sepris Yonaldi beserta para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Sekolah, Alumni Unitas Lintas Angkatan serta segenap civitas akademika salah satu perguruan swasta terbaik di Padang itu.

Wako Hendri pun juga menyambut baik Perguruan Taman Siswa yang terus memiliki daya tarik bagi generasi muda Kota Padang. Sehingga banyak yang memilih pendidikannya di perguruan tinggi, SMP serta SMA dan SMK dari Yayasan Taman Siswa tersebut.

“Kita di Pemko Padang sangat mengapresiasi. Insya Allah siap bersinergi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan Perguruan Taman Siswa kepada para anak didik di Kota padang,” tuturnya.

Lebih lanjut Wako Padang itu juga mengungkapkan tentang adanya Gerakan Merdeka Belajar yang tengah digalakkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru-baru ini.

“Ternyata, seperti kita ketahui bersama, Gerakan Merdeka Belajar ini telah dimulai pertama kalinya oleh Perguruan Taman Siswa. Yaitu dimana pada zaman kolonial Belanda yang dibawakan oleh pahlawan nasional Ki Hadjar Dewantara selaku pendiri sekolah tersebut.”

“Hal itu dilakukan beliau sebagai bentuk perlawanan terhadap deskriminasi pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Nah, sekarang istilah merdeka belajar itu digunakan kembali oleh Mendikbud,” sebut wako mengisahkan.

“Saya tentu berharap, Yayasan Perguruan Taman Siswa khususnya para guru dan dosen bagaimana dapat mempolakan kembali pola merdeka belajar tersebut. Jadi ini tantangan bagi kita ke depan sesuai arahan yang telah disampaikan Kemendikbud. Kita harus sambut baik dan terapkan secara baik dan optimal tentunya,” tukasnya

Lebih jauh terkait Gerakan Merdeka Belajar sambung wali kota milenial itu, setidaknya ada empat pokok kebijakan baru Kemendikbud RI yaitu pertama Ujian Nasional (UN) akan digantikan oleh Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

Kedua Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) akan diserahkan ke sekolah, ketiga Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan keempat dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB), sistem zonasi diperluas tidak termasuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Jadi pada tahun ajaran mendatang, sistem pengajaran juga akan berubah dari yang awalnya bernuansa di dalam kelas menjadi di luar kelas. Nuansa pembelajaran akan lebih nyaman, karena murid dapat berdiskusi lebih dengan guru, belajar dengan outing class, dan tidak hanya mendengarkan penjelasan guru. Tetapi lebih membentuk karakter peserta didik yang berani, mandiri, cerdik dalam bergaul, beradab, sopan, berkompetensi,” ulasnya menjelaskan.

(Rel)

Hendri Septa Apresiasi Gelaran Pekan Ekraf Pariwisata Kota Padang

0

PADANG, INVESTIGASI

Keberadaan ekonomi kreatif (ekraf) harus mampu menjadi penyalur bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ada di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.

Pasalnya, melalui ekraf diharapkan barang produksi olahan UMKM dapat ditampung dan diminati oleh konsumen. Sehingga mampu menjadi lokomotiv penggerak ekonomi masyarakat dewasa ini.

Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan ekonomi kreatif dengan menghandalkan ide-ide serta pengetahuan dari sumber daya manusia (SDM) sebagai sektor produk utamanya.

Hal itu disampaikan wali kota sewaktu membuka Pekan Ekonomi Kreatif Pariwisata Kota Padang Tahun 2021 di Lantai 1 Plaza Andalas, Sabtu (3/7/2021).

Kegiatan ini digelar Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pariwisata serta di dukung Anggota DPRD Kota Padang Dewi Susanti dan stakeholder terkait lainnya. Dalam kesempatan itu juga hadir Ketua TP-PKK Kota Padang Genny Hendri Septa.

Hendri Septa mengaku mengapresiasi da menyambut baik digelarnya Pekan Ekraf Pariwisata Kota Padang tersebut. Dimana kegiatan ini di samping ajang silaturrahmi juga memberikan ruang kreatif dan inovasi bagi sesama pelaku ekraf.

“Oleh sebab itu kegiatan ini diharapkan bisa menjadi akses bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang dalam pengembangan usaha masyarakat secara berkelanjutan. Semoga dengan itu dapat memantik pelaku ekonomi kreatif untuk terus berinovasi sehingga meningkatkan taraf kehidupannya. Secara khusus ekraf tentu memberikan ruang pertumbuhan sub sektor ekonomi kreatif di Kota Padang,” kata wako.

Sementara pada saat yang sama Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian menyebutkan tujuan pelaksanaan kegiatan Pekan Ekraf Pariwisata Kota Padang Tahun 2021 yakni memberikan peluang pasar yang sangat luas bagi pelaku ekraf untuk memasarkan produk yang dijual. Disamping itu juga memberikan ‘out put’ kepada para pelaku ekraf dalam melatih cara berkomunikasi kepada konsumen.

“Kegiatan ini kita laksanakan selama 3 (tiga) hari dimulai Sabtu hingga Senin (3-5/7/2021). Pesertanya terdiri dari sebanyak 12 kelompok merupakan pelaku ekraf UMKM di Kota Padang.

(Prokompim Pdg)

Nasib PT LBS, PT BSM, PT WWS dan Dana BDC Kembali Jadi Sorotan

0
nasib
Sawahlunto. Investigasi.news-Tak jelasnya nasib Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dikota Sawahlunto, dipertanyakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota ini pada Rapat paripurna tentang laporan pertanggung jawaban APBD tahun anggaran 2020.

Juru bicara PPP, Demokrat dan Perindo Iwan Kurniawan pada rapat paripurna dewan yang dipimpin ketua Eka wahyu, Wakil Ketua Jaswandi dan Elfia Rita Dewi mempertanyakan status BUMD, PT Lembu Betina Subur (LBS).PT Bumi Sawahlunto Mandiri (BSM), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS).

“ fraksi kami ingin mengetahui status BUMD yang ada dikota Sawahlunto. Dan ada tindakan dari pemerintah daerah terhadap BUMD yang tidak produktif lagi” sorot Iwan pada paripurna yang dihadiri Wali Kota Sawahlunto Deri Asta dan kepala OPD dikota ini.

Dikesempatan itu, Iwan Kurniawan juga meminta kejelasan data dana bergulir Bussines Development Center (BDC). “ fraksi ingin mengetahui data dana bergulir BDC dan data dana bergulir untuk tahun 2020 yang diberikan kepada masyarakat” kata Iwan minta penjelasan.

Gelinding dana BUMD yang puluhan milyar dikucurkan ini sebelumnya pernah menjadi bola panas. Bahkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Sawahlunto tahun 2015-2016 pernah mencuat.

Pemerintah Kota Sawahlunto memiliki empat BUMD yaitu PT LBS, PT BSM, PDAM dan PT WWS. Empat perusahaan daerah tersebut saat ini tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, juga tengah mengalami masalah dengan keuangan dan operasional.

(T.Ab)