Beranda blog Halaman 59

Dari Jember untuk Dunia, 7 Siswa SMAN 5 Jember Yang Tergabung Dalam JMB Siap Guncang Asian Music Games II di Malaysia

0
7 Siswa SMAN 5 Jember Resmi di Lepas Untuk Berlaga di Kancah International

Jember, Investigasi.news – Sebuah torehan prestasi membanggakan kembali lahir dari bumi Jember. SMAN 5 Jember secara resmi melepas tujuh siswa terbaiknya yang tergabung dalam Jember Marching Band (JMB) untuk berlaga di ajang internasional, Asian Music Games II Malaysia 2026, yang digelar di Kuala Lumpur. Senin (24/8/2026)

Seperti yang diungkapkan oleh kepala sekolah SMAN 5 Jember, Muhammad Lutfi Helmi bahwa keikutsertaan para pelajar ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah misi besar untuk membawa nama Jember dan Indonesia ke panggung dunia.

Bagi SMAN 5 Jember, esensi pendidikan tidak hanya terbatas pada angka di dalam kelas. Keikutsertaan 7 siswa dalam JMB merupakan wujud nyata dari penguatan pendidikan karakter di luar jalur akademik.

Melalui disiplin ketat dan latihan spartan, para siswa ditempa untuk menguasai nilai-nilai krusial, yang diantaranya:
– Disiplin tinggi dalam membagi waktu.
– Kerja keras tanpa kenal lelah.
– Kekompakan mutlak antaranggota.
– Tanggung jawab penuh pada peran masing-masing.
– Sinergi tim demi mencapai harmoni visual dan musik.

Muhammad Lutfi Helmi menegaskan bahwa target utama keberangkatan ini tidak hanya terpaku pada trofi juara. Tujuh siswa tersebut berangkat membawa mandat yang lebih mulia: menjadi representasi kualitas pelajar Jember di mata dunia.

“Mereka adalah duta sekolah, duta daerah, sekaligus representasi generasi muda Indonesia di kancah internasional.”ujar Lutfi.

Ia menambahkan keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat dan apresiasi mendalam yang ditujukan kepada:
1. Para siswa atas dedikasi dan keringat selama latihan.
2. Tim pelatih dan pembina yang jeli mengasah bakat.
3. Orang tua siswa yang memberikan dukungan moral dan material tanpa henti.

SMAN 5 Jember berkomitmen akan terus memberikan ruang seluas-luasnya serta dukungan penuh bagi seluruh siswa untuk berkembang, baik di jalur akademik maupun non-akademik.

Menjelang keberangkatan menuju Kuala Lumpur, sebuah pesan kuat dititipkan kepada para siswa untuk diingat selama berkompetisi.

“Tampilkan kemampuan terbaik, jaga disiplin dan kekompakan, serta jaga nama baik sekolah dan Jember. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi Indonesia yang mampu bersaing di panggung dunia. Pergilah untuk berjuang, pulanglah membawa pengalaman dan kebanggaan. Dari Jember untuk dunia!”ujar Muhammad Lutfi Helmi. Js

Klarifikasi Isu Tenaga Kerja: PT. SGM dan Perusahaan Alih Daya Penuhi Undangan Disnaker Sula

0
PT. SGM bersama Kadis Naker Kepulauan Sula dan Jajaran.

Malut, Investigasi.News-, Manajemen PT. Sumber Graha Maluku (SGM) bersama perwakilan dua perusahaan penyedia jasa pekerja/alih daya (outsourcing), yakni PT. Widyabina Pratama dan PT. Bahana Pertiwi, secara resmi mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kepulauan Sula, yang berlokasi di Beliga-Sanana.

Kehadiran para pihak diterima langsung oleh Kepala Disnaker Kepulauan Sula Sahjuan Fatgehipon beserta Kepala Bidang Ketenagakerjaan dan Kepala Bidang Industrial.

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi undangan Disnaker Kepulauan Sula guna memberikan klarifikasi langsung terkait rumor Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang beredar di masyarakat.

Dalam forum tersebut, pihak perusahaan alih daya memaparkan bahwa langkah yang diambil saat ini merupakan bagian dari proses evaluasi kedisiplinan kerja. Berdasarkan data internal, ditemukan sejumlah pekerja yang tidak masuk kerja tanpa keterangan (Alfa) lebih dari 4 kali baik secara berturut turut atau akumulasi. Dokumen pendukung serta rekapitulasi presensi tersebut telah disiapkan untuk diserahkan secara formal kepada Disnaker Kepulauan Sula guna diperiksa dan dipelajari lebih lanjut.

Perwakilan Manajemen PT Sumber Graha Maluku, Kuswandi Buamona selaku Kepala Departemen Legal, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengedepankan prosedur perundang-undangan yang berlaku.

“Sampai saat ini tidak ada laporan resmi terkait karyawan yang diberhentikan yang masuk ke Disnaker Kepulauan Sula. Jika memang ada kekhawatiran dari pihak pekerja, silakan sampaikan nama yang bersangkutan agar dapat kami cocokkan dengan dokumen bukti pelanggarannya”, ujar Kuswandi (24/8).

Ia juga menambahkan jaminan kepastian kerja bagi para karyawan yang tidak terbukti melanggar ketentuan.

“Apabila dari hasil verifikasi tidak ditemukan bukti pelanggaran kedisiplinan, maka kami pastikan karyawan tersebut dapat kembali bekerja sebagaimana mestinya”, tegasnya.

Pihak Disnaker Kepulauan Sula menyambut baik klarifikasi kooperatif ini dan akan menindaklanjuti seluruh dokumen serta bukti pendukung yang diserahkan oleh pihak manajemen.

Tiga Bulan Sekaligus, Pemdes Karang Anyar Salurkan Bantuan Pangan Bulog untuk Warga

0
Warga Pemdes Karang Anyar saat menerima Bantuan Pangan Bulog

BANYUASIN, SUMSEL — Kepedulian terhadap kebutuhan pangan masyarakat kembali diwujudkan Pemerintah Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Bantuan pangan Bulog untuk periode Juli, Agustus, dan September disalurkan kepada masyarakat sebagai upaya membantu meringankan kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung dengan melibatkan seluruh unsur pemerintahan desa. Kepala Desa Karang Anyar Muhamad Hamzah, Sekretaris Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh perangkat desa hadir dalam kegiatan tersebut.

Tidak hanya unsur pemerintahan desa, kegiatan juga mendapat pengawalan dan dukungan dari unsur kewilayahan serta pemerintah kecamatan. Babinsa Agus Triyono turut hadir, bersama staf Kecamatan Muara Padang, Sarkawi, Sutrisno, dan Suyadi.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan sinergi dalam memastikan proses penyaluran bantuan berlangsung tertib, lancar, dan diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran program.

Bagi warga penerima, bantuan pangan ini bukan sekadar beras yang dibawa pulang, tetapi menjadi bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan dapur keluarga di tengah berbagai kebutuhan hidup yang terus berjalan.

Kepala Desa Karang Anyar, Muhamad Hamzah, menegaskan pemerintah desa akan terus memberikan dukungan terhadap program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Bantuan pangan ini tentu sangat membantu masyarakat. Kami berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Muhamad Hamzah.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan BPD, Sekretaris Desa, seluruh perangkat desa, Babinsa, serta pihak Kecamatan Muara Padang yang ikut mendukung kelancaran kegiatan.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga penting agar setiap program pemerintah yang menyentuh masyarakat dapat berjalan secara tertib dan memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, keterlibatan Babinsa dan unsur kecamatan dalam kegiatan tersebut turut memperkuat pengawasan di lapangan. Hal ini menjadi bagian dari upaya bersama agar proses penyaluran bantuan berlangsung transparan dan tepat sasaran.

Dengan disalurkannya bantuan pangan untuk tiga bulan sekaligus, Juli, Agustus, dan September, Pemerintah Desa Karang Anyar berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pelayanan pemerintahan di tingkat desa tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga hadir dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.

Pemdes Karang Anyar berkomitmen menjaga sinergi bersama BPD, perangkat desa, pemerintah kecamatan, dan unsur kewilayahan untuk memastikan setiap program yang ditujukan bagi masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat sebesar-besarnya.

Suprene

Dinkes Muba Bagikan 1.000 Masker, Lindungi Warga dari Risiko ISPA

0
Dinkes Muba membagikan 1.000 masker kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai upaya mencegah risiko ISPA.

Sekayu, Muba – Upaya melindungi masyarakat dari risiko gangguan saluran pernapasan terus dilakukan Pemkab Musi Banyuasin. Senin (24/08/2026), Dinkes Muba turun langsung ke jalan membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di depan Kantor Dinkes Muba.

Sebanyak 1.000 lembar masker dibagikan dalam kegiatan tersebut. Aksi ini menjadi langkah preventif Dinkes Muba untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan pernapasan, terutama ketika kondisi lingkungan berpotensi meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Plt Kepala Dinkes Ardiansyah melalui Sekretaris Dinkes Muba Prima Karolina SKM., MSi, bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lilia Rosa, SE., M.Kes, turun langsung membagikan masker. Kegiatan ini turut melibatkan Ketua Tim Kerja Penyakit Tidak Menular (PTM), Epih SKM., MSi, beserta jajaran.

Prima mengatakan, pembagian masker tidak sekadar membagikan alat pelindung, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan pernapasan.

“Masker dapat digunakan sebagai salah satu upaya perlindungan, terutama ketika berada di lingkungan yang berisiko. Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta menggunakan masker sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Selain pembagian masker di depan Kantor Dinkes Muba, lanjutnya sesuai arahan Kadinkes kegiatan serupa ini dilaksanakan secara serentak di seluruh puskesmas di Kabupaten Muba pada hari ini. “Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat hingga tingkat pelayanan kesehatan terdekat,”tandasnya.

Dinkes Muba juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan kesehatan pernapasan. Penggunaan masker, menjaga kebersihan tangan dan lingkungan, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan gangguan pernapasan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah risiko ISPA.

Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH mengapresiasi gerakan tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Saya mengajak seluruh warga Muba untuk disiplin menjaga kesehatan, menggunakan masker saat diperlukan, dan menerapkan pola hidup bersih serta sehat agar risiko ISPA dapat kita cegah bersama,” tegas Bupati Toha.

Pemdes Tanjung Baru Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga, Tiga Bulan Sekaligus

0
Pemerintah Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin, menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat untuk periode Juli, Agustus, dan September. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tanjung Baru Sarkowi, S.Hum., bersama staf desa dan BPD.

BANYUASIN — Pemerintah Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat untuk periode Juli, Agustus, dan September.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya warga yang terdata sebagai penerima bantuan.

Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Desa Tanjung Baru Sarkowi, S.Hum., bersama staf desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Proses penyaluran dilakukan dengan mengedepankan ketertiban serta memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak.

Kepala Desa Tanjung Baru, Sarkowi, S.Hum., mengatakan bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap bantuan pangan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Sarkowi.

Menurutnya, pemerintah desa bersama BPD dan seluruh perangkat desa berkomitmen mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga penerima.

Keterlibatan staf desa dan BPD dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan serta pelayanan kepada masyarakat selama proses penyaluran berlangsung.

Dengan adanya bantuan pangan untuk tiga bulan sekaligus, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat Desa Tanjung Baru dapat sedikit terbantu, sekaligus memperkuat kepedulian pemerintah terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga.

Pemerintah Desa Tanjung Baru menegaskan, pelayanan kepada masyarakat dan penyaluran program bantuan akan terus diupayakan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Suprene

930 Jiwa Terdampak Gempa di Desa Kotagana-Mauponggo, Kades Siprianus: Kebutuhan Mendesak Pengungsi Belum Terpenuhi

0
Pascagempa Flores, sekitar 930 Jiwa di Desa Kotagana Masih Bertahan di Tengah Keterbatasan.

Nagekeo, Investigasi.News — Sebanyak 248 kepala keluarga atau sekitar 930 jiwa di Desa Kotagana, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, masih bertahan dalam kondisi terbatas setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores.

Berdasarkan hasil assessment lapangan pada 23 Agustus 2026, sebanyak 120 rumah warga mengalami kerusakan, terdiri dari 70 rumah rusak berat dan 50 rumah rusak sedang. Kerusakan tersebut menyebabkan sebagian warga tidak dapat kembali menempati rumah mereka dan memilih bertahan di tempat pengungsian dengan fasilitas seadanya.

Desa Kotagana terdiri dari empat dusun yang lokasinya cukup berjauhan. Warga mengungsi di dusun masing-masing dengan dua posko utama dan sejumlah posko mandiri. Kondisi tersebut membuat proses distribusi bantuan menjadi tantangan karena masyarakat terdampak tersebar di banyak titik.

Namun, berdasarkan konfirmasi media kepada Kepala Desa Kotagana, Siprianus Peu, Senin (24/8/2026), masyarakat sebenarnya sudah menerima sejumlah bantuan dari berbagai pihak. Bantuan tersebut masuk melalui posko desa maupun disalurkan langsung ke sejumlah posko dusun.

Siprianus menjelaskan, dari dapur umum posko utama telah diterima 240 kilogram beras, 16 dos air mineral dan 15 papan telur. Kemudian dari tanggap darurat desa disalurkan 200 kilogram beras dan 10 dos mi instan.

Bantuan juga datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang disalurkan langsung ke Posko Dusun III berupa beras, mi instan, telur dan air mineral. Selain itu, terdapat bantuan dari para donatur berupa 500 kilogram beras, bantuan dari Pemuda Nagekeo berupa paket mi dan susu, bantuan dari TLM berupa 15 paket beras dan mi serta bantuan dari Bikers Lintas Flores dalam bentuk paket kebutuhan masyarakat.

Menurut Siprianus, sebagian bantuan tersebut disalurkan melalui posko desa, sementara bantuan lainnya langsung diberikan ke posko-posko pengungsian di dusun. Pada Senin (24/8), bantuan dari Dompet Kuafa juga dijadwalkan masuk. Pemerintah Kabupaten Nagekeo, kata dia, telah diinformasikan bahwa pada hari yang sama akan dilakukan pendistribusian CPP atau Cadangan Pangan Pemerintah.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, informasi bahwa masyarakat Desa Kotagana belum menerima bantuan sama sekali perlu diluruskan. Faktanya, sejumlah bantuan telah diterima dari pemerintah, organisasi, partai politik, komunitas, donatur dan kelompok masyarakat.

Persoalannya kini bukan semata-mata tidak adanya bantuan, melainkan apakah bantuan yang telah diterima tersebut sudah mampu memenuhi kebutuhan sekitar 930 jiwa yang terdampak dan tersebar di empat dusun serta sejumlah titik pengungsian.

Hasil assessment menunjukkan kondisi kelompok rentan masih menjadi perhatian serius. Dari 930 jiwa terdampak terdapat 54 balita, lima ibu hamil, 43 penyandang disabilitas, 140 lansia dan 20 lansia yang sedang sakit.

Kelompok tersebut membutuhkan perhatian khusus selama berada di pengungsian. Balita membutuhkan makanan bergizi, susu, popok dan perlengkapan kebersihan. Ibu hamil membutuhkan asupan makanan bergizi, pemeriksaan kesehatan dan tempat beristirahat yang layak. Sementara penyandang disabilitas, lansia dan warga yang sakit membutuhkan pelayanan serta dukungan khusus.

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas penting di Desa Kotagana juga dilaporkan mengalami kerusakan, antara lain kantor desa, pustu, BUMDes, fasilitas air, sejumlah sekolah dan tempat ibadah. Jalan di Dusun III dan Dusun IV juga mengalami retakan.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan warga masih cukup besar. Masyarakat membutuhkan beras, bahan pangan, makanan bergizi untuk balita, susu untuk balita dan ibu hamil, obat-obatan, perlengkapan kesehatan, air bersih, air minum, selimut, terpal, tenda darurat, popok bayi, perlengkapan kebersihan bayi, pakaian bayi serta tandon atau profil tank air.

Dengan jumlah warga terdampak mencapai sekitar 930 jiwa, kebutuhan bantuan diperkirakan masih akan berlangsung selama masa tanggap darurat. Terlebih, sebagian warga masih harus bertahan di bawah terpal karena rumah mereka mengalami kerusakan dan tidak lagi aman untuk ditempati.

Bantuan memang sudah mulai berdatangan. Namun, perhatian terhadap Desa Kotagana tetap diperlukan agar tidak ada warga terdampak, terutama balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, lansia dan warga sakit, yang terlewat dalam proses penanganan pascagempa.

(Severinus T. Laga)

Makmun Lubis Dipulangkan ke Kampung Halaman, Dinsos Agam Antar hingga Bukittinggi

0
Makmun Lubis saat dipulangkab ke Sumut

AGAM — Kepedulian Pemerintah Kabupaten Agam terhadap warga terlantar kembali ditunjukkan. Seorang kakek berusia 76 tahun, Makmun Lubis, warga Tarlola, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang ditemukan terlantar di wilayah Kabupaten Agam, akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya, Senin (24/8/2026).

Makmun sebelumnya diantar masyarakat ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Agam setelah ditemukan dalam kondisi kebingungan dan tidak memiliki uang untuk melanjutkan perjalanan pulang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, bersama Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Hasneril serta jajaran Bidang Rehsos langsung menangani Makmun. Langkah awal dilakukan dengan memastikan identitas dan alamat yang bersangkutan melalui pengecekan data kependudukan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Agam.

Setelah alamat Makmun dipastikan, Dinas Sosial Kabupaten Agam kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal untuk memastikan keberadaan keluarga serta pemerintah desa di kampung halamannya.

Villa Erdi mengatakan, penanganan terhadap Makmun dilakukan sesegera mungkin setelah yang bersangkutan tiba di Kantor Dinas Sosial.

“Pagi ini Makmun diantar masyarakat ke kantor Dinas Sosial. Kami langsung bergerak cepat melalui Bidang Rehsos untuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal dan memastikan keluarga yang bersangkutan,” ujar Villa Erdi.

Setelah proses koordinasi dan administrasi selesai, Makmun didampingi Pekerja Sosial (Peksos) Erizal, Erianto, dan Nola diantar menuju Bukittinggi.

Dari Bukittinggi, Makmun kemudian dititipkan kepada awak bus Family Transport untuk melanjutkan perjalanan menuju kampung halamannya di Tarlola, Kabupaten Mandailing Natal.

Proses pemulangan tersebut dilakukan dengan memastikan perjalanan Makmun tetap terkoordinasi hingga sampai ke daerah tujuan. Setibanya di Tarlola, Makmun telah ditunggu oleh Kepala Desa Tarlola, Ahmad Nawawi Siregar, bersama pihak keluarga untuk menerima kepulangannya.

Kisah Makmun bermula ketika dirinya ikut ke Padang bersama tetangga untuk mengantar anak kuliah. Dalam perjalanan pulang, kendaraan yang ditumpanginya berhenti di kawasan Tanjung Mutiara untuk makan.

Makmun kemudian turun dari kendaraan untuk pergi ke kamar kecil. Namun, saat kembali, kendaraan tersebut ternyata sudah meninggalkan lokasi.

“Saya ke kamar kecil. Setelah keluar, mobil sudah berangkat dan saya ditinggal. Saya bingung mau ke mana karena tidak punya uang. Untung saya diselamatkan masyarakat dan diantar ke kantor polisi. Pagi ini saya diantar ke Dinas Sosial,” tutur Makmun.

Kondisi tersebut membuat Makmun terlantar hingga akhirnya mendapatkan pertolongan masyarakat sebelum kemudian ditangani Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial.

Koordinasi lintas daerah pun dilakukan. Riki, dari Bidang Rehsos Dinas Sosial Mandailing Natal, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Agam, khususnya Dinas Sosial, yang telah memberikan perhatian dan perlindungan kepada Makmun selama berada di Agam.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Tarlola, Ahmad Nawawi Siregar. Sebelumnya, ia telah berkomunikasi melalui video call dengan Makmun yang difasilitasi Kepala Bidang Rehsos Dinas Sosial Kabupaten Agam.

Pihak desa dan keluarga memastikan siap menyambut kepulangan Makmun di Tarlola.

Pemulangan tersebut menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Agam, Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal, pemerintah desa, masyarakat, serta pihak transportasi dalam membantu warga yang mengalami kondisi terlantar agar dapat kembali kepada keluarganya.

Bagi Makmun, perjalanan tersebut bukan sekadar perjalanan menuju kampung halaman, tetapi menjadi momen untuk kembali berkumpul bersama keluarga setelah sempat terlantar dan kehilangan arah di daerah orang.

Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial memastikan penanganan dan pemulangan warga terlantar dilakukan secara layak, aman, dan terkoordinasi hingga yang bersangkutan dapat kembali kepada keluarga dan lingkungan asalnya di Tarlola, Sumatera Utara.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Agam Benni Warlis dalam memberikan pelayanan dan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang mengalami kondisi terlantar di wilayah Kabupaten Agam.

Daji

Sertijab Sekda Kabupaten Solok, Masheri Yanda Boy Siap Perkuat Soliditas Pemerintahan

0
Serah Terima Jabatan Sekda Kabupaten Solok, ( Foto: Kominfo)

Kab. Solok- Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt., M.T. kepada Masheri Yanda Boy, S.H., sebagai Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok di Aula Gedung C Setda Kabupaten Solok, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Solok, serta para Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan yang diawali oleh Jefrizal, S.Pt., M.T. dan dilanjutkan oleh Masheri Yanda Boy, S.H.

Dalam sambutannya, Jefrizal, S.Pt., M.T. menyampaikan bahwa pelantikan dan serah terima jabatan tersebut menjadi pertanda keberlanjutan pemerintahan Kabupaten Solok menuju arah yang lebih baik.

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan selama kurang lebih tiga bulan dirinya menjalankan amanah sebagai Pj. Sekda.

“Selama tiga bulan kami diamanahkan sebagai Pj. Sekda, tentu tidak akan mampu menjalankan tugas tanpa bantuan dan dukungan rekan-rekan semua. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan yang telah diberikan,” ujarnya.

Jefrizal juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam pelaksanaan tugas kelembagaan maupun secara pribadi.

Sementara itu, Masheri Yanda Boy, S.H. menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan sebagai Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok.
Ia menegaskan bahwa tugas tersebut akan dijalankan melalui kerja sama dan kolaborasi bersama seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Saya yakin saya tidak akan bekerja sendiri. Saya akan bekerja sama dengan bapak dan ibu semua. Kita bekerja untuk Kabupaten Solok,” ungkapnya.

Masheri menyampaikan empat hal yang menjadi perhatian bersama, yaitu soliditas pemerintahan, disiplin dan akuntabilitas, percepatan dalam mengatasi berbagai persoalan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Jefrizal atas pengabdian selama menjabat sebagai Pj. Sekda serta kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi bagi Kabupaten Solok.

“Saya mohon agar saya dapat diterima di Kabupaten Solok ini. Mudah-mudahan kita bisa terus berkolaborasi untuk Kabupaten Solok,” tutupnya.

Wako Zulmaeta: Kekompakan dan Sinergi Forkopimda Perkuat Pembangunan untuk Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Payakumbuh

0
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama unsur Forkopimda Kota Payakumbuh berfoto bersama usai Rapat Koordinasi Forkopimda, Senin (24/8/2026).

Payakumbuh — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menilai kekompakan, kolaborasi, dan sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau seluruh unsur Forkopimda dapat bergerak bersama dan saling menguatkan, berbagai agenda daerah akan lebih mudah kita kawal sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat,” kata Zulmaeta saat Rapat Koordinasi Forkopimda Kota Payakumbuh, Senin (24/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Ulil Azmi, dan Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Adiswarna Chainur Putra.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Danyon 131 Braja Sakti Letkol Inf. Indra Agus Suharyono, Dandenzipur 2/PS Kapten Czi Anasya Nedya Grahadi, Kepala Kesbangpol Kota Payakumbuh Dipa Surya Persada, serta sejumlah undangan lainnya.

Zulmaeta mengatakan pembangunan daerah membutuhkan dukungan lintas sektor dan tidak dapat berjalan dengan mengandalkan satu institusi. Setiap unsur Forkopimda memiliki peran strategis sesuai kewenangan masing-masing sehingga komunikasi dan koordinasi perlu terus dipelihara.

Menurutnya, sinergi antarlembaga juga penting untuk memastikan berbagai agenda daerah dapat dikawal sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Jangan sampai koordinasi baru berjalan ketika ada masalah. Kita perlu membangun komunikasi sejak awal agar setiap persoalan dapat diantisipasi dan diselesaikan bersama,” ujarnya.

Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta mengatakan kepolisian siap memperkuat kerja sama dengan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi salah satu prasyarat agar aktivitas pemerintahan, perekonomian, dan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Kami bersama unsur Forkopimda berkomitmen menjaga Payakumbuh tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman,” katanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Ulil Azmi mengatakan koordinasi Forkopimda juga menjadi sarana memperkuat deteksi dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Adiswarna Chainur Putra, dan Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra turut menyatakan dukungan terhadap penguatan komunikasi dan kerja sama antarlembaga.

Mereka menilai kolaborasi lintas institusi penting untuk mempertahankan stabilitas daerah sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Zulmaeta menegaskan sinergi Forkopimda harus dibangun secara konsisten dan tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan.

Koordinasi secara rutin, kata dia, dapat mempercepat pertukaran informasi, menyamakan langkah, serta membantu setiap lembaga mengambil tindakan sesuai kewenangannya.

“Stabilitas keamanan dan ketertiban merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan. Karena itu, hubungan kerja yang harmonis antarlembaga harus terus kita jaga agar program pemerintah dapat berjalan sesuai target,” katanya.

Ia berharap seluruh unsur Forkopimda terus bergerak dalam satu arah untuk menjaga kondusivitas daerah, mengawal pembangunan, dan memastikan hasil pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita ingin seluruh kekuatan daerah bergerak dalam satu arah, menjaga kondusivitas, mengawal pembangunan, dan memastikan hasil akhirnya benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat Payakumbuh,” pungkas Zulmaeta. (Oyon)

Wali Kota Zulmaeta Kukuhkan Pengurus Alumni SMKN 1 Payakumbuh Wilayah Payakumbuh – Limapuluh Kota

0
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama pengurus dan alumni SMKN 1 Payakumbuh Wilayah Paliko berfoto bersama usai pengukuhan Pengurus Alumni periode 2026–2030.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengukuhkan Pengurus Alumni SMK Negeri 1 Kota Payakumbuh Wilayah Payakumbuh-Limapuluh Kota (Paliko) periode 2026-2030 di pelataran BWS Sumatera V Batang Agam, Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Senin (24/8/2026).

Pengukuhan tersebut diikuti sekitar 250 alumni SMKN 1 Kota Payakumbuh dari berbagai angkatan. Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Kepala SMKN 1 Kota Payakumbuh, serta sejumlah tamu undangan.

Sebanyak 37 pengurus dari angkatan 1982 hingga 1987 dikukuhkan untuk menjalankan roda organisasi alumni selama periode 2026-2030. Musmiral, alumni angkatan 1982, dipercaya sebagai Ketua Pengurus Alumni SMKN 1 Kota Payakumbuh Wilayah Paliko.

Zulmaeta menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat kekompakan dan solidaritas alumni sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Payakumbuh.

“Selamat untuk pengurus yang baru. Semoga dengan pengurus yang baru ini akan dapat membawa ikatan alumni ini semakin kompak dan solid dalam kepentingan dan kemajuan bersama untuk Kota Payakumbuh yang kita cintai ini,” ujar Zulmaeta.

Menurut dia, persatuan lintas angkatan penting untuk menjaga nama baik almamater sekaligus memperkuat peran alumni di tengah masyarakat.

“Kami berharap ke depan semakin kompak dan bersatu dalam membawa nama SMKN 1 Kota Payakumbuh semakin terdepan,” katanya.

Zulmaeta juga menegaskan keterbukaan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap saran, masukan, dan kritik dari alumni sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah.

“Kami dari Pemko Payakumbuh sangat menerima saran, masukan dan kritik terhadap kemajuan daerah yang kita cintai ini. Kita ingin Payakumbuh menjadi daerah kecil yang nantinya mampu dipertimbangkan oleh daerah-daerah besar,” ungkapnya.

Ia mengajak pengurus dan seluruh alumni memperkuat sinergi dengan pemerintah sehingga keberadaan organisasi alumni dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami mengimbau dan mengajak kepada pengurus dan seluruh alumni untuk ke depan dapat semakin mempererat dan memperkuat sinergitas dengan pemerintah. Mari kita bangun Kota Payakumbuh bersama untuk kemaslahatan seluruh warga di Kota Payakumbuh,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Alumni SMKN 1 Kota Payakumbuh Wilayah Paliko periode 2026-2030, Musmiral, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan para alumni kepadanya bersama jajaran pengurus.

Ia mengatakan organisasi alumni tidak hanya berfungsi sebagai wadah menjaga silaturahmi antarlulusan, tetapi juga menjadi ruang untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, serta memberikan kontribusi bagi almamater dan daerah.

“Kepercayaan ini merupakan amanah yang akan kami jalankan bersama. Kami berharap seluruh alumni dari berbagai angkatan dapat terus menjaga kekompakan dan kebersamaan, karena kekuatan organisasi alumni terletak pada persatuan seluruh anggotanya,” ujar Musmiral.

Musmiral mengajak seluruh alumni tidak menjadikan perbedaan angkatan sebagai sekat, tetapi sebagai kekuatan untuk membangun komunikasi dan kerja sama.

“Kita memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda, tetapi kita memiliki satu almamater yang sama. Karena itu, mari kita satukan langkah dan pemikiran untuk membesarkan organisasi alumni serta memberikan manfaat bagi SMKN 1 Kota Payakumbuh dan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan komitmen pengurus untuk membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah dan Pemerintah Kota Payakumbuh. Alumni, kata dia, siap memberikan sumbangsih pemikiran maupun tenaga sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk mendukung kemajuan daerah.

Musmiral berharap kepengurusan periode 2026-2030 menjadi momentum untuk menghidupkan kembali berbagai kegiatan alumni, mempererat silaturahmi lintas angkatan, dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi almamater serta masyarakat.

Pengukuhan kemudian ditutup dengan kegiatan silaturahmi dan kebersamaan antarpeserta dari berbagai angkatan, yang menunjukkan kuatnya ikatan persaudaraan para lulusan SMKN 1 Kota Payakumbuh. (Oyon)