Medan, investigasi.news – Sampai dengan Minggu 19 Juli 2026 kepala Fuel Terminal Medan Group, Teddy Manuputty belum juga dicopot dari jabatannya. Hal itu menyusul antrian panjang di SPBU di Medan sekitarnya masih terus berlanjut.
Pantauan investigasi.news di lapangan, antrian panjang untuk mendapatkan BBM pertalite di SPBU di Medan Utara belum menunjukkan perubahan.
“Masalahnya bukan pada kekurangan awak mobil tangki (AMT) Pertamina. Sangat kita sayangkan adanya pembohongan publik atas terjadinya kelangkaan BBM di SPBU di Medan sekitarnya. Mendatangkan supir dari Aceh dan perbantuan supir lainnya sia-sia”, kata Abdurrahman (54) warga Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.
“Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri harus bertanggung jawab atas kelangkaan BBM di SPBU di Medan Sumatera Utara, cek ke Fuel Terminal Medan apa sebenarnya terjadi, ada perubahan apa di sana, sistem pengaturan pendistribusiannya benar apa tidak, harus dicek, jangan terima laporan aja”, jelas Abdurrahman.
“Kita Masyarakat yang resah atas kelangkaan BBM pertalite di SPBU minta kepada Dirut Pertamina segera mencopot Teddy Manuputty dari jabatan Kepala Fuel Terminal Medan (FTM). Sejak beliau menjabat BBM langka di SPBU di Medan Sumatera Utara”, jelas Abdurrahman.
Hingga kini belum ada tanda-tanda normal atas pendistribusian BBM di SPBU di Medan Sumatera Utara.
(Tim).




