Pidie Jaya, Investigasi.news — Memasuki lebih dari satu bulan pascabanjir bandang yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Pidie Jaya, jajaran Polri, khususnya Polres Pidie Jaya, terus hadir dan berjibaku di lapangan membantu masyarakat terdampak, Minggu (28/12/2025).
Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pembersihan material lumpur, penyediaan air bersih melalui water treatment, hingga pengoperasian dapur umum bagi warga.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Paisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., saat dihubungi media ini mengatakan bahwa Polri akan terus berada di tengah masyarakat, terutama di lokasi-lokasi terdampak banjir, guna memberikan bantuan kemanusiaan.
“Kami terus hadir di tengah-tengah warga dengan berbagai kegiatan sosial. Selain membantu pembersihan material lumpur, kami juga membuka dapur umum untuk makan siang dengan menyediakan sekitar 300 hingga 400 porsi per hari,” ujar Kapolres.
Selain itu, Polres Pidie Jaya juga menyiagakan water treatment guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang sebelumnya kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
“Kami melayani kebutuhan air bersih warga dengan menempatkan water treatment, serta melakukan pembersihan lumpur di masjid, musala, sekolah, dan fasilitas umum lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad (47), salah satu warga Desa Blang Cut, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran dapur umum dan penyediaan air bersih di desanya.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu, terutama dengan adanya air bersih. Sekarang lebih mudah dan dekat untuk mengambil air. Dapur umum juga sangat membantu, tinggal datang ambil lalu pulang. Mudah, cepat, dan sangat bermanfaat,” ujarnya.
Kehadiran Polres Pidie Jaya diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabanjir di wilayah tersebut.
(Herry)






