Banner iklan

Kampanyekan GERMAS di SDN 4 Bilalang, Dinkes Kotamobagu Dorong Siswa Terapkan Pola Hidup Sehat

More articles

KOTAMOBAGU, Investigasi.News — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di SDN 4 Bilalang, Jumat (25/9/2026), dengan mendorong siswa membiasakan aktivitas fisik, tidak merokok, mengonsumsi sayur dan buah, mencuci tangan pakai sabun, serta melakukan deteksi dini masalah kesehatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menanamkan perilaku hidup sehat sejak usia dini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat sekolah terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, dr. Wahdania Lali Mantang, M.Kes., mengatakan bahwa pembiasaan pola hidup sehat perlu dimulai sejak anak-anak agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“GERMAS bukan hanya tentang mengetahui pentingnya hidup sehat, tetapi bagaimana kebiasaan itu diterapkan secara konsisten. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong siswa agar aktif bergerak, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri, serta menjauhi rokok dan paparan asap rokok,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah merupakan tempat strategis untuk membangun pengetahuan, sikap, dan perilaku hidup sehat karena anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan pendidikan. Karena itu, keterlibatan siswa, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan pihak terkait sangat diperlukan agar pesan kesehatan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Dalam kampanye tersebut, sejumlah perilaku sehat menjadi fokus edukasi, di antaranya melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, memenuhi kebutuhan gizi melalui konsumsi sayur dan buah, serta menghindari kebiasaan merokok dan paparan asap rokok.

Selain itu, peserta juga didorong membiasakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan air mengalir untuk menjaga kebersihan dan membantu mencegah penularan penyakit. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dan deteksi dini juga ditekankan sebagai langkah mengenali risiko gangguan kesehatan sejak awal.

Kepala Dinas Kesehatan menambahkan, penerapan kebiasaan tersebut perlu mendapat dukungan bersama agar edukasi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan kampanye semata.

“Harapan kami, kebiasaan hidup sehat dapat diterapkan sejak dini dan menjadi budaya di sekolah maupun keluarga. Dengan begitu, risiko penyakit dapat ditekan, terutama Penyakit Tidak Menular (PTM), sehingga kualitas hidup masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Melalui kegiatan GERMAS di SDN 4 Bilalang, Dinkes Kota Kotamobagu berharap kesadaran tentang pentingnya pencegahan penyakit semakin meningkat. Pembiasaan perilaku hidup sehat sejak usia sekolah diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun generasi yang lebih sehat dan produktif.(**)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest