Beranda blog Halaman 4

Pemkab Asahan Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran

0
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H bersama masyarakat di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.

Asahan — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran, Sabtu (21/03/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan.

Sholat Idul Fitri tersebut dihadiri oleh Taufik Zainal Abidin Siregar selaku Bupati Asahan beserta keluarga, Wakil Bupati Asahan beserta keluarga, Dandim 0208/Asahan beserta keluarga, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Kepala OPD, para Camat serta ratusan jamaah yang memadati masjid.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadhan.

Ia juga menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Asahan telah melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, seperti Safari Ramadhan, pemberian bantuan beras kepada kaum dhuafa, serta pemberian tali asih kepada para ulama dan ustadz.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh jamaah dan masyarakat Kabupaten Asahan.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, kealpaan dan kesalahan yang telah saya lakukan selama memimpin Kabupaten Asahan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Asahan untuk terus bersinergi, berkolaborasi, dan saling menghargai dalam membangun daerah. Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja dengan tepat, cepat, ikhlas, tuntas, cerdas dan berkualitas sehingga berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Sidabutar

Bupati Asahan Pimpin Buka Puasa Bersama dan Lepas Peserta Pawai Malam Takbiran

0
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin memimpin kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan pelepasan peserta pawai malam takbiran di Aula Melati Kantor Bupati Asahan

Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar kegiatan berbuka puasa bersama yang dirangkai dengan Sholat Magrib berjamaah, makan malam bersama, Sholat Isya berjamaah serta pelepasan dan penyambutan peserta pawai malam takbiran dan kendaraan hias, Jumat (20/03/2026) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan dihadiri sekitar 200 orang tamu undangan dari unsur Forkopimda, tokoh agama serta jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., MAP, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan Nazaruddin, SH, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, SH., MIP, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, SH., SIK., MH, perwakilan Danlanal TBA Kapten Laut (P) Kuswanto, Ketua MUI Asahan H. Salman Abdullah Tanjung, MA, serta Ketua Imtaq Kabupaten Asahan Ahmad Qosim Marpaung, S.Ag., M.Si.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta tausiyah. Selanjutnya para tamu undangan melaksanakan berbuka puasa bersama yang dilanjutkan dengan Sholat Magrib berjamaah dan makan malam bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa gema takbir yang berkumandang menandakan datangnya 1 Syawal 1447 Hijriah setelah sebulan penuh umat Islam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

“Setelah sebulan penuh kita melaksanakan ibadah puasa dan berbagai ibadah sunnah lainnya, Insya Allah kita menjadi pribadi yang lebih bertaqwa dan dapat merasakan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri dengan sempurna,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan Pemerintah Kabupaten Asahan telah melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya Safari Ramadhan, peringatan malam Nuzulul Qur’an, pengajian rutin ba’da Zuhur, pemberian bantuan kepada kaum dhuafa, pengumpulan zakat, infak dan sedekah, hingga kegiatan silaturahmi Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam penanggulangan masalah kesejahteraan sosial serta pembinaan mental spiritual masyarakat, sejalan dengan visi Kabupaten Asahan untuk mewujudkan daerah yang sejahtera, religius, maju dan berkelanjutan.

Setelah rangkaian kegiatan tersebut, acara dilanjutkan dengan Sholat Isya berjamaah dan pelepasan serta penyambutan peserta pawai malam takbiran dan kendaraan hias dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Sidabutar

Bupati Solok Laksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H di Nagari Koto Laweh, Tekankan Persatuan di Tengah Perbedaan

0
Bupati Solok Jon Firman Pandu melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Taqwa Taratak Baru, Nagari Koto Laweh, bersama masyarakat dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Diskominfo – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Solok berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, melaksanakan Sholat Idul Fitri pada Sabtu (21/03/2026) di Masjid Taqwa Taratak Baru, Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Zulkifli, para Kepala OPD, Camat, Wali Nagari, serta tokoh masyarakat seperti Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang, dan masyarakat Nagari Koto Laweh. Bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan Sholat Idul Fitri tersebut adalah Buya Dr. Ramza Fatria Maulana.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli, selaku panitia Hari Besar Islam menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh jamaah yang hadir.

“Kami selaku panitia Hari Besar Islam mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Solok dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan yang sama kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok. Ia berharap seluruh amal ibadah selama bulan suci Ramadan dapat diterima oleh Allah SWT.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga setiap amal ibadah yang telah kita laksanakan selama bulan Ramadan diterima dan dilipatgandakan oleh Allah SWT,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti adanya perbedaan waktu pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada tahun ini. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan bijak dan tidak menjadikannya sebagai sumber perpecahan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, tahun ini terdapat perbedaan dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Namun, janganlah kita anggap hal ini sebagai perpecahan. Justru perbedaan inilah yang mengajarkan kita arti kebersamaan dan saling menghargai,” tambahnya.

Pada kesempatan itu Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah, sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Ia juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan generasi muda.

“Mari kita jadikan masjid sebagai sarana syiar Islam, tempat membina generasi muda yang religius dan cinta agama,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana ibadah dengan mengalokasikan bantuan sebesar Rp300 juta untuk kelanjutan pembangunan Masjid Taqwa Taratak Baru.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini menjadi momentum kebersamaan yang mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib dan lancar, serta menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar sesama masyarakat setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Dengan semangat Idul Fitri, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Solok dapat terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, berserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam orang tua beliau. Kegiatan ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada orang tua yang telah wafat, sekaligus menjadi bagian dari tradisi yang kerap dilakukan masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri.

Ziarah berlangsung dengan khidmat, diiringi doa bersama agar almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Bupati Solok Buka MUBES-SAS XXIV dan Konferensi IPPSA XXXIII

0
Bupati Solok Jon Firman Pandu membuka secara resmi MUBES-SAS XXIV dan Konferensi IPPSA XXXIII sebagai momentum mempererat silaturahmi dan merumuskan program kerja organisasi ke depan.

Diskominfo – Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH secara resmi membuka Musyawarah Besar Sulit Air Sepakat (MUBES-SAS) ke-XXIV dan Konferensi Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air (IPPSA) ke-XXXIII yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Sabtu (22/03/26).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antar perantau dan masyarakat Sulit Air, sekaligus sebagai wadah untuk merumuskan program kerja organisasi ke depan yang lebih progresif dan berdampak bagi pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan apresiasi atas konsistensi organisasi SAS dan IPPSA dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta kontribusinya terhadap kemajuan kampung halaman.

“Melalui MUBES dan konferensi ini, saya berharap akan lahir gagasan-gagasan baru yang inovatif, serta kepengurusan yang solid dan amanah, sehingga organisasi ini dapat terus menjadi motor penggerak pembangunan, baik di ranah maupun di rantau,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya peran generasi muda yang tergabung dalam IPPSA untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga identitas budaya, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah di berbagai sektor.

Sementara itu, Ketua SAS Samsudin Muchtar dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MUBES-SAS ke-XXIV ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk terus memperkuat organisasi serta menjaga nilai-nilai adat dan kebersamaan masyarakat Sulit Air, baik di kampung halaman maupun di perantauan.

“Melalui MUBES ini, kita tidak hanya melakukan evaluasi organisasi, tetapi juga merumuskan arah kebijakan ke depan agar SAS tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman. Kami berharap seluruh peserta dapat berperan aktif memberikan kontribusi pemikiran terbaik demi kemajuan organisasi,” ungkap Ketua SAS.

Ia juga mengajak seluruh anggota SAS dan generasi muda IPPSA untuk terus bersinergi dan menjaga kekompakan, sehingga peran organisasi dalam pembangunan daerah semakin nyata dan dirasakan oleh masyarakat.

Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan bahwa MUBES-SAS XXIV dan Konferensi IPPSA XXXIII ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Sumatera Barat, yang merupakan bagian dari keluarga besar Sulit Air.

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Solok sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II, Kepala OPD, Camat, Wali nagari, Jajaran Pengurus SAS, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, niniak mamak, bundo kanduang, serta para perantau dan generasi muda Sulit Air.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, organisasi perantau, dan generasi muda dalam membangun Kabupaten Solok yang lebih maju dan sejahtera.

Bupati Agam Dorong Percepatan Pemulihan Sawah Lewat Metode SPM di Dangau Inspirasi

0
Agam
Bupati Agam, Benni Warlis, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis saat mengunjungi Dangau Inspirasi pada Minggu (22/3/2026). Daji

Agam, Sumatera Barat — Bupati Agam, Benni Warlis, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, mengunjungi Dangau Inspirasi pada Minggu (22/3/2026), dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus membahas langkah strategis pemulihan sektor pertanian pascabencana.

Kunjungan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi, serta Asisten III Setda Agam, Syatria. Momentum yang bertepatan dengan suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ini dimanfaatkan sebagai ajang diskusi dan rapat koordinasi terkait rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian, khususnya sawah terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Kabupaten Agam.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Agam berdialog langsung dengan Djoni, pencetus metode Sawah Pokok Murah (SPM) sekaligus pendiri Yayasan Dangau Inspirasi, Riset, dan Pengembangan Pedesaan. Diskusi berlangsung intens membahas strategi percepatan pemulihan lahan, termasuk penerapan metode SPM yang dinilai mampu menjadi solusi efektif dan efisien dalam memperbaiki kondisi sawah yang rusak.

Bupati Agam menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan para inovator di bidang pertanian untuk mempercepat kebangkitan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

“Pemulihan lahan pertanian harus dilakukan secara cepat dan tepat. Metode SPM ini menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan untuk mengembalikan produktivitas sawah masyarakat,” ujarnya.

Melalui koordinasi yang terjalin, diharapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian di Kabupaten Agam dapat berjalan lebih optimal, sehingga para petani dapat segera kembali berproduksi dan meningkatkan kesejahteraan mereka pascabencana.

-(Hasneril)

Pelaku Penusukan Ditangkap Tim Buser Polsek Pasaman

0
Olah TKP

PASAMAN BARAT,Investigasi.news – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Pasaman Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), berhasil meringkus seorang lelaki berinisial CS (34), yang diduga melakukan Penusukan di Blok C RT 05 Ophir Tengah Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo Pasbar kemarin.

Pelaku diringkus di sebuah rumah yang berada di Rambah, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB dini hari.

Kapolres Pasbar AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kapolsek Pasaman AKP Zulfikar membenarkan bahwa adanya peristiwa penganiayaan hingga berujung kepada penusukan terhadap korban bernama Amsal Pardede (38), “kata Zulfikar.

Dikatakan Zulfikar, peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kontrakan yang berada di Blok C RT 05 Ophir Tengah Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

“Pelaku merupakan karyawan koperasi milik korban. Berdomisili dan bertempat tinggal sama di rumah kontrakan sekaligus kantor koperasi di Blok C Jorong Ophir Tengah Nagari Ophir,” terangnya.

Dikatakan, kejadian tersebut berawal dari pertengkaran mulut antara korban dan pelaku, yang dipicu karena korban menutup pintu rumah dengan kuat, sehigga menimbulkan bunyi yang keras.

“Merasa tersinggung dengan korban, kemudian pelaku mengancam akan menikam korban sambil berjalan menuju dapur,” katanya.

Lanjutnya, setelah keluar dari dapur, pelaku membawa sebilah pisau kemudian menusukkan ke arah ulu hati, namun korban berhasil menangkis dengan menggunakan tangan kanan.

Merasa tidak puas, pelaku kembali menyerang ke arah tubuh korban sebanyak 10 kali, namun korban berhasil menghindar dan berlari ke luar rumah untuk mencari pertolongan.

“Korban bertemu dengan seorang warga setempat, lalu meminta bantuan untuk mengantarkan ke rumah saksi Repan Zebua,” tuturnya.

Sesampai di rumah saksi, korban baru menyadari bahwa pada bagian perut sebelah kanan mengalami luka robek akibat tusukan yang dilakukan oleh pelaku dan mengeluarkan banyak darah.

“Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak Pasbar, untuk mendapatkan pertolongan secara medis,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, tim Opsnal langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan penyelidikan serta meminta keterangan dari para saksi.

Dari hasil penyelidikan, pelaku melarikan diri ke arah Kinali, tim Opsnal yang dipimpin Wakapolsek Pasaman Iptu Lamhot Nababan Tim dan Kanit Reskrim Ipda Luthfi Basrian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Berselang waktu lima jam, pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan di daerah Rambah Kecamatan Kinali,” sebutnya.

Dijelaskan, pelaku merupakan warga Huta III Desa Pokan Baru Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, yang berdomisili sementara di Nagari Ophir Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasbar.

“Adapun motif dari perbuatan pelaku diduga karena sakit hati terhadap korban,” pungkasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pasaman untuk proses hukum lebih lanjut. (Malin)

Dana Rp2 Triliun Kasus Montara Disorot, Dugaan Data Fiktif dan Peran Bank BRI Dipertanyakan

0
Montara
Surat Permohonan Mediasi Penyelesaian Pembayaran Ganti Rugi Tumpahan Minyak Montara.

NTT, Investigasi.News – Kasus tumpahan minyak Montara kembali mencuat ke permukaan setelah terungkap adanya dana ganti rugi sebesar Rp2 triliun yang diduga telah masuk ke rekening di Bank BRI, namun belum sepenuhnya tersalurkan secara adil kepada para korban.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum LP2TRI, Hendrikus Djawa, berdasarkan hasil koordinasi dan penelusuran yang dilakukan pihaknya terhadap laporan masyarakat terdampak.

LP2TRI mengungkap bahwa pihaknya telah menindaklanjuti pengaduan masyarakat dengan menelusuri alur dana kompensasi kasus Montara. Hasilnya, ditemukan bahwa dana sekitar Rp2 triliun diduga telah tersedia di Bank BRI.

Namun, sejumlah pihak dilaporkan telah menerima kompensasi, sementara sebagian korban lainnya justru belum memperoleh hak mereka. “Ini menimbulkan pertanyaan besar terkait keadilan dalam penyaluran dana. Mengapa ada yang menerima dan ada yang tidak,” ujar Hendrikus.

Menindaklanjuti hal tersebut, LP2TRI telah menyurati Presiden RI dan melakukan pertemuan lintas kementerian pada 24 April 2025, yang melibatkan Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Lingkungan Hidup, serta pihak perusahaan Montara.

Dalam forum tersebut, terungkap bahwa dana kompensasi berasal dari luar negeri, sehingga penanganannya kemudian dilimpahkan ke Kementerian Luar Negeri.

LP2TRI terus berkoordinasi untuk memastikan kejelasan penyaluran dana, namun prosesnya terkendala situasi global, termasuk konflik Iran–Israel, sehingga penanganan di tingkat kementerian belum menunjukkan progres signifikan.

Di sisi lain, LP2TRI juga menemukan indikasi pelanggaran hukum dalam proses penyaluran dana. Diduga terdapat penerima yang bukan korban sah, melainkan menggunakan dokumen palsu atau data manipulatif.

Kasus ini telah dibahas bersama jajaran Polda, termasuk Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Intelijen. Saat ini, penanganan perkara disebut berada di bawah penyidik yang telah ditunjuk. Rencana pemeriksaan lapangan juga akan dilakukan, termasuk di wilayah Rote, untuk memverifikasi data penerima.

Peran Bank BRI dalam pengelolaan dana tersebut turut menjadi perhatian. Hingga saat ini, pihak bank telah dipanggil oleh penyidik sebanyak dua kali untuk dimintai keterangan.

LP2TRI menilai, sebagai lembaga pengelola dana, bank memiliki tanggung jawab untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas distribusi, termasuk terkait jumlah dana yang telah disalurkan serta bunga yang dihasilkan dari dana tersebut.

Kasus ini juga telah dibawa ke tingkat nasional dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat di Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) di Senayan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian dan memberikan kejelasan hukum serta keadilan bagi seluruh korban.

LP2TRI menegaskan bahwa prinsip keadilan harus menjadi dasar dalam penyelesaian kasus ini. Dana yang masih tersisa, termasuk bunga bank, diharapkan dapat dialokasikan kepada korban yang belum menerima kompensasi.

Selain itu, pemerintah juga mengakui adanya kerugian negara akibat tumpahan minyak Montara. Namun hingga saat ini, pihak perusahaan disebut belum memenuhi kewajiban pembayaran kompensasi kepada negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank BRI, pemerintah, dan perusahaan terkait belum memberikan keterangan resmi. LP2TRI akan terus mengawal proses ini hingga tuntas dan mendorong transparansi agar penyaluran dana tepat sasaran dan adil bagi korban.

Severinus T. Laga

Mahyeldi Ansharullah Salat Idulfitri Bersama Ribuan Masyarakat di Padang

0
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H bersama ribuan masyarakat di halaman Kantor Gubernur, Padang, Sabtu (21/3/2026).

PADANG — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M bersama ribuan masyarakat di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (21/3/2026).

Pelaksanaan salat Idul Fitri tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengajak seluruh umat Islam untuk meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, sekaligus menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kepedulian sosial.

“Dalam suasana penuh kebahagiaan ini, mari kita tingkatkan rasa syukur kepada Allah SWT, serta menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat ukhuwah dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Mahyeldi.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan empat pesan penting kepada masyarakat.

Pertama, menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan Idul Fitri. Ia mengimbau aparat serta seluruh pihak terkait untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar.

Kedua, memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial. Menurutnya, Idul Fitri merupakan momentum saling memaafkan serta berbagi kebahagiaan, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menunjukkan solidaritas dengan membantu saudara-saudara di Palestina.

Ketiga, mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan mudik dan arus balik. Gubernur mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan.

Keempat, mempertahankan nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan, seperti disiplin, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.

“Jangan sampai kebiasaan baik selama Ramadan hilang setelah Idul Fitri. Mari kita lanjutkan semangat ibadah dan berbagi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat Sumbar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi yang bertindak sebagai khatib menyampaikan pentingnya menumbuhkan sikap takwa dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT sekaligus membangun hubungan harmonis dengan sesama manusia.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tingkat provinsi tersebut berlangsung khusyuk dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat persatuan dan ukhuwah Islamiyah masyarakat Sumatera Barat. (adpsb/nov/bud)

Mahyeldi Ansharullah Gelar Silaturahmi Idulfitri Bersama Masyarakat di Istana Gubernuran Padang

0
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyambut dan bersalaman dengan masyarakat usai pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H dalam kegiatan silaturahmi di Istana Gubernuran, Padang, Sabtu (21/3/2026). Acara tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai momentum mempererat ukhuwah dan kebersamaan.

PADANG — Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menggelar kegiatan silaturahmi (Eid Mubarak) bersama masyarakat di Istana Gubernuran, Padang, Sabtu (21/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan masyarakat dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

“Pada momentum Idul Fitri ini, kami menggelar silaturahmi bersama masyarakat sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadan sebulan penuh,” ujar Mahyeldi.

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen tersebut sebagai ajang mempererat tali persaudaraan, sekaligus berbagi kebahagiaan dan saling mendoakan.

“Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk memperkuat ukhuwah, saling bertukar doa, serta membangun harapan agar Sumatera Barat semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumbar, khususnya bagi yang belum berkesempatan hadir secara langsung.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan keluarga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumbar dimana pun berada,” tuturnya.

Menurut Mahyeldi, silaturahmi memiliki banyak manfaat, di antaranya memperkuat hubungan antarsesama (hablumminannas), serta membawa keberkahan dalam kehidupan.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Salah seorang warga, Fanny Novita, mengaku senang dapat bersilaturahmi langsung dengan Gubernur.

“Kami sangat senang bisa bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan Gubernur dan keluarga. Suasananya hangat dan penuh kekeluargaan,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemerintah Kota Padang, tokoh masyarakat, akademisi, perbankan, BUMN, serta masyarakat umum.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat Idul Fitri sebagai momentum mempererat persatuan dan ukhuwah di tengah masyarakat. (adpsb/nov/bud)

Gubernur Mahyeldi Gelar Open House Hari Kedua Idul Fitri Bersama Kepala Daerah se-Sumbar

0
Mahyeldi menyampaikan open house menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi

PADANG — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah kembali menggelar kegiatan open house dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 H di kediamannya, Minggu (22/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumbar beserta jajaran perangkat daerah masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan open house menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

“Ini hari kedua dan hari terakhir kita melaksanakan open house dalam momentum Idulfitri tahun ini. Kemarin bersama masyarakat umum, hari ini bersama bupati dan wali kota. Alhamdulillah, silaturahmi ini berjalan lancar dan penuh kehangatan,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, Idulfitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah serta membangun kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.

“Silaturahmi ini penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memahami berbagai dinamika di daerah sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan,” tegasnya.

Mahyeldi juga menekankan pentingnya menjaga tradisi open house sebagai bagian dari budaya pemerintahan yang inklusif dan mempererat hubungan antar pemangku kepentingan.

“Insya Allah tradisi ini akan terus kita lanjutkan pada tahun-tahun berikutnya sebagai perekat kebersamaan,” katanya.

Sejumlah kepala daerah yang hadir antara lain Wali Kota Solok, Wali Kota Pariaman, Bupati Sijunjung, Bupati Agam, Bupati Padang Pariaman, Wali Kota Padang Panjang, Bupati Solok, Bupati Dharmasraya, serta Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat.

Sebelumnya, pada hari pertama, kegiatan open house juga dihadiri oleh Wali Kota Padang, Bupati Tanah Datar, Wakil Bupati Pesisir Selatan, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal serta perwakilan BUMN dan perbankan yang ada di Sumbar.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat Idulfitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan persatuan di tengah masyarakat. (adpsb/cen/bud)