Beranda blog Halaman 48

SOKSI Jember Kawal Langsung Pengukuran Lahan PTPN untuk Gerai Koperasi Merah Putih di Banjarsengon

0
SOKSI Jember Kawal Proses Pengukuran Lahan Untuk Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Banjarsengon

Jember, Investigasi.news- Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Jember turun tangan mengawal dan mendampingi proses pengukuran lahan milik PTPN di Kelurahan Banjarsengon, Jember, pada Kamis (27/8).

Lahan ini disiapkan sebagai lokasi pembangunan gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih guna mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Kegiatan pengukuran ini dihadiri oleh perwakilan manajemen PTPN, jajaran pengurus SOKSI Jember, perangkat Kelurahan Banjarsengon, serta pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.

Ketua SOKSI Jember, Tino Cahyono, menegaskan bahwa kehadiran lembaganya bertujuan menjembatani komunikasi antara korporasi, pemerintah, dan warga.

“Kami hadir untuk memastikan legalitas dan batas-batas lahan klir sejak awal. Gerai koperasi ini adalah modal penting untuk menghidupkan ekonomi warga Banjarsengon. SOKSI berkomitmen mengawal program ini sampai tuntas,” ujar Tino di lokasi.

Pembangunan gerai koperasi ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi produk UMKM lokal, penyedia kebutuhan pokok murah, serta sarana penyerapan tenaga kerja bagi pemuda setempat.

Pihak PTPN menyambut baik kerja sama pemanfaatan lahan ini sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.Proses pengukuran berlangsung kondusif.

Setelah tahap ini rampung, penandatanganan berkas administrasi akan segera dilakukan agar persiapan peletakan batu pertama (groundbreaking) bisa terlaksana dalam waktu dekat.

Apkasi Otonomi Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Solok Selatan

0
Bupati Solok Selatan H. Khairunas berjabat tangan dengan mitra dalam ajang Apkasi Otonomi Expo 2026.

Tangerang, 27 Agustus 2026 — Keikutsertaan Kabupaten Solok Selatan dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 menjadi momentum strategis untuk membuka peluang baru bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, perdagangan, serta investasi daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD), Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026), tersebut mempertemukan berbagai pemerintah daerah dengan pelaku usaha dan mitra potensial dari berbagai sektor.

Mengusung tema “Trade, Tourism, Investment & Procurement”, AOE 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk dan potensi daerah, tetapi juga membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk membangun jejaring dan menjajaki kerja sama yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kabupaten Solok Selatan memanfaatkan momentum tersebut dengan menampilkan berbagai potensi unggulan daerah, khususnya produk UMKM dan kerajinan, sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki kepada pasar yang lebih luas.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas hadir bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Selatan Ny. Erniati Khairunas serta jajaran perangkat daerah. Kehadiran tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong produk lokal agar semakin dikenal dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Bagi Solok Selatan, keikutsertaan dalam expo nasional seperti AOE bukan sekadar menghadirkan produk di sebuah stan. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk membuka akses pasar, memperluas jejaring usaha, menarik investasi, serta memperkenalkan potensi daerah kepada calon mitra dari luar daerah.

“Yang terpenting dari keikutsertaan ini adalah bagaimana promosi yang dilakukan dapat berlanjut menjadi kerja sama nyata dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” demikian arah yang diharapkan dari kehadiran Solok Selatan dalam ajang tersebut.

(Deno)

Terdampak Kabut Asap Kiriman, Pemkab Solsel Imbau Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

0
Kabut asap menyelimuti kawasan jalan di Solok Selatan, imbas asap kiriman dari wilayah sekitar.

Padang Aro – Pemerintah Kabupaten terus memantau perkembangan kondisi kabut asap yang berdampak pada kondisi udara di Solok Selatan. Selain itu pemerintah juga memastikan tidak ada titik api (hotspot) di wilayah yang rawan kebakaran, seperti kawasan perkebunan sawit.

Sekretaris Daerah Solok Selatan Dr. Syamsurizaldi mengatakan terdapat tiga kecamatan yang rawan terhadap titik api, yakni di Kecamatan Sangir Jujuan, Kecamatan Sangir Balai Janggo, dan Kecamatan Sangir Batang Hari.

“Yang rawan ada tiga kecamatan yang memiliki lahan sawit, tolong jadi perhatian. Kalau di kecamatan lain kan belum banyak yang budidaya sawit tapi di bawah rawan sekali. Mudah-mudahan tidak ada kejadian di tempat kita, tapi kita tetap antisipasi,” kata Syamsurizaldi, Kamis (27/8/2026) siang.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah kabupaten pun telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 326 Tahun 2026 Tentang Peringatan Dini Kewaspadaan Musim Kemarau.

Dalam surat edaran ini mencakup himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan.

Beberapa hal yang perlu dicermati mencakup kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi dampak musim kemarau dan cuaca ekstrem, khususnya kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, kebakaran permukiman, serta gangguan ketersediaan air bersih.

Kemudian memantau kondisi cuaca dan lingkungan secara berkala serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Plt. Kepala Dinas Perkim-LH dan Perhubungan Alfino Sendra mengatakan saat ini memang tidak terdapat hotspot di wilayah Solok Selatan menurut hasil pemantauan terakhir.

“Kabut asap yang terjadi saat ini di wilayah Solok Selatan merupakan kiriman dari wilayah tetangga seperti Jambi, Pekanbaru, dan kabupaten tetangga,” terangnya secara terpisah.

Meski begitu pemerintah menghimbau agar masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan secara berkelanjutan dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau, El Nino, cuaca ekstrem, dan potensi bencana lainnya.

Bersamaan dengan itu, pemerintah kabupaten pun telah mengeluarkan himbauan bagi masyarakat untuk mulai menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Pasalnya konsentrasi PM2.5 alias partikel udara sangat halus dapat berdampak bagi kesehatan.

Partikel ini berukuran kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer yang berbahaya bagi kesehatan, bisa masuk ke dalam alveoli paru-paru dan menembus aliran darah. Utamanya berasal dari asap kendaraan, pembakaran industri, rokok, dan kebakaran hutan. (Deno)

Wali Kota Solok Sidak Sejumlah Dinas, Tekankan Disiplin dan Kinerja ASN

0
Wali Kota Solok Sidak Sejumlah Dinas. ( Foto: Wahyu)

Kota Solok-invedtigasi.news-Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, didampingi Kepala BKPSDM serta Kepala Inspektorat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Solok, Rabu (26/8/2026).

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kedisiplinan aparatur, kehadiran pegawai, serta pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan kepada seluruh jajaran agar tidak menganggap ringan kewajiban melakukan absensi serta menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran dan kedisiplinan, menurutnya, merupakan bagian penting dari tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

“Absensi harus diperhatikan, begitu juga dengan kinerja. Kita semua harus bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing serta menaati seluruh aturan yang berlaku,” tegas Wali Kota.

Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemko Solok terus meningkatkan etos kerja, disiplin, profesionalitas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui sidak ini, Wali Kota berharap kedisiplinan dan kinerja seluruh jajaran Pemerintah Kota Solok semakin meningkat, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan secara optimal.( Wahyu)

Nakes di Labuhanbatu Dilaporkan Polisi Usai Protes Dana JKN dan BOK, Kuasa Hukum Buka Suara

0
Para tenaga kesehatan Puskesmas Tanjung Haloban didampingi kuasa hukum Beriman Panjaitan, S.H.,MH., dan Rekan di depan Kantor Polres Labuhanbatu. (dok.ist)

LABUHANBATU – Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, mendapatkan pendampingan hukum. Hal ini buntut dari laporan salah satu Nakes ke Polres Labuhanbatu atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/1066/VIII/2026/SPKT/Polres Labuhanbatu/Polda Sumatera Utara.`

Advokat Beriman Panjaitan, S.H., M.H. dari Kantor Hukum Beriman Panjaitan dan Rekan menyatakan pihaknya akan kooperatif memenuhi panggilan penyidik.

“Kami akan kooperatif memenuhi panggilan penyidik dan menjelaskan secara terang kronologis hingga terjadinya situasi yang berkembang di Puskesmas Tanjung Haloban. Kami berharap, proses hukum ini dapat mengungkap fakta yang sebenarnya,” ujar Beriman Panjaitan, Rabu (26/08/2026).`

Menurut Beriman, persoalan bermula dari adanya kritik dan protes sejumlah pegawai Puskesmas Tanjung Haloban. Kritik tersebut terkait transparansi dan pembayaran dana yang berkaitan dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Para Nakes mempertanyakan kebijakan pengelolaan dan pembayaran dana tersebut, termasuk hak jasa pelayanan yang menurut mereka belum diberikan atau belum dijelaskan secara transparan.

Beriman Panjaitan menilai, kritik dari bawahan terhadap kebijakan pimpinan seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.`

“Kalau ada anggota yang menyampaikan kritik mengenai pengelolaan anggaran, pembayaran hak, maupun transparansi, semestinya hal itu terlebih dahulu dijadikan bahan evaluasi oleh pimpinan. Kritik tidak selalu berarti serangan pribadi. Kritik bisa menjadi alarm untuk melakukan perbaikan,” kata Beriman.

Ia menegaskan, dalam institusi pelayanan publik transparansi dan akuntabilitas penting untuk menjaga kepercayaan pegawai dan masyarakat.

“Jangan sampai ketika ada kritik dan protes terkait transparansi, respons yang muncul justru laporan pidana terhadap orang yang menyampaikan kritik. Proses hukum juga harus mampu membedakan antara kritik, pengaduan, penyampaian pendapat dengan tuduhan yang memenuhi unsur pidana,” tegasnya.

Jenni Silalahi, salah satu tenaga kesehatan, menyatakan siap mengikuti proses hukum dan memberikan keterangan.

“Kami akan mengikuti proses hukum ini dan menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya di hadapan penyidik. Kami berharap laporan ini justru menjadi jalan untuk terbukanya fakta dan kebenaran mengenai persoalan yang kami hadapi,” ujar Jenni.`

Para Nakes berharap ada penjelasan terbuka mengenai pembayaran dan penggunaan dana JKN dan BOK agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Pihak Kantor Hukum Beriman Panjaitan dan Rekan menyatakan akan mendampingi kliennya dalam setiap tahapan proses hukum serta memastikan hak-hak hukum klien tetap terpenuhi. (Red/Rif)

Polres Solok Gelar Binrohtal Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Perkuat Iman dan Keteladanan

0

AROSUKA – Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dimanfaatkan jajaran Polres Solok untuk memperkuat keimanan, membangun mental yang tangguh, sekaligus meneguhkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, sekitar 200 personel Polres Solok bersama para Pejabat Utama mengikuti kegiatan yang digelar di Masjid Hj. Alisma Aliyus, Lubuk Lasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K., turut hadir bersama jajaran. Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an yang dibawakan Bripda Aprilio Habibilah dari Satresnarkoba Polres Solok, kemudian dilanjutkan tausiah agama oleh Ustaz Rudi Yonki dan doa bersama.

Di balik kegiatan keagamaan tersebut tersimpan pesan penting: tugas seorang anggota Polri bukan hanya membutuhkan kekuatan fisik dan keberanian, tetapi juga membutuhkan hati yang bersih, akhlak yang baik dan keimanan yang kuat.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Rudi Yonki mengajak seluruh personel meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW serta Nabi Ibrahim AS. Nilai keimanan, kesabaran, keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT dinilai sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Keteladanan Nabi mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan hanya terletak pada kemampuan menghadapi tantangan, tetapi juga pada kesanggupan menjaga hati, menahan diri dan tetap berbuat baik ketika menghadapi berbagai ujian.

Pesan tersebut menjadi sangat penting bagi setiap insan Polri. Ketika iman dan akhlak berjalan seiring dengan profesionalisme, maka pelayanan kepada masyarakat tidak sekadar menjadi kewajiban, tetapi berubah menjadi bentuk pengabdian yang memiliki nilai kemanusiaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Polres Solok pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan benar-benar diterapkan dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

Sebab, masyarakat membutuhkan polisi yang tidak hanya tegas dalam menegakkan aturan, tetapi juga humanis dalam memberikan pelayanan, sabar menghadapi persoalan, serta ikhlas membantu sesama.

Melalui Binrohtal ini, jajaran Polres Solok kembali diingatkan bahwa setiap tugas yang dilakukan dengan kejujuran, kesabaran dan keikhlasan merupakan bagian dari pengabdian.

Dari masjid, meneguhkan iman. Dari keteladanan Nabi, membangun akhlak. Dari tugas kepolisian, menghadirkan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh di jajaran Polres Solok, sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai sosok yang dekat, melindungi dan memberi manfaat bagi masyarakat.**yans

Dukung Infrastruktur Telekomunikasi, PLN Icon Plus Lakukan Penataan Jaringan Fiber Optik di Pekanbaru

0
PLN Icon Plus Lakukan Penataan Jaringan Fiber Optik di Pekanbaru. ( Foto: Humas PLN Icon Plus )

PLN Icon Plus Regional Sumatera Bagian Tengah terus melakukan penataan infrastruktur jaringan telekomunikasi untuk menjaga keandalan layanan kepada pelanggan. Salah satunya melalui kegiatan Penataan, Penertiban, dan Pemanfaatan Aset Ketenagalistrikan (P3AK) yang dilaksanakan di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. (26/08/2026)

Dalam pelaksanaannya, tim teknis melakukan pemeriksaan terhadap kabel udara dan tiang penyangga, termasuk melihat kondisi titik sambungan yang berpotensi mengalami perubahan posisi atau kendur akibat penggunaan dan faktor cuaca. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi aktual jaringan sekaligus mengidentifikasi bagian yang perlu ditata atau ditindaklanjuti.

Selain pemeriksaan fisik, tim juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pemanfaatan aset di lapangan tetap sesuai dengan ketentuan. Penataan ini diperlukan agar keberadaan jaringan tidak saling tumpang tindih dan kondisi infrastruktur dapat lebih mudah dipantau.

Pembaruan data titik aset turut dilakukan berdasarkan hasil temuan di lapangan. Dokumentasi yang disesuaikan dengan kondisi terkini membantu tim memperoleh informasi yang lebih jelas terkait lokasi dan kondisi infrastruktur. Data yang akurat tersebut kemudian dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan pemeliharaan maupun penanganan gangguan agar lebih tepat dan terarah.

Senior Manager SBU Regional Sumatera Bagian Tengah PLN Icon Plus, Pepen Efendi, mengatakan bahwa penataan jaringan merupakan bagian dari pekerjaan yang perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga kondisi infrastruktur tetap baik.

“P3AK menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan jaringan dan aset yang digunakan dapat terpantau dengan baik. Tim di lapangan tidak hanya melakukan penataan secara fisik, tetapi juga memastikan data aset sesuai dengan kondisi sebenarnya. Koordinasi antar tim dan pihak terkait juga penting agar pekerjaan berjalan aman dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari,” ujar Pepen.

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi bagian penting dalam setiap tahapan kegiatan. Tim teknis menggunakan alat pelindung diri sesuai standar dan menjalankan prosedur kerja yang berlaku, khususnya saat melakukan pekerjaan pada jaringan udara serta di area yang berdekatan dengan infrastruktur kelistrikan.

Melalui kegiatan P3AK, PLN Icon Plus Regional Sumatera Bagian Tengah tidak hanya melakukan penataan fisik jaringan, tetapi juga memperbaiki pengelolaan aset dan dokumentasi infrastruktur. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap agar jaringan telekomunikasi di Pekanbaru tetap tertata, lebih mudah dipantau, serta dapat mendukung kebutuhan layanan masyarakat dan pelaku usaha secara berkelanjutan.

Hj Fiyanti Buamona: Puskesmas Kabau Terapkan Transformasi Layanan Primer Sebagai Reformasi Sistem Layanan Kesehatan Nasional

0
Kadinkes Hj. Fiyanti Buamona dalam sambutannya pada acara peresmian gedung baru UPT Puskesmas Kabau.

Malut, Investigasi.News-, Kadis Kesehatan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, Hj. Fiyanti Buamona menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang prima sebagai komitmen dari transformasi layanan primer sebagai langkah fundamental dalam reformasi sistem kesehatan nasional, hal demikian disampaikan Kadinkes Fiyanti dihadapan sejumlah tamu undangan dan pejabat teras lingkup Pemda Sula pada acara pengguntingan pita peresmian gedung baru UPT Puskesmas Kabau, di Kecamatan Sulabesi Barat, kemarin Rabu 26 Agustus 2026.

“Hari ini merupakan momentum penting dan bersejarah dalam pembangunan bidang kesehatan di Kepulauan Sula, bukan sekedar meresmikan gedung yang megah ini, namun merupakan komitmen pemerintah daerah dibawah arahan Bupati Sula untuk mendekatkan, meningkatkan dan meratakan mutu layanan kesehatan hingga ke seluruh pelosok”, ujar Hj. Fiyanti Buamona, Kadis Kesehatan Kepulauan Sula mengawali sambutannya (26/8).

Kami berkomitmen Puskesmas Kabau bukan hanya megah secara fisik, tetapi juga prima dalam pelayanan, ramah, profesional dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, tambah Kadinkes Fiyanti.

“Melalui pendekatan Reformasi Layanan Kesehatan Nasional, focus kita bukan hanya mengobati orang yang sakit (kuratif), tetapi mengedepankan upaya pencegahan (prefentif) dan promosi kesehatan (promotif) di setiap fase kehidupan manusia dengan penerapan integrasi layanan primer“, pungkasnya.

Dirinya menggaris bawahi, kehadiran UPT Puskesmas Kabau diharapkan bisa memperkuat 3 pilar utama, yakni:

1. Penguatan Siklus Hidup: Pelayanan Kesehatan Di Integrasikan mulai dari masa kehamilan, bayi, balita, usia sekolah, remaja, usia produktif, hingga lansia.
2. Jejak Pelayanan Terintegrasi: Menghubungkan Pelayanan secara terintegrasi dari Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), hingga Posyandu ditingkat Desa, sehingga pemantauan status kesehatan warga dapat dilakukan secara komprehensif.
3. Penyaringan Kesehatan (Screening): Meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai penyakit menular maupun tidak menular agar pencegahan dan penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Saya menyadari keberhasilan tranformasi layanan kesehatan primer ini tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari lintas sektor serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, oleh karena itu saya menghimbau untuk jajaran Nakes di Puskesmas Kabau untuk bekerja dengan penuh keikhlasan, dedikasi, serta mengedepankan layanan yang humanis, cepat, dan penuh rasa empati, kepada masyarakat”, tegasnya.

Dalam sambutannya, Kadinkes juga berwasiat untuk masyarakat Sulabesi Barat, agar sama-sama merawat dan menjaga gedung UPT Puskesmas Kabau sebagai fasilitas dan sarana kesehatan bersama agar senantiasa memberikan manfaat yang luas bagi kita dan generasi mendatang.

Sebagai penutup dari sambutannya, Kadinkes Fiyanti menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Bupati Sula Hj. Fifian Adeningsi Mus.

“Atas nama jajaran Dinas Kesehatan, seluruh Nakes UPT Puskesmas Kabau, Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sula atas segala arahan, kebijakan, perhatian serta dukungan yang luar biasa bagi kemajuan bidang kesehatan di Kabupaten Kepulauan Sula”, tutup Kadinkes Sula Hj. Fiyanti Buamona.

541 Peserta dari 11 Kampus Tiga Negara Ramaikan 25th IMT-GT Varsity Carnival di UNP

0
11 perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand mengikuti kegiatan IMT-GT Varsity Carnival 2026 di UNP.

Padang — 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 resmi dibuka di Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (25/8/2026) malam. UNP menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang yang mempertemukan mahasiswa dan sivitas akademika dari perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand tersebut.

IMT-GT atau Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle merupakan wadah kerja sama sub kawasan yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Dalam lingkup perguruan tinggi, kerja sama tersebut diwujudkan melalui IMT-GT Varsity Council yang mendorong kolaborasi antar mahasiswa dan universitas melalui kegiatan olahraga, kebudayaan, serta akademik.

Rektor Universitas Negeri Padang, Ir. Krismadinata, Ph.D dalam sambutannya mengatakan, IMT-GT Varsity Carnival bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan simbol persahabatan, solidaritas, dan kolaborasi antara perguruan tinggi di tiga negara.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, membangun jejaring, serta memperdalam pemahaman terhadap keberagaman budaya melalui olahraga, pertunjukan budaya, dan kegiatan akademik.

“Tahun ini, UNP dengan bangga menjadi tuan rumah penyelenggaraan 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026. Kegiatan tersebut mencakup kompetisi olahraga, pertunjukan budaya, hingga seminar akademik dengan mengangkat tema transformasi pendidikan dalam menghadapi dunia VUCA, yakni volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity,” ujarnya

Rektor berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi para peserta, tetapi juga membangun karakter, kepemimpinan, kreativitas, kerja sama tim, serta perspektif global mahasiswa. Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai penghubung hubungan antarmasyarakat di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Sementara itu, Presiden IMT-GT Varsity Council, Prof. Dr. Ahmad Martadha Mohamed menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang atas kesediaannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 menjadi kesempatan untuk menyatukan kekuatan akademik dari berbagai perguruan tinggi serta membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk membangun kolaborasi.

Ia yang berasal dari Universiti Utara Malaysia (UUM) berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat komunitas mahasiswa dan mobilitas regional serta membentuk generasi pemimpin masa depan yang memiliki jaringan dan pengalaman lintas negara.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNP, Prof. Refnaldi, S.Pd, M.Litt melaporkan sebanyak 541 mahasiswa dan ofisial dari 11 perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand mengikuti kegiatan tersebut.

Para peserta berasal dari Prince of Songkla University, Thaksin University, Universiti Teknologi MARA, Universiti Malaysia Perlis, Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universiti Utara Malaysia, Rajamangala University of Technology Srivijaya, Universitas Negeri Medan, Universiti Sains Malaysia, serta Universitas Negeri Padang.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga agenda utama yang digelar, yakni pertandingan olahraga, pertunjukan budaya, dan seminar. Untuk cabang olahraga, panitia mempertandingkan enam cabang, yaitu tenis meja, tenis, sepak bola, petanque, catur, dan bulu tangkis.

Selain kompetisi olahraga, setiap perguruan tinggi peserta juga akan menampilkan pertunjukan budaya sebagai ruang pertukaran dan pengenalan kekayaan tradisi dari masing-masing negara dan universitas. Sementara itu, kegiatan seminar menjadi bagian dari agenda akademik yang melengkapi rangkaian 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026.

Ajang ini juga mendukung pencapaian SDGs 4, 3, dan 17 melalui penguatan pendidikan berkualitas, gaya hidup sehat, serta kemitraan dan kolaborasi antar perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 di UNP Perkuat Kolaborasi Mahasiswa Tiga Negara

0
Penampilan seni budaya memeriahkan 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 di UNP.

Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi tuan rumah 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026, perhelatan tahunan yang mempertemukan mahasiswa dari perguruan tinggi negara-negara anggota Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang memperkuat jejaring mahasiswa, pertukaran budaya, serta kolaborasi akademik dan regional.

Presiden IMT-GT Varsity Council, Prof. Dr. Ahmad Martadha Mohamed, mengatakan penyelenggaraan IMT-GT Varsity carnival menjadi kesempatan penting untuk menyatukan kekuatan akademik yang beragam, mendorong inovasi penelitian, sekaligus membuka berbagai peluang bagi mahasiswa dan sivitas akademika.

“Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk menyatukan kekuatan akademik yang beragam, mendorong inovasi dalam penelitian, serta menciptakan berbagai peluang bagi mahasiswa dan sivitas akademika kita,” ujar Ahmad dalam sambutannya pada pembukaan 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026, Selasa (25/8/2026) malam.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UNP yang telah menjadi tuan rumah dan memberikan pendampingan kepada seluruh delegasi selama rangkaian kegiatan berlangsung. “Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Universitas Negeri Padang yang telah menjadi tuan rumah kegiatan ini. Terima kasih telah mendampingi kami selama empat hari ini,” katanya.

Menurut Ahmad, berbagai agenda dalam kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berbagi perspektif, berdiskusi, dan belajar secara kolaboratif. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun jejaring profesional yang dapat terus berkembang di masa mendatang.

Selain aspek akademik, keberagaman budaya menjadi salah satu kekuatan dalam penyelenggaraan carnival ini. Mahasiswa dari berbagai negara dapat saling mengenal tradisi, memperluas wawasan, serta meningkatkan penghargaan terhadap warisan budaya yang berbeda.

“Kegiatan ini menantang para mahasiswa untuk berkomunikasi melampaui batas bahasa dan budaya, mengembangkan kemampuan untuk berkolaborasi, serta membangun kemitraan yang beragam dan inklusif,” ujarnya.

Semangat kebersamaan juga dibangun melalui berbagai kompetisi olahraga. Ahmad menilai pertandingan olahraga, termasuk sepak bola, tidak hanya menjadi arena untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persahabatan dan kerja sama antarmahasiswa.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 dapat menjadi bekal untuk membangun jejaring yang lebih luas setelah kembali ke negara masing-masing.

“Mahasiswa kami akan membawa pengalaman ini untuk membentuk jejaring global yang kuat, membuka pintu bagi berbagai peluang dan kolaborasi jangka panjang,” katanya.

Menurutnya, pertemuan mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam satu kegiatan menjadi investasi penting bagi masa depan kawasan. Interaksi yang terbangun melalui akademik, budaya, dan olahraga diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.

Penyelenggaraan 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 di UNP sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang pertemuan generasi muda lintas negara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya membawa pulang pengalaman kompetisi, tetapi juga persahabatan, wawasan budaya, dan jejaring yang berpotensi berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 4: Quality Education (Pendidikan Bermutu) melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman pembelajaran, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi pendidikan dan jejaring antarnegara.