Beranda blog Halaman 61

SMK PGRI 3 Tanggul Gelar Maulid Nabi, Prasetiyo Andoko: Prestasi Penting,Tapi Berkarakter Mulia Harus

0
Kepala SMK PGRI 3 Tanggul, Prasetiyo Andoko, bersama para siswa dan guru mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Jember, Investigasi.news- SMK PGRI 3 Tanggul menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi dari seluruh warga sekolah. Senin(24/8/2026)

Acara yang dipusatkan di halaman sekolah ini mengusung tema besar, “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta Kepada Rasulullah.” Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa, jajaran guru, serta staf karyawan.

Lantunan sholawat nabi yang menggema sejak pagi hari membuka acara dengan suasana yang religius dan menyejukkan.

Kepala SMK PGRI 3 Tanggul, Prasetiyo Andoko, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam kepada seluruh siswa.

Beliau menekankan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai satu-satunya role model atau teladan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau seremonial belaka. Ini adalah momen penting bagi kita semua, khususnya para siswa, untuk merefleksikan kembali sejauh mana kita telah meneladani akhlak Rasulullah,” ujar Prasetiyo Andoko.

Beliau juga berpesan agar para siswa tidak hanya mengejar prestasi akademik dan keahlian kejuruan, tetapi juga membentengi diri dengan karakter yang mulia.

“Di era modern ini, pintar saja tidak cukup. Tantangan zaman semakin besar. Oleh karena itu, tingkatkan rasa cinta kepada Rasulullah dengan cara meniru kejujuran, kedisiplinan, dan kegigihan beliau dalam belajar serta berwirausaha,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang mengupas kisah hidup Nabi Muhammad SAW, serta doa bersama untuk keselamatan dan kesuksesan seluruh keluarga besar SMK PGRI 3 Tanggul.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.

Jalan Santai dan Lomba HUT RI Perkuat Kekompakan ASN dan Stakeholder di Sawahlunto

0
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Sawahlunto. ( Foto: Kominfo Sawahlunto)

Sawahlunto — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Sawahlunto diwarnai dengan kegiatan jalan santai dan berbagai perlombaan yang diikuti aparatur sipil negara (ASN), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, BUMN, dan BUMD, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Camping Ground Kandi tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah. Selain jalan santai, peserta juga mengikuti sejumlah perlombaan tradisional seperti pacu karung, bakiak, dan tarik tambang.

Panitia turut menyediakan berbagai hadiah doorprize bagi peserta jalan santai, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda yang diundi di akhir kegiatan.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan dan membangun kekompakan antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan di daerah.

Menurutnya, interaksi yang terjalin di luar suasana formal pekerjaan dapat memperkuat komunikasi dan menciptakan koordinasi yang lebih dinamis dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kebersamaan seperti ini penting untuk membangun kekompakan. Pelaksanaan pelayanan publik dan pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak,” ujarnya.

Riyanda menilai hubungan yang solid antarinstansi dan stakeholder akan mempermudah koordinasi serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Ia menegaskan, semangat kebersamaan yang terbangun dalam momentum peringatan kemerdekaan diharapkan dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pembangunan Kota Sawahlunto yang lebih baik.

“Semangat HUT RI tidak hanya dirayakan melalui berbagai perlombaan, tetapi juga harus diwujudkan dalam kerja yang semakin kompak, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban, mencerminkan semangat persatuan serta gotong royong yang menjadi nilai penting dalam peringatan kemerdekaan Indonesia. Yosepin

Pelajar Padang Panjang Diajak Bangun Integritas lewat Lomba Pidato Antikorupsi

0

Padang Panjang, — Semangat membangun generasi muda yang jujur dan berintegritas digaungkan melalui Lomba Pidato Antikorupsi antar-SMP/MTs se-Kota Padang Panjang. Kegiatan ini digelar memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-81 sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Panjang Adhi Setyo Prabowo, dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nasrul.

Kajari Adhi mengatakan, lomba pidato tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pelajar, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai kejujuran dan kesadaran mengenai bahaya korupsi sejak dini.

“Melalui tema-tema antikorupsi yang disampaikan dalam pidato, kita ingin memahami bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya persoalan penindakan. Semua itu juga dimulai dari pembentukan karakter, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyimpangan,” katanya.

Wawako Allex Saputra mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak di bangku sekolah karena generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan.

“Anak-anak kita adalah generasi penerus. Karena itu, nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan keberanian untuk menolak korupsi harus ditanamkan sejak dini. Lomba ini menjadi salah satu cara untuk membangun karakter tersebut,” ujar Allex.

Sementara itu, Mahdelmi menilai upaya membangun budaya antikorupsi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dunia pendidikan, pemerintah daerah, legislatif, aparat penegak hukum, keluarga hingga masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Kejaksaan Negeri ini karena menjadi salah satu upaya membentuk karakter anak didik kita agar terhindar dari perilaku korupsi,” katanya.

Para peserta dari berbagai SMP/MTs di Kota Padang Panjang tampil menyampaikan gagasan dan pesan moral tentang pentingnya menolak korupsi. Selain kemampuan berpidato, para pelajar juga diajak memahami bahwa sikap antikorupsi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur dan bertanggung jawab.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI turut dimaknai sebagai ajakan bagi generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan perilaku yang berintegritas. Sementara Hari Lahir Kejaksaan ke-81 menjadi pengingat pentingnya komitmen bersama dalam membangun bangsa yang bersih dari praktik korupsi.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh generasi muda Padang Panjang yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter kuat, jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas. (cigus/Kamal)

Pemko Apresiasi Kontingen Jambore Nasional dan Paskibraka Berprestasi

0
Acara Silaturahmi dan Penyambutan Kontingen Jambore Nasional XII Kota Padang Panjang bersama Paskibraka Nasional dan Provinsi di Rumah Dinas Wali Kota. ( Foto: Kominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, — Pemerintah Kota Padang Panjang memberikan apresiasi kepada generasi muda yang telah membawa nama daerah di tingkat nasional dan Provinsi Sumatera Barat.

Apresiasi tersebut ditandai dengan penyerahan Tanda Ikut Serta (Tiska) dan Piagam kepada Kontingen Jambore Nasional XII-2026 serta piagam penghargaan bagi pelajar yang bertugas sebagai Paskibraka tingkat nasional dan provinsi.

Penyerahan dilakukan Wali Kota Hendri Arnis dalam acara Silaturahmi dan Penyambutan Kontingen Jambore Nasional XII Kota Padang Panjang bersama Paskibraka Nasional dan Provinsi di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (24/8/2026).

Turut hadir Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, Pj. Sekretaris Daerah Kuartini Deti Putri, pimpinan instansi terkait, serta kepala OPD.

Sebanyak 45 anggota Kontingen Jambore Nasional XII Kota Padang Panjang menerima Tiska dan Piagam sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan kontribusi mereka selama mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.

Pada kesempatan yang sama, piagam penghargaan juga diberikan kepada empat pelajar asal Padang Panjang yang bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat nasional dan Provinsi Sumatera Barat.
Di tingkat nasional, terdapat Ulya Kireina Halim dari SMAN 2 Padang Panjang yang bertugas dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta. Sementara di tingkat Provinsi Sumatera Barat, tiga pelajar yang bertugas yakni Alhavizh Lucretia dan Muhammad Aurellio Besta dari SMAN 2 Padang Panjang, serta Chantika Nurul Mawaddah dari SMAN 1 Sumatera Barat.

Wako Hendri Arnis menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Ulya menjadi Paskibraka tingkat nasional menjadi catatan tersendiri bagi Padang Panjang setelah penantian selama 17 tahun.

“Kita bersyukur dan bangga karena Ulya telah membawa nama baik Kota Padang Panjang di tingkat nasional. Ke depan, kita akan terus mendorong dan memperbanyak kegiatan-kegiatan pendukung agar semakin banyak generasi muda Padang Panjang yang mampu berprestasi di tingkat nasional dan provinsi,” ujarnya.

Hendri juga mengapresiasi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang yang tetap mampu mengirimkan kontingen ke Jambore Nasional XII di tengah keterbatasan anggaran.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Jadikan pengalaman selama mengikuti Jambore Nasional sebagai pengalaman berharga dan kebanggaan yang dapat memotivasi untuk terus berprestasi,” tuturnya.

Sementara itu, Ulya Kireina Halim mengaku bersyukur mendapat kesempatan membawa nama Kota Padang Panjang dan Provinsi Sumatera Barat di tingkat nasional.
“Ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi saya. Terima kasih kepada guru, pelatih, dan Pemerintah Kota yang telah memberikan dukungan sehingga saya dapat mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Selain pemberian apresiasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan inovasi pelayanan digital Pemerintah Kota. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Panjang Harry Rizka Perdana memperkenalkan PAPAGO (Padang Panjang Go) kepada peserta dan tamu yang hadir.

PAPAGO dikembangkan dengan konsep satu aplikasi untuk beragam kebutuhan, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi dan berbagai layanan Pemerintah Kota melalui satu platform digital.

“Aplikasi PAPAGO saat ini telah tersedia di App Store dan Play Store. Masyarakat dapat mengunduhnya untuk mengakses berbagai informasi dan layanan digital Pemerintah Kota,” jelasnya. (andes/Kamal)

Kukuhkan Sekda Syamsurizaldi, Bupati Khairunas Dorong Birokrasi Lebih Solid dan Berkinerja

0
Pelantikan dan pengukuhan Sekda Solok Selatan Dr. H. Syamsurizaldi oleh Bupati H. Khairunas untuk masa jabatan lima tahun ke depan.

Padang Aro, 24 Agustus 2026 — Bupati Solok Selatan H. Khairunas kembali memberikan kepercayaan kepada Dr. H. Syamsurizaldi, S.IP., SE., MM. untuk melanjutkan amanah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan untuk lima tahun ke depan.

Pelantikan dan pengukuhan dilaksanakan di Aula Sarantau Sasurambi, Padang Aro, Senin (24/8/2026). Momentum tersebut menjadi penegasan kembali kepercayaan pemerintah daerah terhadap Syamsurizaldi sekaligus awal bagi penguatan kinerja birokrasi menghadapi tantangan pemerintahan lima tahun ke depan.

Bupati Khairunas menilai posisi Sekretaris Daerah sangat strategis dalam memastikan kebijakan kepala daerah dapat diterjemahkan dan dilaksanakan secara efektif oleh seluruh perangkat daerah.

Karena itu, Bupati meminta Sekda memperkuat koordinasi antar-OPD, meningkatkan disiplin dan kinerja ASN, membangun soliditas birokrasi, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di sisi lain, setelah kembali dikukuhkan sebagai Sekretaris Daerah, Syamsurizaldi diharapkan dapat segera memperkuat konsolidasi internal pemerintahan dan melanjutkan berbagai agenda pembangunan yang telah berjalan.

Untuk lima tahun ke depan, ia akan dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari keterbatasan fiskal, peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi digital pemerintahan hingga tuntutan masyarakat terhadap birokrasi yang semakin cepat dan responsif.

Dengan dukungan seluruh perangkat daerah, Sekda diharapkan mampu membangun koordinasi yang lebih efektif sehingga setiap program dan kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan secara terarah, efisien dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pengukuhan ini sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk memperkuat kebersamaan dan bekerja sebagai satu kesatuan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

(Deno)

Gudang Penimbunan BBM Di Pemukiman Warga Tak Terjamah Hukum

0
Gudang Penimbunan BBM Di Pemukiman Warga. Foto: Man

Medan Labuhan, investigasi.news – Gudang penimbunan BBM kembali ditemukan di tengah pemukiman warga. Gudang yang disebut-sebut milik ASNG itu belum tersentuh hukum. Senin (24/08/2026) pukul 12.15 Wib.

Pantauan investigasi.news di lapangan, gudang yang diduga penimbunan BBM subsidi tersebut berada di daerah padat penduduk di lingkungan 26/27 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan. Tak heran warga keberatan, alasannya bahaya kebakaran senantiasa mengancam jiwa.

Rumor yang berkembang, ASNG cs dapatkan Bantuan BBM subsidi dari sejumlah SPBU di seputaran Medan. Selanjutnya BBM itu dijual kembali kepada mafia yang kemudian dioplos dan diedarkan.

“Kita harap Aparat Penegak Hukum segera menindak tegas pelaku penimbunan BBM di gudang tersebut, jangan sampai membahayakan masyarakat”, harap warga yang minta namanya disembunyikan.

(Man)

Teladani Rasulullah, Bupati Khairunas Minta ASN Bekerja Amanah dan Profesional

0
Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyampaikan pesan keteladanan Rasulullah SAW kepada ASN dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Padang Aro, 24 Agustus 2026 — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menjadi momentum bagi Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, untuk mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Dalam sambutannya, Bupati Khairunas menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya meneladani akhlak dan kepemimpinan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, ASN memiliki amanah besar dalam menjalankan roda pemerintahan. Profesionalitas dalam bekerja harus berjalan seiring dengan integritas, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Rasulullah SAW telah memberikan contoh bagaimana menjadi pemimpin dan pelayan umat yang amanah. Nilai-nilai tersebut mari kita terapkan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Solok Selatan,” ujar Khairunas.

Selain persoalan integritas, Bupati Khairunas juga menyoroti pentingnya kekompakan antar-OPD dan seluruh jajaran pemerintahan. Ia mengingatkan agar tidak ada ego sektoral yang dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh ASN untuk membangun semangat kerja sebagai satu kesatuan, saling mendukung dan menguatkan dalam menjalankan tanggung jawab pemerintahan.

“Jangan ada ego sektoral. Mari kita bekerja sebagai satu tim, saling mendukung dan saling menguatkan demi kemajuan Kabupaten Solok Selatan,” tegasnya.

Khairunas berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tidak berhenti pada peringatan Maulid, tetapi benar-benar diwujudkan dalam perilaku dan etos kerja setiap ASN.

(Deno)

Jalan Protokol Meureudu Seperti Tak Bertuan: Lubang Menganga, Warga Bertaruh Nyawa

0
Kondisi jalan protokol di pusat Kota Meureudu, Pidie Jaya, tampak rusak parah dengan lubang dan kerikil berserakan. Sejumlah warga yang ditemui di sekitar lokasi mengeluhkan jalan tersebut karena dinilai membahayakan pengendara, terutama saat hujan. Jalan ini berada di depan Mapolsek Meureudu dan berjarak sekitar 100 meter dari Pendopo Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya. (Dok. Investigasi.News/Herry, Senin 24 Agustus 2026)

Pidie Jaya, Investigasi.News – Jalan protokol di jantung Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, seolah kehilangan tuan. Lubang menganga dan badan jalan yang rusak dibiarkan begitu saja, sementara kendaraan dan warga terus dipaksa mempertaruhkan keselamatan setiap kali melintas.

Ironisnya, kerusakan tersebut bukan berada di pelosok atau kawasan terpencil. Jalan yang dikeluhkan warga justru berada di depan Mapolsek Meureudu, hanya sekitar 100 meter dari Pendopo Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya. Lokasinya berada di jalur utama keluar-masuk pusat Kota Meureudu yang setiap hari dipadati kendaraan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius: seberapa lama lagi jalan yang disebut warga telah memakan banyak korban itu akan dibiarkan? Apakah pemerintah harus menunggu jatuhnya korban yang lebih parah sebelum bergerak?

Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Kontributor Investigasi.News melakukan pemantauan langsung ke lokasi pada Senin (24/8/2026). Hasilnya, kerusakan jalan terlihat nyata. Sejumlah lubang menganga di badan jalan dan menjadi ancaman serius, terutama ketika hujan turun dan genangan air menutupi lubang sehingga sulit terlihat pengendara.

Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital masyarakat. Pada jam-jam kerja, arus kendaraan cukup padat. Pengendara sepeda motor, termasuk perempuan dan anak-anak, harus melintas di antara lubang yang sewaktu-waktu dapat membuat kendaraan kehilangan keseimbangan.

Bagi warga sekitar, persoalan ini bukan lagi sekadar soal jalan rusak. Ini sudah menyangkut keselamatan manusia.

Fauzan, salah seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi, mengaku sudah berkali-kali menyaksikan pengendara terjatuh akibat kondisi jalan tersebut. Menurutnya, jumlah korban sulit dihitung karena kejadian sudah terlalu sering terjadi.

“Banyak sekali, Bang, sudah jatuh korban. Apalagi musim hujan. Malam hari ada yang sampai tangannya patah. Saya sendiri kadang sudah malas membantu karena sudah sering sekali warga jatuh,” ujar Fauzan.

Kesaksian tersebut diperkuat Mustafa, petugas parkir yang beraktivitas tidak jauh dari lokasi. Ia mengaku pernah melihat seorang ibu bersama anaknya terjatuh hingga mengalami luka dan lecet akibat lubang yang tertutup genangan air.

“Ada ibu-ibu jatuh, Bang, sampai luka. Dia dan anaknya lecet ketika hujan karena lubangnya tidak terlihat, tertutup air,” jelas Mustafa.

Kesaksian warga itu menunjukkan satu persoalan yang tidak bisa dianggap sepele. Kerusakan jalan bukan hanya mengganggu kenyamanan lalu lintas, tetapi telah berubah menjadi perangkap yang mengintai keselamatan pengguna jalan.

Mita, warga yang kerap melintasi kawasan tersebut, menilai kondisi jalan protokol di pusat kota seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Menurut saya sangat disayangkan. Jalan di pusat kota, jalan protokol, berlubang seperti ini dibiarkan sekian lama. Seharusnya pemerintah peduli, apalagi sudah banyak warga yang jatuh sampai patah dan luka,” ucapnya.

Sementara itu, Julkifli meminta pemerintah tidak menjadikan persoalan anggaran atau kewenangan sebagai alasan untuk membiarkan kondisi jalan semakin parah.

Menurutnya, pemerintah harus segera mengambil langkah nyata sebelum kerusakan tersebut kembali memakan korban.

“Saran saya pemerintah segera memperbaiki. Jangan dibiarkan dulu sampai ada korban meninggal baru diperbaiki. Jangan berdalih ini dan itu. Katanya demi kepentingan masyarakat, untuk kebersamaan dan mengutamakan kepentingan umum. Mana buktinya?” tegas Julkifli.

Pernyataan warga tersebut menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah. Sebab, pembangunan infrastruktur pada akhirnya bukan sekadar soal proyek dan anggaran, melainkan tentang memastikan masyarakat dapat menggunakan fasilitas publik dengan aman.

Terlebih lagi, jalan yang dikeluhkan berada di pusat pemerintahan dan dekat dengan sejumlah fasilitas penting. Jika jalan protokol di pusat kota saja dibiarkan berlubang dan menelan korban, lalu bagaimana masyarakat harus menilai keseriusan pemerintah dalam menjamin keselamatan publik?

Investigasi.News masih berupaya mendapatkan penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum setempat terkait status kewenangan jalan, penyebab kerusakan, serta langkah konkret pemerintah untuk memperbaikinya.

Hingga berita ini ditulis, Kontributor Investigasi.News belum memperoleh penjelasan substantif dari pihak Dinas Pekerjaan Umum. Plt Kepala Dinas PU, Eddy, hanya memberikan jawaban singkat melalui pesan.

“Siap, Bang, sebentar Bang,” tulisnya.

Jawaban singkat tersebut tentu belum menjawab keresahan warga. Pertanyaan publik kini sederhana: kapan lubang-lubang itu ditutup, siapa yang bertanggung jawab, dan berapa korban lagi yang harus jatuh sebelum jalan protokol Meureudu benar-benar diperbaiki?

(Herry)

Kurang Puas Dengan Penyidikan Pembunuhan RU, Ratusan Masyarakat Desa Kawata Demo Polres Sula

0
Aksi Demo Masyarakat Kawata di Polres Sula.

Malut, Investigasi.news-, Ratusan masyarakat di Desa Kawata, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula-Maluku Utara, berbondong-bondong mendatangi Polres Sula di Jalan Jenderal Besar Soeharto, di Desa Fatce-Sanana.

Kedatangan mereka yang menggunakan 7 Body Batang, bertujuan untuk melakukan aksi damai (demo) menyangkut kematian (pembunuhan) dari RU (Riswan Umasugi) yang baru-baru ini diungkap oleh Penyidik Polres Kepulauan Sula.

Dalam orasinya, sedikitnya para pendemo mempersoalkan 3 hal dalam proses Penyidikan yang dilakukan pihak Penyidik, yang pertama menyangkut penetapan TSK (Tersangka) yang menurut para Pendemo lebih dari 3 orang, kemudian terkait penetapan pasal yang disematkan kepada para TSK, selanjutnya soal opini publik yang berkembang yang menurut para Pendemo sedikit mengaburkan fakta dan menyudutkan korban RU.

“Kami masyarakat Kawata menuntut keadilan, Penyidik Polres Sula harus menetapkan pasal Pembunuhan Berencana kepada para TSK”, teriak orator dari atas mobil Sound System.

Massa aksi yang tergabung dalam ALIANSI KAWATA BERSATU, sempat membakar ban bekas dimuka Polres sebagai gerakan simbolis ’memprotes’ penyidikan Polres Sula terhadap kematian (Pembunuhan) korban Riswan Umasugi alias RU.

Para orator terdiri dari Iben Gahral Umasugi, Zulfikar Makian (Pemuda Kawata), Rusdi Galela (Ketua Pemuda Kawata), Pejabat Desa Kawata Eksan Umasugi dan para orator lainnya.

Berikut tuntutan lengkap para pendemo yang tergabung dalam ALIANSI KAWATA BERSATU.

1. Usut Tuntas Kematian Riswan Umasugi
2. Buktikan Secara Forensik Klaim Persetubuhan
3. Jangan Jadikan Narasi Kehidupan Pribadi Korban Sebagai Pembenaran Kekerasan
4. Dalami Unsur Pembinaan Berencana
5. Tangkap Aktor Intelektual Dan Seluruh Pihak Yang Terlibat
6. Buka Secara Transparan Hasil Penyidikan Yang Relevan
7. Uji Kembali Pasal Yang Disangkakan.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Sula AKBP Handres, S.H., S.I.K.sempat menemui dan beraudiensi dengan para pendemo, dan sekitar pukul 13.00 WIT para pendemo membubarkan diri dengan tertib.

Jaga Kualitas Layanan Telekomunikasi, PLN Icon Plus Lakukan Perapian Jalur Fiber Optik di Pesisir Selatan

0

PLN Icon Plus Regional Sumatera Bagian Tengah terus melakukan pemeliharaan jaringan telekomunikasi untuk menjaga kondisi infrastruktur tetap baik dan mendukung kelancaran layanan. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan perapian jalur kabel fiber optik di Jalan Padang–Muko-Muko, Penggalan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. (23/08/2026)

Kegiatan tersebut dilakukan oleh tim teknis sebagai bagian dari pemeliharaan rutin dan langkah pencegahan terhadap potensi gangguan jaringan. Perapian dilakukan dengan memeriksa kondisi jalur kabel, memastikan instalasi berada pada posisi yang sesuai, serta menata bagian jaringan yang perlu diperbaiki agar lebih tertib dan mudah dipantau.

Pemeliharaan jaringan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan telekomunikasi. Kondisi kabel dan instalasi yang terawat dapat membantu mengurangi risiko gangguan yang disebabkan oleh kondisi jalur yang kurang tertata maupun faktor lingkungan di sekitar jaringan. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, potensi masalah dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum berdampak lebih jauh terhadap layanan.

Senior Manager SBU Regional Sumatera Bagian Tengah PLN Icon Plus, Pepen Efendi, menyampaikan bahwa pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga jaringan tetap siap digunakan dan mendukung kebutuhan konektivitas pelanggan.

“Pemeliharaan jaringan kami lakukan secara rutin untuk memastikan kondisi fiber optik tetap baik dan jalurnya tertata. Perapian ini menjadi bagian dari langkah preventif agar potensi gangguan dapat dikurangi. Tim juga melakukan pemeriksaan di lapangan untuk melihat kondisi instalasi secara langsung, sehingga apabila terdapat bagian yang perlu ditangani, dapat segera dilakukan perbaikan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Pepen.

Dalam pelaksanaannya, tim teknis tetap memperhatikan kondisi sekitar lokasi agar pekerjaan dapat dilakukan dengan aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Perapian dilakukan secara terencana dengan memperhatikan kondisi jalur dan posisi aset jaringan yang berada di sepanjang lokasi pemeliharaan.

Melalui kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, PLN Icon Plus Regional Sumatera Bagian Tengah terus memastikan kondisi jaringan fiber optik tetap terjaga. Upaya ini dilakukan untuk mendukung kestabilan layanan serta menjaga kesiapan jaringan dalam memenuhi kebutuhan konektivitas masyarakat di Pesisir Selatan dan sekitarnya.