Beranda blog Halaman 62

Sikat Habis Pengkhianat Negara: Mafia Pangan Tanjung Piayu Tumbalkan Program Presiden Demi Perut Sendiri!

0

Batam — Pengkhianatan terhadap ekonomi negara dan program kesejahteraan rakyat terjadi secara terang-terangan di Kota Batam. Sebuah praktik penyelundupan komoditas pangan skala besar—mulai dari beras, bawang, kentang, hingga daging ayam—terbongkar melancarkan aksi kotornya di kawasan Kampung Bagan RT 01 / RW 09, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk.

Bukan sekadar kejahatan biasa, aksi ini mencerminkan kerakusan ekstrem para mafia pangan. Demi mengamankan bisnis kotor dan menumpuk kekayaan pribadi, para pelaku tanpa malu menjadikan program prioritas presiden, Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai perisai dan tameng pelindung aksi ilegal mereka.

Modus Busuk dan Dugaan “Karpet Merah” Oknum

Aktivitas pasokan barang tanpa dokumen resmi ini dikemas begitu rapi untuk mengelabui hukum. Berdalih demi pemenuhan kebutuhan pangan program MBG, barang-barang tersebut diselundupkan dan didistribusikan tanpa menyentuh prosedur kepabeanan yang sah.

Timbul kecurigaan kuat di tengah publik: bagaimana mungkin aksi berskala besar ini bisa berjalan melenggang tanpa tersentuh? Apakah ada penikmat “upeti” dan oknum aparat yang sengaja menggelarkan karpet merah serta pasang badan melindungi para penjahat ekonomi ini? Jika benar, ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan konspirasi jahat yang menggerogoti stabilitas negara.

Tuntutan Sikat Habis: Sita Kapal, Seret Pelaku, Sapu Bersih Oknum!

Kejahatan yang menjual nama program negara demi kerakusan perut sendiri adalah bentuk kejahatan ekonomi tingkat tinggi yang tidak boleh diberi ampun sedikit pun. Masyarakat mendesak Bea Cukai Batam dan seluruh jajaran Aparat Penegak Hukum untuk tidak bersikap mandul dan segera bertindak dengan tangan besi: Sikat Tanpa Ampun: Tangkap seluruh dalang, penyokong dana, hingga jaringan distribusi mafia pangan Tanjung Piayu.

Sita Seluruh Armada: Sita secara permanen seluruh kapal, sarana angkut, dan barang bukti yang digunakan sebagai alat kejahatan ekonomi.

Bersihkan Oknum Pelindung: Usut dan copot oknum-oknum penikmat uang kotor yang membentengi aksi penyelundupan ini dari jerat hukum.

Negara tidak boleh kalah oleh mafia. Bea Cukai Batam harus membuktikan taringnya dengan menggulung habis seluruh jaringan penjahat pangan ini sampai ke akar-akarnya!

Fransisco chrons

Perkosa Aturan Negara: Cukong Jembatan 6 Pamer Kekuasaan, Aparat Batam Takut atau Turut Nikmati Uang Penyelundup?

0

Batam, investigasi.news- Hukum di Kota Batam remuk tak berbentuk di bawah roda-roda truk mafia balpres Jembatan 6 Barelang. Praktik penyelundupan pakaian bekas dan jastip ilegal yang bergulir saban hari tanpa henti bukan lagi sekadar pelanggaran biasa, melainkan aksi pengangkangan hukum secara terbuka yang memamerkan betapa berkuasanya sindikat kotor ini di atas tanah Kepulauan Riau.

Pantauan langsung Tim Investigasi merekam pemandangan yang memicu amarah: rentetan armada truk lalu-lalang mengangkut ribuan balpres dan barang jastip haram dengan gagah berani. Tanpa rasa takut, tanpa sembunyi-sembunyi—mereka melintas seolah jalanan milik nenek moyang mereka dan hukum tak lebih dari kertas tak berguna.

Dosa Besar & Bobroknya Penegakan Hukum di Jembatan 6

Gudang Rahasia Tembesi & Jalur Gelap Barelang: Modus operandi sindikat ini makin menggila. Ribuan koli barang balpres dan jastip haram dikemas secara masif di Gudang 100 Tembesi—sebuah lokasi yang sangat tertutup rapat. Dari titik inilah armada truk meluncur bebas menuju Jembatan 6 Barelang, sebelum diselundupkan menggunakan armada kapal-kapal kayu keluar dari wilayah Batam.

Karpet Merah untuk Penjahat: Aktivitas ilegal ini berjalan mulus seolah mendapat pengawalan dan restu penuh. Karpet merah digelar lebar-lebar untuk mafia, sementara aturan negara diludahi di depan mata publik.

Aparat Bungkam dan Bertekuk Lutut: Mana taji penegak hukum? Di mana Bea Cukai dan Kepolisian? Pembiaran vulgar ini memperkuat dugaan kuat adanya oknum-oknum berotak kotor yang telah menjual harga diri dan nama besar institusinya demi ceceran uang haram dari mafia.

Menantang Negara secara Terbuka: Para pemain balpres Jembatan 6 secara terbuka membusungkan dada, seakan memberi sinyal menantang seluruh aparat penegak hukum: “Hukum tidak akan pernah sanggup menyentuh kami!”

Hukum Mati Kutu, Negara Kalah oleh Sindikat

Skandal Jembatan 6 Barelang adalah cermin kebobrokan fatal di Batam. Ketika pemerintah pusat gencar meneriakkan perang terhadap pakaian bekas dan barang ilegal, di Batam aparat penegak hukum justru tampak ompong, gentar, dan mati kutu di hadapan cukong-cukong haram.

Apakah aparat di Batam memang takut menghadapi para oknum pembackup bisnis haram ini? Ada apa di balik diamnya institusi penegak hukum?

Jika truk-truk pengangkut dari gudang Tembesi hingga pelabuhan tikus Jembatan 6 ini terus dibiarkan melenggang bebas tanpa tindakan tegas, penggerebekan total, dan penangkapan besar-besaran, maka sah sudah: hukum di Batam telah mati, dan pimpinannya bertekuk lutut di bawah ketiak mafia! Tim Investigasi akan terus mengejar, membongkar, dan menelanjangi nama-nama oknum serta dalang utama di balik skandal haram ini.

Fransisco Chrons

Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup, Wako Zulmaeta: Tingkatkan Kualitas dan Nilai Jual Kuda Lokal

0
Penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026 di Payakumbuh. ( Foto: Kominfo Payakumbuh)

Payakumbuh — Kota Payakumbuh kembali dipercaya menjadi tuan rumah Indonesia’s Horse Racing Merdeka Cup (IHR Merdeka Cup) 2026 di Lapangan Pacu Kuda Kubu Gadang, Minggu (23/8/2026).

Kejuaraan ini menjadi penyelenggaraan kedua secara berturut-turut di Payakumbuh sekaligus menjadikan daerah tersebut sebagai daerah pertama di luar Pulau Jawa yang dua kali berturut-turut menjadi tuan rumah ajang pacuan kuda besutan SARGA.CO.

Kejuaraan tersebut mempertandingkan 15 race yang diikuti kuda-kuda terbaik dari berbagai daerah. Gelaran juga memadukan pacuan kuda modern dengan tradisi pacu kuda Minangkabau, serta menghadirkan pacu tradisional Draf Bogi dan demonstrasi Horseback Archery atau panahan berkuda.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan kepercayaan kembali menjadi tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus peluang untuk semakin memperkuat posisi Payakumbuh dalam peta olahraga berkuda nasional.

“Bagi kami, ini merupakan kehormatan besar. Payakumbuh yang memiliki tradisi kuat dan semangat olahraga mendapat kepercayaan kembali menjadi tuan rumah kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional,” kata Zulmaeta.

Menurutnya, pacuan kuda tidak hanya menjadi bagian dari olahraga, tetapi juga merupakan warisan budaya masyarakat Minangkabau yang mengajarkan keberanian, kedisiplinan, semangat juang, dan sportivitas.

“Melalui kejuaraan ini, kita ingin semakin memperkokoh Payakumbuh sebagai salah satu sentra pacuan kuda di Sumatera Barat sekaligus memperbesar kontribusi daerah dalam perkembangan olahraga berkuda nasional,” ujarnya.

Zulmaeta berharap perhatian terhadap IHR Merdeka Cup 2026 dapat menjadi momentum untuk mengembangkan potensi kuda lokal, baik dari sisi kualitas maupun nilai ekonominya.

Menurutnya, peningkatan kualitas ternak dan nilai jual kuda perlu berjalan seiring dengan upaya membangkitkan kembali usaha peternakan kuda di Payakumbuh.

“Momen ini harus kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual kuda lokal sekaligus membangkitkan kembali gairah peternakan kuda di Payakumbuh. Kita berharap dari sini lahir kuda-kuda yang mampu menjadi juara di tingkat nasional,” katanya.

Selain aspek olahraga dan peternakan, Zulmaeta menilai penyelenggaraan kejuaraan berskala nasional juga memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat.

Kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan, kuliner, akomodasi, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Event seperti ini memiliki multiplier effect yang besar. Ketika wisatawan dan penonton datang ke Payakumbuh, sektor ekonomi masyarakat ikut bergerak dan pelaku UMKM memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Zulmaeta juga menyampaikan apresiasi kepada PP Pordasi, SARGA.CO, sponsor, panitia, serta Niniak Mamak Kenagarian Tiakar dan Koto Nan Gadang yang turut mendukung penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026.

“Terima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang telah mempersiapkan kejuaraan ini. Dukungan para sponsor dan niniak mamak juga menjadi kekuatan penting sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Pordasi Sumatera Barat Deri Asta mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh, Forkopimda, PP Pordasi, promotor, sponsor, dan seluruh panitia dalam penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026.

Menurut Deri, kejuaraan tersebut berhasil mempertemukan kekuatan tradisi lokal dengan pendekatan olahraga berkuda yang lebih modern sehingga memberikan warna baru bagi perkembangan pacuan kuda di Sumatera Barat.

“Kita berhasil memadukan tradisi pacu sebagai bagian dari alek nagari dengan sentuhan teknologi dan konsep modern. Ini menjadi langkah untuk membawa olahraga berkuda daerah ke level yang lebih tinggi,” katanya.

Bagi Deri, penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026 juga menjadi momentum penutup masa pengabdiannya sebagai Ketua Pengprov Pordasi Sumatera Barat setelah lima tahun menjalankan amanah.

“Ini menjadi momentum terakhir saya sebagai Ketua Pengprov Pordasi Sumbar. Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama membangun olahraga berkuda Sumatera Barat selama lima tahun terakhir,” ujarnya.

Selama masa kepemimpinannya, Pordasi Sumatera Barat mencatat sejumlah capaian, di antaranya penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacu Seri I dan Seri II. Hampir 80 persen organisasi Pordasi kabupaten dan kota di Sumatera Barat juga tercatat aktif menyelenggarakan kegiatan olahraga berkuda.

“Terima kasih khusus saya sampaikan kepada Ketua Umum PP Pordasi Aryo BS Joyohadikusumo atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan. Kemitraan yang terjalin selama dua tahun dengan SARGA juga menjadi bagian dalam pengembangan olahraga berkuda di Sumbar,” pungkasnya.

Penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026 di Payakumbuh diharapkan semakin memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra pacuan kuda di Sumatera Barat, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kuda lokal dan aktivitas ekonomi masyarakat. (Oyon)

Pemko Bukittinggi Sosialisasikan Inovasi Aplikasi SIPADU

0
Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Keuangan gelar Sosialisasi Aplikasi SIPADU (Sistem Informasi Pergeseran Anggaran Terpadu) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pergeseran Anggaran. ( Foto: Kominfo Bukittinggi)

Bukittinggi-Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Keuangan gelar Sosialisasi Aplikasi SIPADU (Sistem Informasi Pergeseran Anggaran Terpadu) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pergeseran Anggaran. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Balai Kota Bukittinggi, dari tanggal 4 Agustus hingga 5 Agustus 2026.

Kepala Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Elohansen Panjaitan, menyampaikan, penerapan SIPADU menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan usulan pergeseran anggaran. Melalui aplikasi ini, proses pengelolaan usulan menjadi lebih mudah, cepat, tertib, transparan, dan dapat dipantau secara efektif.

“Dengan adanya SIPADU, data usulan pergeseran anggaran dapat dikelola secara lebih terintegrasi sehingga memudahkan proses verifikasi, pengendalian dan pengambilan keputusan,” ujarnya.

Elohansen menambahkan, SIPADU dan SOP Pergeseran Anggaran memberikan kejelasan terhadap setiap tahapan dan mekanisme pelaksanaan. Dengan demikian, proses pengajuan usulan pergeseran anggaran menjadi lebih terstandar dan memberikan kepastian bagi perangkat daerah.

Kasubid Perencanaan dan Penyusunan Anggaran, Bidang Anggaran Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Syafri Waldy, menjelaskan, inovasi SIPADU hadir sebagai upaya untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas pengelolaan data pergeseran anggaran. Sistem ini dirancang agar proses pengelolaan usulan pergeseran anggaran dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, efektif, efisien dan terarah, mulai dari pengajuan hingga proses verifikasi dan pengendalian.

“Melalui SIPADU, pengelolaan data pergeseran anggaran dapat dilakukan secara lebih tertib, transparan dan akuntabel. Aplikasi ini juga membantu perangkat daerah dalam proses pengajuan dan pengelolaan data pergeseran anggaran, sehingga setiap tahapan dapat dilakukan dengan lebih jelas dan terarah. Penerapan SIPADU bersama SOP Pergeseran Anggaran dapat mendukung penyusunan data pergeseran anggaran yang kredibel serta meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah,” ujarnya. Yas

Desa Sipaku Area Resmi Ditetapkan Menjadi Desa Binaan Imigrasi

0
Desa Sipaku Area Resmi Ditetapkan Menjadi Desa Binaan Imigrasi

MEDAN — Desa Sipaku Area, Kabupaten Asahan, resmi ditetapkan sebagai Desa Binaan Imigrasi dalam kegiatan penyerahan sertifikat Desa Binaan Imigrasi, pengukuhan Petugas Imigrasi Pembina Desa, serta peresmian Immigration Lounge yang digelar di Ballroom Lantai 2 JW Marriott Hotel Medan, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB tersebut dihadiri Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan RI Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., Direktur Jenderal Imigrasi RI, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, unsur Forkopimda Sumatera Utara, para kepala daerah, Bupati Asahan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan RI menyerahkan langsung sertifikat Desa Binaan Imigrasi kepada Sekretaris Desa Sipaku Area, Syahputra Arjuno, sebagai tanda resmi ditetapkannya desa tersebut sebagai bagian dari program binaan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Agus Andrianto menjelaskan bahwa Desa Binaan Imigrasi hadir sebagai mitra strategis Direktorat Jenderal Imigrasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan hukum di bidang keimigrasian, memperkuat partisipasi pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pengawasan orang asing, serta meningkatkan upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

“Program ini juga mendorong terbentuknya desa yang sadar hukum dan memiliki kepedulian terhadap isu-isu keimigrasian, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik dan pengawasan keimigrasian yang semakin optimal melalui pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan RI yang telah mempercayakan Desa Sipaku Area menjadi salah satu Desa Binaan Imigrasi di Sumatera Utara.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Asahan siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia menilai keberadaan Desa Binaan Imigrasi akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai keimigrasian dan pencegahan berbagai tindak pidana yang berkaitan dengan migrasi.

“Program ini sangat bermanfaat karena dapat memberikan edukasi serta mendekatkan layanan keimigrasian langsung kepada masyarakat desa, guna mencegah TPPO, TPPM, serta pengiriman Pekerja Migran Indonesia nonprosedural,” kata Taufik.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama, penampilan tarian persembahan, penyerahan sertifikat Desa Binaan Imigrasi, serta sambutan dari Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan RI dan Bupati Asahan.

Kegiatan berakhir pada pukul 18.00 WIB dalam suasana aman, lancar, dan sukses.

Sidabutar

Minggu Pagi Jadi Ruang Olahraga dan Panggung Kreativitas Pelajar

0
kegiatan Car Free Day (CFD). ( Foto: Kominfo Solsel)

Padang Aro, Minggu, 23 Agustus 2026 — Minggu pagi di Kabupaten Solok Selatan kembali diramaikan dengan kegiatan Car Free Day (CFD). Sekretaris Daerah (Sekda) Solok Selatan memimpin langsung kegiatan yang diikuti aparatur pemerintah, pelajar, serta masyarakat umum.

Kegiatan diawali dari Kantor Bupati Solok Selatan dengan berjalan kaki bersama menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Padang Aro. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang perjalanan, dengan peserta menikmati aktivitas olahraga sekaligus bersilaturahmi.

Tidak hanya menjadi sarana untuk berolahraga dan menjaga kebugaran, CFD juga menjadi ruang publik yang memberikan kesempatan kepada para pelajar kreatif di Solok Selatan untuk menunjukkan kebolehan dan bakat mereka.

Berbagai kreativitas dan kemampuan pelajar mendapat ruang untuk tampil dan disaksikan masyarakat. Kehadiran mereka membuat suasana CFD semakin hidup sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda Solok Selatan memiliki potensi yang patut terus didukung dan dikembangkan.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memandang kegiatan seperti ini tidak semata-mata sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kebersamaan dan memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda.

Melalui CFD, masyarakat dapat berolahraga, bersosialisasi, sekaligus menikmati berbagai kreativitas anak-anak muda daerah. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus berlangsung secara konsisten dan menjadi bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, kreatif, dan produktif.

Deno

Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Investasi Panas Bumi dari Kementerian ESDM

0
Keterangan Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, yang hadir mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat menerima penghargaan dari Kementerian ESDM dalam rangkaian kegiatan The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026). Sumber Foto : Humas Kantor Penghubung Provinsi Sumbar

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) meraih penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai Pemerintah Provinsi Pendukung Investasi Panas Bumi, atas komitmen dan dukungan dalam mendorong pengembangan investasi energi panas bumi di Sumbar.

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, yang hadir mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, dalam rangkaian The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan penghargaan tersebut menjadi penguatan atas kebijakan Pemprov Sumbar dalam mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Menurutnya, energi bersih tidak hanya berkaitan dengan ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang investasi dan penciptaan nilai ekonomi bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, pengembangan potensi energi terbarukan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga lingkungan dan kepentingan masyarakat.

“Pengembangan energi bersih harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat dukungan terhadap investasi panas bumi.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kita untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan investasi panas bumi di Sumatera Barat,” ujarnya.

Menurut Arry, Pemprov Sumbar akan terus memperkuat koordinasi dan fasilitasi sesuai kewenangan daerah, sehingga potensi panas bumi dapat dikembangkan dan memberikan manfaat bagi perekonomian serta masyarakat, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto mengatakan Sumbar memiliki potensi panas bumi yang tersebar di sejumlah wilayah. Data Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat terdapat 22 titik sumber daya panas bumi di Sumbar.

Salah satu peluang pengembangan yang kini memasuki tahapan lebih lanjut adalah wilayah panas bumi Cubadak Panti di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mendapat Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) dengan estimasi awal possible reserve sebesar 77 MWe.

“Survei dan eksplorasi merupakan tahapan penting untuk memperoleh kepastian mengenai potensi sumber daya dan kelayakan pengembangannya. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung koordinasi dan fasilitasi agar proses pengembangan dapat berjalan dengan baik,” jelas Helmi.

Pemprov Sumbar memandang penghargaan tersebut bukan sebagai tujuan akhir, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas dukungan terhadap investasi energi bersih. Ke depan, sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar potensi panas bumi dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat, sekaligus mendukung transisi energi nasional.(adpsb/bud)

Pelantikan MWCNU Gondanglegi, Bupati Dorong Inovasi dan Kemandirian Organisasi

0
Suasana pelantikan Pengurus MWCNU Gondanglegi beserta lembaga-lembaga di bawah naungannya periode 2026–2031 di Pondok Pesantren Al-Rifa’ie 2, Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Minggu (23/8/2026).

MALANG — Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondanglegi periode 2026–2031 resmi dilantik di Pondok Pesantren Al-Rifa’ie 2, Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Minggu (23/8/2026).

Pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan. Momentum ini menjadi penanda dimulainya babak baru bagi MWCNU Gondanglegi untuk memperkuat kelembagaan, memperluas manfaat program kepada masyarakat, sekaligus membangun kemandirian ekonomi organisasi.

Selain jajaran pengurus MWCNU, sejumlah lembaga di bawah naungan MWCNU Gondanglegi juga turut dilantik. Di antaranya Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), lembaga takmir masjid, serta Takmir Masjid An-Nahdhah.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Gondanglegi, Muhammad Shodiq, S.Pd.I., mengatakan kepengurusan periode 2026–2031 merupakan periode kedua yang dipercayakan kepadanya. Sebelumnya, ia memimpin MWCNU Gondanglegi pada periode 2021–2026.

“Alhamdulillah, ini pelantikan untuk periode kedua. Perbaikan-perbaikan terus kami lakukan. Ke depan, MWCNU Gondanglegi juga ingin terus mendandani perekonomian agar organisasi bisa semakin mandiri,” ujar Shodiq.

Menurutnya, penguatan organisasi tidak hanya dilakukan di tingkat MWCNU. Struktur NU juga terus dikembangkan hingga tingkat ranting dan anak ranting sesuai kebutuhan serta kondisi masing-masing wilayah.

Keberadaan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah tersebut dinilai penting agar program-program NU tidak berhenti di tingkat kepengurusan, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat.

“Ranting juga dapat mengembangkan kepengurusan hingga anak ranting sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing. Dengan begitu, program NU bisa semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH Muhammad Hamim Kholili, berharap kepengurusan baru MWCNU Gondanglegi mampu menerjemahkan berbagai program yang telah direncanakan ke dalam kegiatan nyata.

Ia mengingatkan agar program organisasi tidak berhenti sebatas konsep maupun agenda di atas kertas. Menurutnya, program yang sederhana tetapi terlaksana dan memberikan manfaat akan jauh lebih berarti bagi masyarakat.

“Dalam periode kedua MWCNU Gondanglegi ini, kita harapkan program-program yang sudah dicanangkan bisa benar-benar dilaksanakan. Tidak perlu muluk-muluk terlalu tinggi, yang penting programnya bisa berjalan,” kata KH Hamim.

Ia mencontohkan gagasan kegiatan pengajian atau kegiatan keagamaan secara bergilir di desa-desa yang disampaikan Bupati Malang. Menurutnya, program tersebut realistis untuk dikembangkan melalui sinergi MWCNU bersama jajaran ranting.

“Seperti pengajian akbar yang dicetuskan Pak Bupati, itu sebenarnya bisa dilaksanakan oleh MWCNU dan ranting-ranting. Kita harapkan nanti bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Bupati Dorong Perubahan dan Inovasi

Dalam sambutannya, Bupati Malang menekankan bahwa kepengurusan baru MWCNU Gondanglegi tidak boleh hanya melanjutkan rutinitas organisasi. Ia mendorong lahirnya perubahan, inovasi, serta kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, organisasi keagamaan harus mampu membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan program yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Harus ada perubahan, harus ada inovasi, harus ada kegiatan yang tidak sama. Hari ini harus lebih baik dari kemarin,” tegasnya.

Bupati juga mendorong MWCNU Gondanglegi agar memperluas kegiatan di luar rutinitas organisasi. Salah satu gagasan yang ditawarkan adalah pelaksanaan pengajian keliling di desa-desa selama beberapa bulan dalam satu tahun.

Program tersebut dinilai dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus NU, tokoh agama, pemerintah desa, serta masyarakat sekaligus memperkuat syiar keagamaan di tingkat akar rumput.

“Setelah dilantik, harus bergerak. Saya berharap MWCNU bisa bergerak ke depan dan membuat kegiatan yang manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Integritas Jadi Landasan Pengurus

Selain mendorong inovasi, Bupati Malang juga menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah organisasi. Menurutnya, pemimpin maupun pengurus harus memiliki komitmen kuat terhadap aturan dan nilai-nilai agama.

Ia menilai integritas menjadi salah satu fondasi penting untuk mencegah berbagai penyimpangan, termasuk korupsi dan pelanggaran terhadap aturan.

“Integritas itu, dalam bahasa agama, adalah takwa. Menjalankan perintah dan menjauhi larangan. Apa yang dilarang agama dan aturan jangan dilakukan, sedangkan yang diperintahkan harus dijalankan,” jelasnya.

Pesan tersebut diharapkan menjadi pegangan bagi seluruh pengurus MWCNU Gondanglegi dalam menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.

Pelantikan MWCNU Gondanglegi periode 2026–2031 pun menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara NU, pesantren, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat.

Dengan kepengurusan baru, MWCNU Gondanglegi diharapkan tidak hanya semakin solid secara kelembagaan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tantangan ke depan tentu tidak ringan. Namun, dengan semangat perubahan, inovasi, integritas, dan kemandirian, MWCNU Gondanglegi diharapkan mampu menghadirkan keberadaan organisasi yang semakin nyata dan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat. (Teguh)

HUT ke-28 PAN Kota Solok: 300 Orang Santuni Anak Yatim, Efriyon Coneng: “Kedekatan dengan Rakyat Itu Tugas Kami”

0
Ketua DPD PAN Kota Solok Efriyon Coneng bersama pengurus saat tasyakuran HUT ke-28 PAN dan santunan anak yatim.

Kota solok,Investigasi.News – Semangat berbagi mewarnai peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Solok, Minggu (23/8/2026). Sebanyak 300 orang menyantuni anak yatim dalam kegiatan tasyakuran yang digelar di rumah Bendahara PAN Kota Solok. Ketua DPD PAN Kota Solok yang juga anggota DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, S.H., menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat adalah tugas utama setiap kader.

Apa yang terjadi?
Peringatan ulang tahun ke-28 PAN tidak dirayakan dengan kemewahan, melainkan dengan kebaikan hati. Ratusan kader berkumpul untuk berdoa bersama, merenungkan perjalanan partai, sekaligus menyalurkan santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberadaan partai di tengah masyarakat, bukan sekadar janji di atas panggung.

Siapa yang terlibat?
Ketua DPD PAN Kota Solok sekaligus Anggota DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, S.H., didampingi Bendahara DPD PAN Kota Solok, Rusdi Saleh, memimpin langsung kegiatan tersebut. Hadir pula Sekretaris DPD PAN Kota Solok, Angry Nursya, S.H., dan kader PAN se-Kota Solok yang turut berpartisipasi aktif dalam penyaluran santunan.

Kapan dan di mana?
Kegiatan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di rumah Bendahara partai PAN Kota Solok.

Mengapa dan bagaimana?
Di usia yang ke-28, Efriyon Coneng menyampaikan bahwa PAN selalu hidup di hati masyarakat Kota Solok. Momentum ini juga beriringan dengan semangat kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, sehingga diharapkan ekonomi, keamanan, dan tata kehidupan bangsa semakin membaik dan sejahtera.

“Kami berharap dengan momentum kemerdekaan ke-81 ini, kondisi ekonomi, keamanan, dan kondisi negara kita semakin membaik,” ujar Efriyon.

Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan partai politik yang mampu merespons persoalan secara cepat—mulai dari kebutuhan ekonomi, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, hingga pelayanan publik. “Politik akan memiliki nilai ketika keberadaan partai dan kadernya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Bersama Rusdi Saleh, Efriyon kembali menekankan bahwa kedekatan dengan rakyat bukan sekadar strategi politik, melainkan amanah yang harus dijalankan.

“Karena kami dekat dengan masyarakat, itu tugas kami,” ucap Efriyon Coneng disambut anggukan mantap Rusdi Saleh.

Kegiatan berbagi ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud nyata komitmen PAN: bahwa perayaan terbaik adalah ketika kita bisa membawa kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Semangat ke-28 pun menjadi pengingat—partai yang tumbuh kokoh adalah partai yang akarnya tertanam kuat di hati rakyat.(Wahyu)

HUT ke-28 PAN, DPD PAN Pulang Pisau Gelar Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim

0
Pengurus PAN bersama anak yatim dalam kegiatan tasyakuran dan santunan HUT ke-28 PAN.

PULANG PISAU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Amanat Nasional (PAN) ke-28, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Pulang Pisau menyelenggarakan acara tasyakuran yang dirangkai dengan aksi kepedulian sosial, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini bertempat di Sekretariat DPD PAN Pulang Pisau, Jalan Panunjung Tarung. Acara digelar secara khidmat dengan memadukan kehadiran tatap muka terbatas serta pelaksanaan virtual conference via Zoom bersama jajaran pengurus PAN dari seluruh Indonesia.

Agenda tasyakuran dipimpin langsung oleh Ketua DPD PAN Pulang Pisau, Akhmad Bahrawi, didampingi oleh Sekretaris DPD PAN juga sebagai anggota DPRD Pulang Pisau, Hernal Ikis, S.Pd.,SD, serta seluruh pengurus.

Sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan 28 tahun kiprah partai politik tersebut, DPD PAN Pulang Pisau menghadirkan serta menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Aksi sosial ini diselenggarakan sebagai bagian dari pencapaian target nasional pembagian santunan anak yatim yang diusung oleh PAN secara serentak di tingkat nasional.
Zulmi