Kolaborasi JICA dan SDGs Center UNP Perkuat Implementasi SDGs Berbasis Desa

More articles

spot_img

Padang, investigasi.news — Japan International Cooperation Agency (JICA) Sustainable Development Goals (SDGs) berkolaborasi dengan SDGs Center Universitas Negeri Padang (UNP) dalam bentuk berbagi pengetahuan untuk penguatan institusi kedua lembaga ini, pada Senin, 1 April.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Dalam diskusi tersebut, JICA SDGs diwakili oleh Dr. Djonet Santoso, M.A., dan Aldie Danoesubroto. Dari pihak UNP, hadir Direktur SDGs UNP Dr. Erianjoni, M.Si, Sekretaris SDGs Dr. Ret. Nat Deski Beri, M.Si, serta Koordinator Bidang SDGs UNP Prof. Dr. Abna Hidayati, M.Pd, Prof. Pahkrur Razi, M.Si, Ph.D, dan Dr. Nofriyendi Sudiyar, M.Si.

Dalam presentasinya, Direktur SDGs UNP Dr. Erianjoni, M.Si menyatakan bahwa “Keberadaan SDGs sangat penting dalam kaitannya dengan visi UNP menuju World Class University. Oleh karena itu, setelah tiga tahun perjalanan, SDGs UNP telah melaksanakan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa melalui riset kolaborasi dengan Kemendes-PDT-RI dan kegiatan KKN Tematik, penyusunan RAD Provinsi Sumbar bersama BAPPEDA, program penurunan angka stunting dengan BKKBN dan mitra Dinas Pemberdayaan Desa di kabupaten/kota di Sumbar, yang banyak lokusnya berada di desa/nagari di Sumbar,” ujar Direktur SDGs yang juga Sekretaris Universitas UNP ini.

Sementara itu, Kepala JICA SDGs Dr. Djonet Santoso, M.A. menyampaikan, “Kami berharap SDGs Center dapat menjadi model implementasi program SDGs berbasis desa di Indonesia. Untuk itu, kami akan merancang sebuah program bersama yang melibatkan SDGs di Perguruan Tinggi dan membentuk jaringan antar SDGs di Indonesia, yang akan dieksekusi dalam pertemuan nasional SDGs yang akan digelar pada Juni 2024 di Jakarta.”

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 90 menit tersebut, pihak JICA SDGs juga memaparkan program mereka ke depan. SDGs Center UNP turut menyampaikan beberapa pencapaian dan rencana restrukturisasi organisasi dalam waktu dekat, dari 6 bidang SDGs menjadi 17 bidang, sehingga lembaga ini semakin kuat dan progresif.

Za

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img