Iklan

Siswa MTsN 5 Pidie Tuangkan Gagasan dalam Karya Tulis, Kepala Sekolah Usman: Literasi adalah Investasi Masa Depan Generasi Bangsa

More articles

Pidie, Investigasi.News – Semangat literasi terus ditanamkan di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Pidie. Melalui kegiatan literasi yang menghadirkan penggiat literasi dari luar Kabupaten Pidie, ribuan siswa berhasil menuangkan gagasan, imajinasi, hingga pengalaman pribadi ke dalam berbagai karya tulis yang nantinya akan dibukukan dalam sebuah Antologi Siswa MTsN 5 Pidie.

Program tersebut menjadi bukti bahwa budaya membaca dan menulis mampu membuka ruang kreativitas peserta didik sekaligus membangun kepercayaan diri mereka untuk berkarya sejak dini.

Kepala MTsN 5 Pidie, Drs. H. Usman, mengatakan kegiatan literasi sengaja digelar sebagai bagian dari upaya sekolah membangun budaya menulis di kalangan siswa. Menurutnya, kemampuan literasi bukan hanya penting dalam dunia pendidikan, tetapi juga menjadi bekal bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Kami sengaja menghadirkan penggiat literasi agar anak-anak mendapatkan pengalaman langsung dalam menulis. Harapan kami, melalui kegiatan ini lahir karya-karya berkualitas yang tidak hanya dikenal di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ujar H. Usman, Rabu (29/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX mengikuti pelatihan menulis cerita, mengarang, serta menuangkan ide dan perasaan mereka ke dalam bentuk tulisan. Seluruh karya yang dihasilkan akan dihimpun dan diterbitkan menjadi sebuah buku antologi sebagai dokumentasi kreativitas siswa MTsN 5 Pidie.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Dalam waktu singkat, para siswa mampu menyelesaikan tulisan mereka dengan penuh semangat dan kreativitas.

Salah seorang peserta, Teuku Abdillah Fonna, siswa kelas VII, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut karena kini dirinya memahami cara menyusun sebuah cerita dengan baik.

“Saya sangat senang karena melalui kegiatan ini saya belajar bagaimana membuat cerita dan menuangkan semua pikiran saya ke dalam tulisan. Sebelumnya saya belum memahami hal itu. Terima kasih kepada dewan guru dan Ibu Musyidah yang telah membimbing kami,” ungkap Abdillah.

Sementara itu, Musyidah, S.Pd., M.Pd., selaku penggiat literasi yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, mengaku kagum melihat semangat para siswa MTsN 5 Pidie.

Menurutnya, antusiasme peserta sangat luar biasa. Bahkan, hanya dalam hitungan menit, banyak siswa mampu menghasilkan tulisan hingga dua halaman.

“Saya melihat anak-anak MTsN 5 Pidie memiliki semangat yang luar biasa. Mereka mampu menulis dengan cepat dan penuh ide. Ini menunjukkan potensi literasi mereka sangat besar untuk terus dikembangkan,” ujar Musyidah.

Ia juga memastikan seluruh hasil karya siswa akan diterbitkan dalam sebuah buku berjudul “Antologi Siswa-Siswi MTsN 5 Pidie”.

“Buku ini nantinya menjadi bukti bahwa anak-anak memiliki kemampuan berkarya. Kami berharap karya mereka dapat menginspirasi siswa di sekolah lain sekaligus memotivasi mereka untuk terus menulis dan menghasilkan karya-karya terbaik,” tambahnya.

Diketahui, MTsN 5 Pidie berdiri di atas lahan seluas lebih dari dua hektare dengan fasilitas gedung bertingkat. Madrasah ini memiliki lebih dari seribu siswa yang dibimbing sekitar 75 tenaga pendidik. Berbagai prestasi juga telah berhasil diraih, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi, menjadikan MTsN 5 Pidie sebagai salah satu madrasah yang terus berkomitmen mencetak generasi berprestasi, berkarakter, dan berliterasi tinggi.

Herry

 

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest