Beranda blog Halaman 4957

Diduga Asal Jadi, Proyek Puskesmas Talawi Sawahlunto Dikerjakan PT Verbeck Mega Perkasa Kembali Jadi Sorotan

0
asal
Sawahlunto, investigasi.news_Proyek Asal jadi Pukesmas Talawi Kota Sawahlunto yang dilaksanakan oleh PT Verbeck Mega Perkasa terus menuai sorotan. Dan dari hasil kunjungan lapangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota ini sangat kecewa dengan proyek bernilai Rp8,8 miliar itu.

Juru Bicara Fraksi PKPI DPRD Kota Sawahlunto Masrisal menegarkan melihat hasil kualitas kegiatan infrastruktur sepanjang tahun 2020, fraksinya berharap kedepannya pemerintah daerah serius untuk melakukan pengawasan dan crosschek ke lapangan.

Adapun permasalahan kontraktor pembangunan Puskesmas Talawi yg mengabaikan surat panggilan atau teguran sampai habisnya waktu pemeliharaan juga harus menjadi perhatian Kepala Daerah kedepannya, kata Masrisal pada rapat paripurna DPRD kota ini, Senin (12/7/2021)

Terkait Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Sawahlunto Iwan Kurniawan juga menyorot pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Talawi. Kondisi itu ditemukan dari hasil peninjauan lapangan terhadap pembangunan Puskemas tersebut.

“Dari peninjauan ke lokasi proyek kemarin (Rabu, 2/6), banyak kerusakan pada pengerjaan pembangunan yang dilaksanakan akhir tahun 2020 itu,” kata Iwan Kurniawan, Jumat (4/6/2021).

Iwan menjelaskan, tinjauan lapangan DPRD diikuti juga oleh Kepala Dinas Kesehatan Yasril, Pejabat Pemegang Komitmen (PPK) Hermansyah Dinas PUPR dan Kepala Puskesmas Talawi. Menurutnya, banyak kelemahan dalam pelaksanaan pekerjaan yang harus diperbaiki dalam masa pemeliharaan.

“Ditemukan banyak kelemahan yang harus dilakukan perbaikan. Seperti beberapa unit pendingin ruangan (air conditioner/ AC) yang tidak bisa dimanfaatkan/ Kemudian ada bagian bangunan yang sudah rengkah, instalasi air yang merembes serta dinding yang retak,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Talawi, Desfarina menjelaskan, proyek dengan nomor kontrak 027/34/DAK/DinkesdaldukKB/2020 itu bernilai Rp8,8 miliar. Sebagian kerusakan kecil seperti tersumbatnya pipa instalasi air dan dinding yang retak dapat diperbaiki. Rembesan air kemungkinan akibat kerusakan instalasi air di lantai dua. “Kerusakan yang membutuhkan penanganan lanjutan sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan,” kata Desfarina.

Dia mengakui, ada bagian yang rengkah di lantai dua pada bagian yang tidak berkeramik. Diharapkan dalam waktu dekat bagian bangunan yang rusak dan merengkah serta kerusakan instalasi air dapat diperbaiki. (T.Ab)

Berlakukan PPKM Darurat, Wako Padang Terbitkan SE Terbaru

0

PADANG, INVESTIGASI

Berdasarkan Instruksi Mendagri No. 20 Tahun 2021 tentang Perubahan Instruksi Mendagri No.17 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19, Kota Padang ikut dikelompokkan kedalam 15 kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali yang diminta menerapkan PPKM Darurat terhitung 12-20 Juli 2021, meski baru-baru ini telah menerapkan PPKM Mikro.

Beberapa parameter yang digunakan untuk menetapkan kabupaten/kota di luar Jawa-Bali untuk menerapkan PPKM Darurat antara lain: Level Asesmen Pandemi tingkat ‘4’, Tingkat Keterisian Tempat Tidur (TT) atau Bed Occupancy Rate (BOR) lebih dari 65%, terjadi peningkatan kasus aktif secara signifikan, dan pencapaian vaksinasi yang masih di bawah 50 persen dari total masyarakat yang menjadi target vaksinasi.

Menyikapi hal itu, Wali Kota Padang Hendri Septa langsung menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang PPKM Darurat Covid-19 tersebut.

SE bernomorkan 400.628/BPBD-Pdg/VII/2021 itu, diterbitkan wali kota usai melakukan rapat koordinasi (rakor) melalui video conference dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy terkait percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Sumbar yang juga diikuti wali kota/bupati se-Sumbar, Senin (12/7/2021).

Hadir bersama Wali Kota Padang di kediaman resminya saat itu unsur Forkopimda Padang, diantaranya Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf M. Ghoffar Ngismangil, Kajari Padang Ranu Subroto dan jajaran Satuan Tugas (Satgas) PPKM Kota Padang.

Wali Kota Hendri Septa mengatakan bahwa SE yang dikeluarkannya tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Padang selama 12-20 Juli 2021.

“Kita di Pemerintah Kota (Pemko) Padang menerbitkan SE ini mengacu sesuai Instruksi Mendagri No.20 Tahun 2021 perubahan atas Instruksi Mendagri No.17 Tahun 2021. SE ini mulai diberlakukan hari ini dan efektifnya terhitung besok Selasa 13 Juli 2021,” ujarnya.

Hendri menyebut terdapat 18 poin di dalam SE itu yang berisikan aturan dan kebijakan yang wajib disikapi seluruh pihak dan masyarakat di Kota Padang.

“Tujuannya adalah untuk mendukung kesuksesan penerapan PPKM Darurat di Padang, sehingga setelah itu diharapkan kondisi Kota Padang kembali membaik dan penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan,” sebut wako.

Orang nomor satu di Kota Padang itu menjelaskan, 18 poin yang dijelaskan di dalam SE tersebut diantaranya mulai dari pelaksanaan kegiatan belajar mengajar hanya dibolehkan secara dalam jaringan (daring).

Selanjutnya, katanya, pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100 persen work from home (WFH) atau bekerja di rumah. Sebaliknya kegiatan pada sektor esensial dilakukan pembagian untuk persentase karyawan/karyawati yang WFH. Begitu juga sektor kritikal terkait kesehatan, keamanan serta yang berhubungan dengan kebutuhan logistik dan bahan pangan pokok serta sektor esensial lainnya masih dibolehkan.

“Sementara untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 50 persen. Apotik dan toko tetap buka 24 jam. Kemudian pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum baik di warung, rumah makan, kafe serta bagi pedagang kaki lima (PKL) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun di pusat perbelanjaan, hanya layanan makanan melalui pesan antar atau dibawa pulang,” jelasnya.

Hendri pun meneruskan, adapun terkait pelaksanaan kegiatan konstruksi infrastruktur publik dapat beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat. Sementara perihal pelaksanaan ibadah seperti di masjid/musala atau rumah ibadah agama lainnya dilaksanakan dengan beberapa ketentuan prokes yang sangat ketat.

“Terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 H nanti, alhamdulillah pelaksanaan salat ied tetap dibolehkan namun hanya di masjid dan musala tidak boleh di lapangan. Semuanya dengan penerapan prokes yang sangat ketat. Khusus pelaksanaan qurban, penyerahan daging qurbannya cukup panitia saja yang mengantarkannya ke rumah-rumah warga demi menghindari kerumunan,” tukasnya.

Begitu juga sambung wako lagi, di dalam SE juga mengatur untuk kegiatan resepsi pernikahan ditiadakan sementara waktu selama PPKM Darurat. Hal yang sama juga diikuti pada pelaksanaan kegiatan di area publik, kegiatan yang menimbulkan keramaian.

Sementara, untuk penggunaan transportasi umum seperti angkot dan angkutan massal lainnya tetap dapat beroperasi dengan pengaturan kapasitas 70 persen dari kapasitas kendaraan dan penerapam prokes yang ketat.

“Pada PPKM Darurat ini kita melakukan penyekatan pada beberapa pintu masuk ke Kota Padang. Dimana masyarakat yang diperkenankan masuk ke Padang harus memiliki beberapa persyaratan. Antara lain menunjukan kartu vaksin (minimal 1 kali vaksi pertama), lalu menunjukan PCR H-2/Rapid Antigen H-1. Sedangkan untuk awak kendaraan logistik dan transportasi barang strategis lainnya dibolehkan.”

Adapun lanjut wako, untuk lokasi penyekatan masuk ke Kota Padang ada enam titik. Mulai dari perbatasan Padang-Solok, Padang-Pesisir Selatan, Padang-Padang Pariaman baik di By Pass dan Lubuk Buaya, serta di Pelabuhan Bungus dan Muara Padang.

“Jadi ada beberapa hal dan poin-poin yang harus ditaati oleh seluruh warga Kota Padang selama PPKM Darurat diberlakukan. Dimana bagi masyarakat dan pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai Perda Kota Padang No.1 Tahun 2021 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” jelas Wako. (Dv/BT/Prokompim Pdg)

Anggota DPRD Sawahlunto Reflizal Menolak LPj APBD 2020

0

SAWAHLUNTO, INVESTIGASI

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sawahlunto Reflizal menolak Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020, Senin (12/7/2021). Penolakan ini ditandai dengan tak mau hadir dan tidak menandatangani pandangan akhir fraksi PAN, Golkar PDI Perjuangan pada rapat paripurna Senin (12/7/2021)

Ketua Fraksi PAN, Golkar PDI Perjuangan DPRD kota Sawahlunto Dasrial Ery membenarkan bahwa salah seorang anggota fraksi yang dipimpinnya tak mau menandatangani pandangan akhir fraksi terkait LPj APBD 2020.

“ dengan berbagai alasan diantaranya kekecewaan Reflizal terhadap perencanaan dan program pemerintah daerah yang tak jelas terhadap perpindahan kantor Bank Nagari di blok pasar tahun lalu yang jelas tak diketahui oleh DPRD karna perpindahan ini memakai beberapa kios pasar yang sebelumnya sudah ada pemiliknya” ungkap Dasrial Ery usai rapat paripurna.

Dasrial Ery juga menjelaskan bahwa Reflizal juga mempertanyakan dari mana biaya renovasi pembangunan kantor Bank nagari ini dan bagaimana status kios yang ditempati sebelumnya yang sampai kini belum jelas disampaikan pemerintah daerah.

“ beberapa alasan juga disampaikan oleh Reflizal kepada fraksi itu adalah haknya sebagai anggota DPRD dan dia tak mau menandatangani itupun menjadi haknya sebagai anggota fraksi” sebut Ery

Terkait tak mau hadir pada rapat paripurna DPRD kota Sawahlunto terkait LKPj APBD 2020 ini, anggota DPRD asal PDI Perjuangan Reflizal mengakui menolak hadir dan tak menandatangani Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020.

“ tak mau hadir rapat paripurna serta tak menandatangani pandangan akhir fraksi dalam persetujuan LKPj tahun anggaran 2020 bukan tak ada alasan yang memberatkan, tentu secara pribadi sangat kecewa dengan beberapa pelaksanaan program dan kegiatan yang tak kunjung ditanggapi serta dijalan pemerintah daerah” kata Reflizal Selasa (13/7/2021)

Alasan bukan hanya terkait pemanfaatan kios pasar untuk kantor bank Nagari saja sebut Reflizal juga terkait tanggapan pemerintah daerah pada kondisi PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) yang sampai kini tak kunjung melaporkan terkait penggunaan kucuran dana penyertaan modal Rp3 milyar yang telah diberikan ke PT WWS ini.

“ padahal sebelumnya pihak PT WWS dan pemerintah daerah meminta persetujuan dewan agar dikucurkan anggaran Rp3 milyar untuk penambahan wahana agar bisa meningkatkan kunjungan serta akan mengairahkan pariwisata dan deviden. Namun, dana Rp3 milyar belum dilaporkan pihak PT WWS ingin meminta tambahan dana lagi ” keluh Reflizal

Dia juga kecewa karena sesuai amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dipertegas dengan Pasal (108) tentang Kewajiban Anggota DPRD, yaitu menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat dan memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

“ pokok-pokok pikiran hasil reses selaku anggota DPRD terhadap aspirasi yang telah dihimpun dan ditetapkan untuk direncanakan serta dilaksanakan pada tahun anggaran 2020 dihapus atau dihilangkan tanpa persetujuan anggota dewan. Dan ini membuat kecewa anggota dewan yang telah meyakinkan akan memperjuangkan aspirasi saat reses” keluh politisi PDI Perjuangan ini

Sebagai anggota badan Anggaran (Banggar) DPRD dirinya juga sangat kecewa dengan pihak pemerintah daerah dalam setiap pembahasan selalu memberikan bahan acuan untuk dibahas memberikannya sehari sebelum pembahasan atau disaat pembahasan.

“ sebaiknya bahan yang akan dibahas setidaknya seminggu sebelum dilakukan pembahasan, jadi anggota Banggar bisa lebih mendalami mengetahui rencana dan materi yang akan dibahas” sebut Reflizal

Sebenarnya banyak lagi alasan saya untuk menolak tapi tak dapat secara detail disampaikan kepada ketua fraksi, namun kawan-kawan dan ketua fraksi sangat menghargai keputusan ini, pungkasnya. (T.Ab)

PPKM Darurat, 27 Pintu Tol Menuju Jateng Bakal Ditutup

0

SEMARANG, INVESTIGASI

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah (Jateng) bakal melakukan penutupan terhadap 27 pintul Tol Exit mulai tanggal 16 Juli hingga 22 Juli 2021.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy mengungkapkan bahwa keputusan tersebut merupakan implementasi dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Hasil koordinasi dengan Forkopimda Jawa Tengah, seluruh akses masuk Jawa Tengah ditutup termasuk exit tol di 27 pintu exit tol akan kami tutup total mulai hari Jumat tanggal 16 sampai dengan tanggal 22 Juli,” kata Iqbal kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Dengan begitu, Iqbal menyebut bahwa, seluruh masyarakat yang dari Jakarta tidak bisa menuju Jawa Tengah.

“Dari Jakarta tidak bisa ke Jawa Tengah,” ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, penutupan akses jalan tersebut untuk menekan mobilitas dan pergerakan dari masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. Tujuannya adalah demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Kami imbau untuk masyarakat agar tetap di rumah saja. Ini penting karena untuk menyelamatkan seluruh warga dari bahaya virus corona,” tutup Iqbal.

(Adi/Vio)

Sabet Gelar Top Scorer, Cristiano Ronaldo Dapat Hadiah dari Alibaba

0

Cristiano Ronaldo menyebat gelar top scorer EURO 2020. Pemain asal Portugal itu mengoleksi 5 gol di ajang EURO 2020. Jumlah torehan Cristiano Ronaldo sama dengan striker Rep Cheska, Patrik Schick.

Meski memiliki torehan gol yang sama, Cristiano Ronaldo lebih berhak mendapat gelar sepatu emas. Hal ini lantaran pemain Juventus itu di EURO 2020 juga menyumbang 1 assist. Torehan yang tak dimiliki oleh Patrik Schick.

Menyandang gelar top scorer EURO 2020 membuat Cristiano Ronaldo berhak meraih trofi emas Alipay Top Scorer Awards. Dikutip Football5star.com dari Business Wire, Senin (12/7/2021), Alipay mengaku sangat senang gelar ini diraih oleh pesepak bola seperti Ronaldo.

“Sama seperti kami telah menggunakan teknologi blockhain untuk secara permanen melestarikan momen mencetak gol yang indah dari pencetak gol terbanyak seperti Ronaldo. Kami juga akan terus bekerja dengan UEFA untuk mendukung pengalaman penggemar menikmati pertandingan sepak bola,” tulis pernyataan resmi Alipay.

Sekedar informasi, blockchain merupakan teknologi baru yang dikembangkan untuk sistem penyimpanan data digital. Trofi yang dipersembahkan oleh Alipay ini menjadi trofi pertama yang menyematkan blockchain dalam desainnya.

Dengan menggunakan kode yang telah disediakan, Alipay akan mengunggah data trofi ke blockchain, dan memastikan rekor pencapaian pencetak gol terbanyak yang permanen dan tidak berubah.

“Selamat dari kami untuk Cristiano Ronaldo atas penampilannya yang fenomenal di UEFA EURO 2020 dan untuk memenangkan penghargaan Emas pencetak gol terbanyak Alipay,” kata Eric Jing, CEO Ant Grup, perusahaan yang bekerja sama dengan UEFA.

Alipay merupakan perusahaan pembayaran bergerak daring dari pihak ketiga. Perusahaan ini didirikan di Hangzhou, Cina pada Februari 2004 oleh Alibaba Grup dan pendirinya Jack Ma.

Sumber

DPRD Sawahlunto Minta PT WWS Laporkan Pertanggungjawaban Dana Rp3 Milyar

0

SAWAHLUNTO, INVESTIGASI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sawahlunto meminta PT Wahana Wisata Sawahlunto untuk memberikan Laporan pertanggungjawaban kucuran dana Rp3 milyar.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Sawahlunto Elfia Rita Dewi pada rapat paripurna DPRD Sawahlunto terhadap Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020, Senin (12/7/2021).

Dari laporan pembicaraan tingkat I terhadap terhadap LKPj APBD 2020 disampaikan, melihat kondisi yang dihadapi oleh PT Wahana Wisata Sawahlunto, apalagi dengan adanya masa pandemi Covid-19, maka PT Wahana Wisata Sawahlunto pendapatannya pada tahun 2020 yaitu nihil.

“ dalam permintaan PT Wahana Wisata Sawahlunto menambah kucuran dana. Kami harus meminta dahulu pertanggungjawaban kucuran dana sebelumnya yaitu sebesar Rp3 milyar” kata Dewi pada raat paripuna yang dipimpin Ketua DPRD Sawahlunto Eka Wahyu yang dihadiri Wali Kota Sawahlunto Deri Asta dan Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti itu.

Terkait kondisi PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) ini juga jadi sorotan, fraksi di DPRD kota ini. Bahkan tak hanya PT WWS ini saja, nasib Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dikota Sawahlunto, dipertanyakan Dewan dikota ini

Juru bicara PPP, Demokrat dan Perindo Iwan Kurniawan mempertanyakan status BUMD, PT Lembu Betina Subur (LBS).PT Bumi Sawahlunto Mandiri (BSM), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS).

“ fraksi kami ingin mengetahui status BUMD yang ada dikota Sawahlunto. Dan ada tindakan dari pemerintah daerah terhadap BUMD yang tidak produktif lagi” sorot Iwan pada paripurna yang dihadiri Wali Kota Sawahlunto Deri Asta dan kepala OPD dikota ini.

Dikesempatan itu, Iwan Kurniawan juga meminta kejelasan data dana bergulir Bussines Development Center (BDC). “ fraksi ingin mengetahui data dana bergulir BDC dan data dana bergulir untuk tahun 2020 yang diberikan kepada masyarakat” kata Iwan minta penjelasan.

Pada Nota Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DP­RD Kota Sawahlunto terhadap nota pengantar Ranperda tentang Laporan Pertang­gungjawaban Pelak­sa­na­an APBD Kota Sawahlunto tahun 2020, Senin (5/7/2021) lalu.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengakui, ma­salah yang dihadapi BU­MD di Kota Sawahlunto yang paling mendasar adalah kekurangan ang­garan untuk terus dapat beroperasi. Di mana PT. WWS sejak terjadinya pandemi mengalami pe­nurunan pendapatan yang cukup drastis. Hal ini ka­rena adanya kebijakan dari pemerintah untuk menanggulangi perkem­bangan virus Covid 19 dengan menutup lokasi objek wisata.

Dengan adanya kebi­ja­kan ini, otomatis selama Maret hingga Juli 2020 PT. WWS tidak mendapatkan pemasukan sama sekali. Sementara pengeluaran wajib seperti gaji kar­yawan dan beban ope­rasional lainnya harus dikeluarkan setiap bu­lannya, sehingga kas pe­ru­sahaan mengalami minus.

Namun pada awal A­gus­tus 2020 pemerintah daerah membuka kembali PT. WWS dengan protokol kesehatan yang ketat. Namun, dengan kondisi pandemi tetap tidak mak­simai dalam pencapaian pendapatan untuk menu­tupi biaya operasional. (T.Ab)

Lakukan Inovasi Menghadapi Pandemi, Nagari Pasia Laweh Dapat Nilai Tertinggi

0

AGAM, INVESTIGASI

Nagari Pasia Laweh dipercaya mewakili Sumbar pada lomba ini, setelah keluarnya SK Gubernur Sumbar tentang penetapan Pasia Laweh sebagai nagari terbaik tingkat provinsi, yang telah diserahkan kepada Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman dan diteruskan ke Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin, di aula Kantor Bupati Agam, Senin (12/7/2021).

Dikatakan, Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, pada lomba nagari tingkat Sumbar, Nagari Pasia Laweh memperoleh nilai tertinggi, karena sesuai kondisi di tengah pandemi Pasia Laweh miliki berbagai inovasi yang kuat dalam menangani wabah ini.

Pemerintah Kabupaten Agam optimis Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, jadi terbaik lomba desa atau nagari dan kelurahan tingkat nasional 2021.

“Selain itu, bagaimana ekonomi masyarakatnya bangkit di tengah pandemi ini,” ujarnya.

Sesuai lomba yang digelar tahun ini, tema yang diangkat bagaimana nagari bangkit, maju dan sejahtera di masa pandemi Covid-19, serta kepiawaian wali nagari yang dibantu tokoh masyarakat dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Ini jadi motivasi bagi kita untuk mengikuti penilaian tingkat nasional. Kita yakin dan optimis Pasia Laweh bisa jadi terbaik dengan inovasi yang dimilikinya,” sebutnya.

Dengan begitu, pihaknya mensupport penuh Nagari Pasia Laweh mengikuti kompetisi ini, karena ini merupakan suatu kebanggaan bagi Pemkab Agam khususnya Nagari Pasia Laweh.

Menurut bupati, lomba ini tidak hanya sekedar cari juara, tapi juga ajang mengevaluasi sejauhmana nagari sudah melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan di nagari, sehingga dapat diketahui mana yang perlu ditingkatkan, dikembangkan, disempurnakan dan lainnya.

Berdasarkan penilaian yang dilakukan tim Sumbar, Nagari Pasia Laweh miliki berbagai keunggulan, diantaranya secara umum telah memenuhi semua kelengkapan data yang dipersyaratkan berdasarkan surat Mendagri nomor 414.4/0838/BPD tentang petunjuk pelaksanaan lomba desa dan kelurahan tahun 2021.

Sementara itu, Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin mengatakan, pihaknya yang nanti juga akan dibimbing Pemkab Agam dan Pemprov Sumbar, akan berupaya semaksimal mungkin untuk mematangkan persiapan lomba tingkat nasional tersebut.

“Kita optimis dengan inovasi kebijakan berkaitan penanganan Covid-19, akan mengantarkan Pasia Laweh jadi terbaik di nasional. Karena ini juga jadi tolak ukur penilaian pada lomba desa dan kelurahan berprestasi tahun ini,” tukasnya.

Terkait penangan Covid-19, pihaknya menyediakan rumah isolasi mandiri bagi warga yang terpapar atau setelah melakukan test swab, serta berkolaborasi dengan kaum atau ninik mamak dalam penanganan Covid-19 dan lainnya.

Dikatakan, jadwal penilaian tidak diberitahukan secara formal, tapi dilakukan secara dadakan atau sifatnya rahasia, sehingga persiapan harus matang untuk menghadapi lomba ini.

(Daji)

Berprestasi, 13 Personil Polres Sawahlunto Diberi Penghargaan

0

SAWAHLUNTO, INVESTIGASI

Sebanyak 13 personil Polres Sawahlunto yang dinilai berprestasi dalam menjalankan tugas diberikan penghargaan oleh Kapolres AKBP Junaidi Nur. Penyerahan penghargaan itu diserahkan pada apel pasukan di Mapolres kota ini, Senin (12/7/2021)

Kapolres Sawahlunto AKBP Junaidi Nur menyampaikan apresiasinya kepada 13 personil Perwira dan Brigadir yang menjalankan tugas dengan baik serta inovasi dalam melayani dan aktif dalam kegiatan dimasyarakat.

“ jadikan penghargaan ini sebagai memacu semangat personil dalam bekerja dan bagi personel yang belum mendapatkan penghargaan bisa menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan kinerjanya” kata Junaidi

Penghargaan berdasarkan Surat keputusan Kapolres Sawahlunto Nomor : KEP/ 55 / VII/ 2021 ini disampaikan kepada IPTU Marwan Kapolsek Sawahlunto dinilai berprestasi dalam inovasi Pemasangan CCTV ditempat umum. Bripka Yuli Erwati,. Amd, Kep berprestasi karna aktif dalam pelaporan penanganan Covid-19 serta keaktifan dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi masyarakat diwilkum Polres Sawahlunto.

Bripka Anang Dwi Setiawan berhasil ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Bripka TM Situngkir, berhasil ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Brigadir Emil Trisandi, berhasil ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Brigadir Randa Pradana, berhasil ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Briptu Shandi Merianda P, berhasil ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor.

Bripka Defriol Candra aktif dalam pembinaan polisi cilik (Pocil) di Kota Sawahlunto. Bripka Guntur Irvanto, aktif dalam penggalangan masyarakat dalam vaksinasi di Kota Sawahlunto.

Bripka Rico Liberta, aktif dalam kegiatan masyarakat sebagai ketua karang taruna di Kelurahan Aul Mulyo dan meraih predikat juara II dalam pengembangan budidaya tanaman jahe merah tingkat Karang taruna se kota Sawahlunto.

Bripka Valerian, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dalam hal memotivasi masyarakat mantan napi dan Preman dalam kegiatan positif, membuka lapangan pekerjaan dibidang peternakan serta mendapatkan apresiasi atau penghargaan dari Wali Kota Sawahlunto.

Brigadir Mulian aktif dalam pendirian kampung Tageh dan berhasil mendapatkan juara II tingkat Sumatera barat dan kampong Tageh desa Balai batu Sandaran. Brigadir Harmade P aktif dalam mendukung program pemerintahan pada tingkat desa dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat desa Sikalang dalam pelayanan tugas.(T.Ab)

Vaksinasi Di Kelurahan Seberang Palinggam Berlangsung Sukses

0

Padang, Investigasi

Masyarakat Seberang Palinggam sangat antusias sekali mengikut sertakan diri untuk di vaksin. Hal ini terlihat dari kegiatan sosialisasi vaksinasi yang berlangsung di kantor Seberang Palinggam Kecamatan Padang Selatan Senin (12/06/2021).

Dari hasil wawancara, Lurah Seberang Palinggam Eva Yenita mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan vaksinasi ini, diberikan dulu pemahaman kepada RT dan RW, sehingga mereka bisa memotivasi warganya. Dan yang kedua adalah melalui wa grup RT dan RW.

“Satu minggu sebelum hari H kita juga menyampaikan pemahaman tentang vaksinasi ini melalui wa grup Seberang Palinggam, dan mensharing manfaat- manfaat dari vaksin, serta mencoba menepis opini negatif yang berkembang dimasyarakat tentang vaksin dari cina ini. Kita juga memberikan pemahaman jika ada efek samping yang di timbulkan oleh vaksin tersebut”, ujar Lurah Seberang Palinggam

Eva menambahkan,”Jika terjadi efek samping bukan vaksinnya yang salah tapi respon tubuhlah yang bermacam- macam, dan kita akan mensosialisasikan cara antisipasinya dan solusinya. H-3 Camat Padang Selatan Teddi Antonius ikut aktif bantu mensosialisasikan tentang vaksin ini. jika sudah ada warga yang daftar , tetapi tidak jadi divaksin tidak apa- apa. Jika ada tambahan dari warga yang ingin ikut di vaksin maka pelayanan vaksin gratis tidak bisa lagi kami terima”.

Sertifikat sudah vaksin ini nanti akan di perlukan untuk melengkapi dokumen atau surat-surat pengurusan seperti pengurusan surat miskin, jika warga belum mempunyai sertifikat atau bukti sudah divaksin , maka warga harus melakukan suntik vaksin di faskes-faskes dengan membayar sebanyak Rp 350 ribu rupiah.

“Dengan memberikan pemahaman seperti itu, Alhamdulillah sampai pada H-1 yang mendaftar sudah mencapai 146. Dan hari ini bertambah sekitar 20 orang”.

Eva berharap semuanya dapat di vaksin tidak ada yang di tunda, sebelum divaksin kesehatan warga di periksa dulu.

Dalam Kegiatan sosialisasi ini Lurah Seberang Palinggam juga menyampaikan kepada warga apa- apa saja manfaat kalau sudah di vaksin dan kalau tidak di vaksin apa saja akibatnya. Baik terhadap kesehatan dan terhadap pelayanan administrasi pemerintahan.

Untuk fasilitas yang didapat oleh warga yang ikut serta vaksinasi di berikan nasi kotak. kue kotak, dan uang transpor sebesar Rp 100.000, tapi itu terbatas untuk 50 orang saja. Dan untuk vaksinasi gratis, Kelurahan Seberang Palinggam mampu melaksanakannya sampai sekitar 160 orang

“Kegiatan vaksinasi di kantor lurah Seberang Palinggam ini berlangsung satu hari ini, setelah ini warga bisa melanjutkannya ke puskesmas, tetap gratis akan tetapi fasilitas seperti ,nasi kotak, kue kotak dan uang transpor sebesar Rp 100. 000 tidak lagi di berikan”, tutup Eva.

(Mebri)

Selama PPKM Darurat di Kota Padang, Empat Titik Lokasi Pos Penyekatan Akan Dijaga Ketat

0

Padang, Investigasi

“Empat titik lokasi pos penyekatan akan didirikan selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Padang. Personel gabungan 24 jam menjaga perbatasan untuk menekan mobilitas masyarakat.

Keputusan ini diungkapkan Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir dalam rapat bersama unsur Forkopimda Kota Padang, Senin (12/7). Rapat dipimpin langsung Wali Kota Padang, Hendri Septa.

“Kami dari polresta, mengakomodir dari polres di Pulau Jawa. Untuk Kota Padang, ada empat titik penyekatan,” kata Imran dalam paparannya saat rapat.

Imran menyebutkan, empat titik lokasi penyekatan di antaranya dua pos di wilayah perbatasan antara Kota Padang dengan Kabupaten Padang Pariaman. Selanjutnya, satu pos di perbatasan Kabupaten Pesisir Selatan.

“Kemudian perbatasan Kota Padang dengan Solok. Ini pos akan didirikan 24 jam. Itu personel berdinas mulai pukul 08.00 WIB dibagi tiga shift sampai tanggal 20 Juli,” jelasnya.

“Jadi 12 jam satu shift. Di situ (pos penyekatan) kami berharap ada gabungan unsur Forkopimda yang paham soal antigen dan surat vaksin,” ujarnya.

Wali Kota Padang, Hendri Septa menyetujui dengan didirikannya pos penyekatan. Bagi masyarakat yang masuk kota harus menunjukkan bukti vaksinasi dan PCR.

“Poin utama adalah adanya penyekatan di pintu perbatasan. Adanya pos didirikan guna menyaring mobilitas warga. Dulu sudah dilakukan di masa PSBB. Kita ulang lagi,” katanya.

Sebelumnya, penyekatan lalu lintas juga diberlakukan selama PPKM Darurat di Kota Padang Panjang. Posko penyekatan didirikan di tiga titik ruas jalan utama daerah itu

Setiap pengguna jalan yang melewati posko itu harus sudah mengantongi bukti vaksinasi dan hasil bebas covid-19 berupa hasil rapid antigen. Penyekatan tersebut mulai diberlakukan dari tanggal 13 Juli hingga 20 Juli 2021.

***