Kapten Inf (Purn) Awad Manjeng Pamit dan Memohon Maaf Seiring Berakhirnya Masa Tugas

More articles

spot_img

Taliabu, Investigasi.news – Dalam momen yang penuh haru, Kapten Inf (Purn) Awad Manjeng, yang sebelumnya menjabat sebagai Danramil 1510-02/Bobong, menyampaikan permohonan pamit kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tepat pada tanggal 01 April 2024, Awad Manjeng mengumumkan akhir dari masa tugasnya setelah mengabdi dengan penuh dedikasi selama kurun waktu yang lama.

Dalam bulan suci Ramadhan ini, Awad Manjeng telah menjalankan tugasnya di Koramil 1510-02/Bobong dengan penuh pengabdian. Dalam kesempatan ini, ia mengucapkan permohonan pamit kepada seluruh lapisan masyarakat Pulau Taliabu.

“Dengan kerendahan hati, saya memohon pamit kepada seluruh masyarakat Pulau Taliabu. Setelah bertugas dengan penuh dedikasi, saya mengumumkan akhir dari masa tugas saya,” ungkap Awad Manjeng.

Ia juga tidak lupa menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama masa tugasnya kepada seluruh pihak, baik itu masyarakat maupun institusi lainnya.

“Saya ingin memohon maaf kepada seluruh pihak, baik itu masyarakat maupun institusi lainnya, jika ada sikap, tingkah laku, atau kata-kata yang mungkin kurang berkenan atau menyinggung perasaan selama bertugas di Koramil 1510-02/Bobong,” tambahnya.

Lebih Lanjut, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat Pulau Taliabu atas dukungan dan kerjasamanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah tersebut. Penghargaan setinggi-tingginya juga disampaikan kepada institusi Polri dan Pemerintah Pulau Taliabu yang telah memberikan dukungan selama bertugas.

Awad Manjeng juga mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin kepada seluruh masyarakat, mengharapkan agar setiap amal baik yang telah dilakukan di bulan Ramadhan menjadi keberkahan bagi semua.

Pamit ini menandai akhir dari seorang pahlawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan dan keamanan di Kabupaten Pulau Taliabu. Semangat dan dedikasinya akan tetap dikenang oleh seluruh masyarakat.

Sebagai pesan moral, Awad Manjeng menyampaikan sebuah kata bijak parjurit TNI untuk menambah semangat prajurit yang masih bertugas :

“Kemuliaan seorang prajurit bukan hanya dilihat dari kemampuannya dalam bertempur, tetapi juga dari kesetiaannya dalam melayani dan menjaga keutuhan bangsa dan negara. Teruslah berkarya dengan tulus dan penuh dedikasi, karena kebesaran tugas tidak akan pernah mengenal waktu dan tempat.”

” Salam hormat dari saya dan keluarga untuk kalian semua, Taliabu tetap jaya,” demikian pernyataan yang mengakhiri pamitan tersebut.

Semoga langkah selanjutnya dilimpahkan keberkahan, dan semoga Awad Manjeng dan keluarganya selalu dalam lindungan yang maha kuasa.

( Redaksi )

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img