Jumat Membara Di Desa Kawata

Malut, Investigasi.news – Jumat kemarin (15/12) kantor desa Kawata yang terletak di dusun I didemo sejumlah masyarakat desa, para peserta aksi selain memalang kantor desa, mereka juga membakar sejumlah potongan kayu sehingga terlihat api simbol perlawanan mengiringi bobotan orasi para demonstran, asap hitam juga mengepul membumbung tinggi menambah suasana mencekam pada Jumat Membara Di Desa Kawata.

Menurut informasi yang berhasil di himpun media ini, aksi demo didepan kantor desa Kawata-Kec. Mangoli Utara Timur, Kep. Sula ini dipicu ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Pejabat (Pj) Kades Kawata Iksan Jawa/Umasugi.

Massa aksi menuding, Pj. Iksan dan jajarannya pada pemerintahan desa Kawata tidak transparan dalam mengelola Dana Desa.
Selain itu mereka juga menuntut agar Pejabat Iksan senantiasa berkantor bukan hanya sekedar syareat menyelenggarakan administrasi pemerintahan.

“Pejabat Iksan seharusnya menjadi Pejabat Kepala Desa Kawata, memimpin desa, bukan hanya sekedar menjadi pejabat administrasi, yang hanya melayani administrasi masyarakat desa”, teriak Rusdi Gailea (Ketua Pemuda Kawata) dalam orasinya.

Melalui pengeras suara Rusdi mengaku sedih dengan kondisi desa Kawata hari ini, bahkan bisa dikatakan Kawata saat ini sedang menangis.

Dikabarkan masyarakat banyak yang kecewa, menyangkut pengelolaan dana desa yang dinahkodai pejabat Iksan, bahkan infonya terkait ini juga telah dilaporkan ke Kejari Sula.

“Bayangkan saja, Inspektorat datang melakukan audit, tapi kami pihak BPD tidak diberitahu, sama sekali tidak ada informasi”, keluh salah satu fungsionaris Badan Permusyawaratan Desa/BPD Kawata.

Sampai berita ini ditayangkan, media ini belum berhasil mengkonfirmasi pihak Pemerintah Desa Kawata, Sekretaris Desa hanya mengatakan, nanti akan memberikan keterangan, karena dirinya dalam perjalanan laut Kawata-Sanana.

( RL )

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles