NTT  

Hadiri Dies Natalis Ke -4 Bupati Endi Singgung SDM Sebagai Persaingan Global

Labuan Bajo, investigasi.news – Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi hadiri Dies Natalis ke-4 Kampus Politeknik elBajo Commodus, Senin (04/04).

“Saya berharap agar Poltek El Bajo harus menjadi penopang ekosistem daerah dalam menanggapi perkembangan Manggarai Barat sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas,” ungkap Bupati Edistasius Endi.

Mabar yakin pendidikan tinggi setingkat Poltek El Bajo (meskipun usianya baru empat tahun) mampu menjadikannya sebagai kampus yang senantiasa beradaptasi dengan berbagai kemajuan, kampus pendidikan yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kampus yang fleksibel dan lentur dalam menanggapi perubahan zaman.

Menurutnya, SDM Poltek El Bajo merupakan SDM yang paling progresif, terbuka terhadap perubahan, agresif dalam mengembangkan terobosan- terobosan, dan antisipatif menyongsong perubahan masa depan yang serba cepat.

“Saya paham bahwa harapan tersebut di atas tidak mudah. Tetapi saya yakin Poltek El Bajo bisa melakukannya. Sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Manggarai Barat, Poltek El Bajo harus menjadi contoh bagi lahirnya inovasi-inovasi dalam penciptaan tenaga-tenaga terampil dengan menyesuaikan kurikulumnya yang link and match (yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industry) sehingga lulusannya benar-benar kompetitif dalam persaingan global,” ungkap Bupati Edi Endi

Ia meyakini sesungguhnya filosofi pendidikan adalah mengubah peradaban manusia. Menjadikan manusia lebih manusiawi. Seperti kata filsuf Lucius A. Seneca “NON SCHOLAE, SED VITAE DISCIMUS, yang artinya kita belajar bukan untuk sekolah, tapi untuk hidup”.

Bupati Mabar mengajak untuk bersama-sama mewujudkan mimpi masyarakat Manggarai Barat tentang sebuah kampus yang melahirkan para tenaga terampil dan kompetetitif, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Manggarai Barat sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas.

Semoga dengan bertambahnya usia, El Bajo semakin memantapkan eksistensinya sebagai “Kawah Candradimuka”, yakni tempat di mana para tenaga-tenaga terampil digembleng dan dididik oleh pendidik-pendidik yang handal, dengan fasilitas yang memadai, serta iklim pembelajaran yang kondusif.

Lembaga yang selalu mengedepankan keunggulan, daya saing, kreatif, inovatif dan adaptif terhadap perekembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan industry.

Dijelaskannya bahwa untuk mewujudkan Manggarai Barat BANGKIT dan MANTAP membutuhkan sumber daya manusia yang maju, unggul, andal, tapi juga punya karakter dan komitmen yang kuat. Membutuhkan SDM yang mampu menyelesaikan masalah-masalah mendasar, memenuhi kebutuhan dasar rakyat, dengan tetap mengedepankan rasa keadilan, serta membutuhkan juga SDM yang mampu memenangkan persaingan global.

Menurutnya, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat cepat. Banyak hal baru yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Ada saat di mana pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci segala aktivitas manusia. Kita tentu paham revolusi Indstri 4.0 (for point zero) yang terus memaksa kita untuk terlibat secara langsung.

Era digitalisi melahirkan terobosan-terobosan yang mengejutkan di berbagai bidang. Era di mana seluruh kegiatan yang mendukung kehidupan sudah bisa dipermudah dengan adanya teknologi yang serba canggih. Era digital juga hadir demi menggantikan beberapa teknologi masa lalu agar bisa lebih modern dan juga lebih praktis.

Demikian juga bidang pemerintahan dipaksa untuk kerja cepat, kerja cerdas, dan kerja efisien. Pekerjaan administrator dan akuntan semakin diotomatisasikan. Terobosan-terobosan yang mengejutkan tersebut telah merambah berbagai bidang kehidupan. Semua itu dapat diadaptasi hanya dengan pendidikan.

“Pendidikanlah yang membuat kita menjadi subjek dan bukan objek perkembangan dan kemajuan tersebut. Pendidikanlah yang senantiasa ‘membangunkan’ kita dari kebiasaan lama yang manual menuju era serba digital. Tidak ada pilihan lain, yakni dengan mengubah mindset, mengubah pola pikir, mengubah cara kerja, dan mengubah perilaku,” jelasnya

Bupati Mabar mengucapkan selamat ulang tahun ke-4. Poltek El Bajo Commodus, tetaplah menjadi lembaga pendidikan vokasi yang unggul, berdaya saing, kreatif, inovatif dan adaptif terhadap perekembangan ilmu perngetahuan, teknologi dan industry, bagi Manggarai Barat khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

“Tenaga-tenaga terampil lulusan Poltek El Bajo tentu akan memberikan warna tersendiri dalam mewujudkan pelayanan pariwisata yang super prioritas di daerah yang kita cintai ini,” pungkas Bupati bumi Komodo tersebut

Sementara itu, ketua Yayasan Bangkit Anak Negeriku Noviana Halim menjelaskan Politeknik eLBajo Commodus memiliki misi menjadi lembaga pendidikan vokasi yang unggul berdaya saing, kreatif dan inovatif. Sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam mewujudkan Mabar Bangkit, Mabar Mantap.

Ia berharap tenaga tenaga terampil yang dititipkan di setiap instansi tidak hanya sekadar menjadi pelengkap, tapi dapat diberikan kesempatan bekerja yang maksimal.

“Saya selaku ketua yayasan juga harus turun untuk mencari tempat praktek mahasiswa. Karena saya ingin memastikan anak-anak kami tidak untuk menjadi tukang fotokopi, bukan untuk mengantar surat. Karena mereka kuliah bukan untuk itu, mereka mendapatkan pembekalan ilmu dan praktek di kampus. Harapan kami adalah mereka diberi kesempatan karena di situlah mereka diasah. Dan jika ada kekurangan kami persilakan untuk dibicarakan, kekurangan kami dimana, apa yang harus kami perbaiki, karena harapan kami anak-anak yang lulus dari sini merupakan anak-anak yang siap bekerja,” ujarnya.

Noviana Halim juga menyampaikan dalam upaya mewujudkan misi menjadi tuan rumah di negeri sendiri, ia mengharapkan kerjasama dari semua pihak dalam mendukung upaya menghasilkan putra putri daerah yang terampil dan siap pakai, khususnya bagi masyarakat yang memiliki kesulitan dari sisi ekonomi.

“Bagaimana caranya kita bersama-sama untuk mencarikan beasiswa untuk anak-anak yang belum mendapatkan kesempatan untuk kuliah, ini yang selalu saya sampaikan meskipun kami juga sudah berusaha untuk memberikan beasiswa, tapi jumlahnya tidak mencukupi, terlihat dari jumlah mahasiswa kami meskipun bertumbuh dan jumlahnya memang belum cukup memenuhi kebutuhan hotel-hotel,” paparnya.

Ia juga mengatakan apalagi ada Perda 60 persen SDM harus lokal. Tugas lembaga ini mempersiapkan SDM-SDM itu untuk memenuhi kriteria kebutuhan hotel, tetapi menurutnya ada banyak yang belum mendapatkan kesempatan.

Ia berharap ke depan bersama-sama dengan pimpinan daerah dan juga seluruh yang ada di tempat ini bagaimana kita bersama-sama mencarikan solusi untuk anak-anak yang belum seutuhnya bisa kuliah, khususnya di Politeknik eLBajo Commodus,” ujarnya.

Diketahui Politeknik eLBajo Commodus sebelumnya mengadakan misa syukur untuk Dies Natalis yang ke-4 yang dipimpin langsung Uskup, Mrg. Siprianus Hormat di Aula Politeknik eLBajo Commodus. Uskup Siprianus menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar civitas akademika Politeknik eLBajo Commodus, atas integritas dan dedikasi yang telah diberikan bagi kemajuan kampus ini.

Dies Natalis ke-4 Politeknik eLBajo Commodus ini mengangkat tema “Awesome Youth Action”, yang dimeriahkan dengan tarian dan pentas seni budaya daerah Manggarai.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan serta dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan Senat, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, Plt. Direktur Politeknik eLBajo Commodus Andy Iwan Iswanto, unsur Forkopimda Manggarai Barat, para tokoh agama, pimpinan OPD lingkup Pemkab Manggarai Barat, badan usaha industri, dan juga sekolah-sekolah yang ada di Manggarai Barat dan sekitarnya serta Segenap Civitas Akademik Poltek El Bajo. K