Peserta Tes P3K Nilai Tertinggi Kena Prank Ka. BKPSDMA Taliabu

Taliabu, Investigasi.news – Dugaan adanya ‘permainan’ pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau biasa dikenal dengan PPPK (P3K) untuk jabatan Guru fungsional di Kab. Pulau Taliabu menjadi pembicaraan hangat publik di negeri Hemungsia Sia Dufu.

Sejumlah peserta seleksi untuk P3K Guru fungsional di Taliabu menumpahkan kekesalannya di media sosial (Facebook), mereka menuding adanya seleksi atau test tambahan yang diadakan oleh pemerintah daerah (Pemda) Kab. Pulau Taliabu dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur (BKPSDMA), itu penuh dengan konspirasi.

“Kami sudah mengikuti seleksi test CAT (Computer Assisted Test), dan kami pikir ini test yang paling fair (adil), tapi ternyata ada seleksi tambahan oleh BKPSDMA dan sifatnya tertutup sehingga sangat subjectif, wajar saja saya kecewa, karena memiliki nilai cukup tinggi kemudian tidak lulus”, ujar Ayutri Puspita Dewi salah satu peserta seleksi dan test P3K untuk Guru di Pulau Taliabu (30/12).

Ayutri adalah salah satu dari sejumlah peserta seleksi P3K Guru fungsional di Taliabu yang kecewa dengan sikap Pemda Taliabu (BKPSDMA-red).

“Yang menjadi permasalahan kenapa nilai CAT kita yang tinggi kemudian menjadi anjlok, apa dikatrol nilai kita yang tinggi diturunkan sementara mereka yang rendah dinaikkan untuk kelulusan, hal ini yang belum bisa dijelaskan pihak Pemda Taliabu, persoalan adanya seleksi tambahan yang digelar Pemda itu silahkan saja karena isyarat UU memang membolehkan itu, hanya saja seleksi harus fair dan terbuka”, ujar peserta P3K lainnya kecewa.

Sementara itu menyangkut adanya seleksi tambahan yang digelar BPKSDMA dan Dinas Pendidikan Pemda Taliabu bersandar pada Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor: 297/M2023 tentang pedoman pelaksanaan seleksi kompetensi kerja untuk jabatan fungsional guru, hanya saja pelaksanaan seleksi ini kemudian dituduh penuh dengan konspirasi.

“Karena bersifat tertutup dan hanya sebagian peserta saja yang tau, maka wajar kalau kita sebut seleksi siluman”, tambah sumber investigasi yang juga kecewa karena hasil CAT tinggi tapi tidak lulus.

Rata-rata peserta yang tidak lulus seleksi P3K untuk Guru fungsional, mempunyai hasil test CAT dengan nilai tinggi, namun kemudian menjadi turun pada hasil pengumuman akhir yang menyatakan 132 peserta lulus dan 129 dinyatakan tidak lulus.

Sementara itu menyangkut polemik ini Sukardinan Budaya Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ), yang memegang jabatan Ketua komisi I DPRD Pulau Taliabu, berjanji akan memanggil pihak Pemda untuk menjelaskan permasalahan ini.

“Tanggal 3 januari 2024 mendatang kita akan panggil pihak Pemda dalam hal ini Pak Sekda, Kadis BKPSDMA, Kadis Pendidikan untuk menjelaskan persoalan ini, sehingga bisa menjawab apa yang menjadi kegelisahan peserta seleksi P3K untuk Guru, khususnya peserta yang tidak lulus”, kata Sukardinan

Anehnya Kepala BKPSDMA Pemda Talibu Suryati Keni, ketika dikonfirmasi masalah ini hanya menjawab jika hasil test yang dikeluarkan dalam bentuk Sertifikat dari BKN merupakan nilai yang bersifat sementara.

( Redaksi )

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles