Sekretaris Kominfo Sijunjung, Syamsurijal, ST, MT Apresiasi Sosialisasi Penggunaan Frekuensi Radio Dan Pelaksanaan Penghentian TV Analog

Bukittinggi, Investigasi.news – Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Padang adakan Regulasi Penggunaan Frekuensi Radio, dan pelaksanaan penghentiaan TV Analog (Analog Switvh Off/Aso).

Kegiatan yang dilakukan hari ini, Kamis (08/09/2022), bertempat di Hotel Santika Bukittinggi, peserta yang mengikuti sosialisasi ini antara lain dari Dinas Kominfo Kabupaten Kota se -Sumbar, BPBD provinsi Sumbar, Agam, Bukit Tinggi, Pol PP TVRI Sumbar, RRI Sumbar Kabupaten/Kota se-Sumbar, BPBD Provinsi Sumbar, Perkembangan teknologi sangat pesat, banyak kontribusi positif dari penggunaan frekuensi radio. tetapi, ada pula dampak negatif yang timbul, seperti terganggunya komunikasi petugas saat terjadi bencana”.

Penyebab gangguan komunikasi, banyak ditimbulkan oleh penggunaan frekuensi radio tanpa izin dan perangkat radio yang tidak bersertifikasi. “Balmon spektrum Frekuensi Radio Kelas II Padang Padang pada kesempatan ini memberikan sosialiasi mengenai perannya di bidang pengawasan dan pengendalian frekuensi radio, khususnya di wilayah Sumbar”.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Kominfo Sijunjung, Syamsurijal, ST, MT mengapresiasi upaya Balmon spektrum Frekuensi Radio Kelas II Padang mengadakan sosialisasi mengenai penggunaan frekuensi radio dan Pelaksanaan Penghentian TV TV Analog ini. Dengan melaksanakan sosialisasi seperti ini , akan cepat sampai ke masyarakat khususnya Penggunaan frekuensi radio dan dan pelaksanaan penghentianTv analog ” beralih ke TV Digital.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber yaitu Andi Faisa Ahmad selaku koordinator pengendaliaan dan pemeliharaan Frekuensi (Via zoom) yang memberikan paparan mengenai tujuan pengawasan Spektrum Frekuensi Radio, dasar hukum dalam pengendalian frekuensi radio, dan pembahasan mengenai alokasi frekuensi untuk KRAP dan Amatir Radio.

Paparan kedua disampaikannMesania Mimaisa selaku Sub Koordinator LPS dan LPM Televisi membahas mengenai tentang penghentian siaran analog Secara bertahap, TV analog dimatikan untuk selanjutnya beralih ke siaran TV digital.

Pemerintah mulai mengimplementasikan penghentian total siaran analog dan digital penuh atau Analog Switch Off (ASO) Tahap I. Sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Cipta Lapangan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021, penghentian siaran analog dimulai tanggal 30 April 2022

Kepada masyarakat yang mempunyai televisi dan belum bisa menerima siaran digital, Menkominfo mengharapkan segera memasang perangkat Set-Top-Box (STB) agar bisa menerima siaran digital. Arp/Mc